Peran Sekolah dan Guru Bagi Peningkatan Kualitas Pendidikan


Suatu bangsa akan mengalami kejayaan bila bidang pendidikan terselenggara secara baik dan dinamis. Dengan kata lain, suatu bangsa akan mengalami kemunduran bila bidang pendidikan tidak diselenggarakan secara optimal.

Di negeri ini, lembaga institusi yang berada dalam bidang pendidikan dan pengajaran biasa disebut dengan istilah sekolah, madrasah, kampus/ perguruan tinggi, dan semacamnya. Mulai dari jenjang PAUD, TK, Sekolah Dasar hingga sampai pendidikan pascasarjana, setiap masing-masing lembaga institusi pendidikan tersebut memiliki tanggung jawab dalam mencetak manusia-manusia unggul yang mampu menggerakkan aktivitas dunia.

Sekolah
via pixabay

Sebagai tempat penyelenggara proses belajar mengajar, setiap institusi sekolah haruslah selalu fokus pada tujuan utama pengajaran, jangan disibukkan oleh aktivitas-aktivitas yang jauh dari visi, misi, dan tujuan sekolah didirikan. Lebih-lebih aktivitas yang justru dapat merugikan siswa-siswanya seperti kegiatan perpeloncoan yang menjurus pada kekerasan dan kegiatan-kegiatan semacamnya.

Oleh karenanya, memang perlu adanya tinjauan ulang terhadap aktivitas-aktivitas di sekolah yang selama ini tidak mendukung tujuan sekolah. Dengan menghapus atau menghilangkan kegiatan-kegiatan tidak berguna seperti itu, maka tujuan dan visi misi sekolah sebagai lembaga pendidikan baru dapat berjalan secara optimal.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan memiliki ketegasan yang jelas terkait dengan monitoring visi, misi, dan tujuan sekolah. Harapannya kelak tentunya adalah tidak terpuruknya kualitas pendidikan di negeri ini.

Sekolah merupakan titik sentral dan strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia bangsa Indonesia, sehingga pertimbangan dalam masalah ini harus dikedepankan dan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita guna mempersiapkan masa depan bangsa ini menuju era kemajuan yang sebenarnya.

Sekolah menjadi basis pengembangan kualitas generasi muda bangsa yang diharapkan. Apresiasi terhadap eksistensi sekolah menjadi hak dan kewenangan pemerintah yang harus dipelihara secara baik. Pemerintah memiliki hak untuk mengatur apa pun yang diselenggarakan sekolah dalam koridor belajar dan mengajar.

Peran Guru Bagi Peningkatan Kualitas Pendidikan

Guru sekolah
via pixabay

Seperti diketahui bersama, garda depan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia diduduki oleh para guru. Guru memiliki posisi strategis untuk mampu membawa sekolah dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang andal. Para guru diharapkan berperan secara optimal sehingga proses penyelenggaraan aktivitas di sekolah dapat berkualitas baik.

Jangan sampai terjadi tanggung jawab lulusan diserahkan kepada pihak lain di luar intitusi sekolah, karena hal itu sudah menjadi tugas mereka yang mesti dijalankan dengan baik dan optimal. Hal ini bisa dilihat misalnya dari kegalauan para siswa saat hendak menjalani masa ujian nasional. Guru adakalanya tidak mampu berbuat banyak dalam menghadapi situasi seperti ini. 

Kegagapan guru seperti inilah yang biasanya kemudian dibaca dan diambil alih oleh lembaga bimbingan belajar (bimbel). Lembaga bimbingan belajar biasanya akan memberikan yang terbaik untuk menghadapi ujian nasional bagi setiap peserta didik yang berada di instansi sekolah, sehingga mereka mampu menjawab dan mengatasi gagap ujian yang dialami oleh para peserta didik di sekolah.

Fenomena ini sebetulnya tanpa disadari menunjukkan menurunnya kualitas pendidikan kita. Dengan suburnya lembaga bimbingan belajar di negeri ini, guru justru merasa nyaman dan tidak melakukan terobosan yang berarti dalam mempersiapkan kehandalan peserta didiknya saat menghadapi ujian.

Menjamurnya lembaga bimbingan belajar sebetulnya bagus dan adakalanya diperlukan untuk ikut membantu mencerdaskan generasi muda bangsa, namun keberadaan mereka harusnya juga menjadi cambuk bagi para guru untuk merenung atas posisi mereka sebagai pengisi garda depan sesungguhnya dalam peningkatan kualitas pendidikan di negeri ini.

Memang tidak sepatutnya jika para guru dituding sebagai biang keladi penurunan kualitas pendidikan di negeri ini. Mereka adalah para pahlawan yang telah banyak berjasa bagi negeri ini. Pengorbanan mereka tiada terkira telah dicurahkan demi kemajuan bangsa ini.

Semuanya mesti dipikirkan kembali antar elemen berkepentingan untuk duduk bersama guna menemukan solusi terbaik agar dapat kembali meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini menuju ke arah kemajuan yang lebih baik.

Guru adalah yang pertama dan utama dalam setiap instansi pendidikan. Profesi guru adalah profesi pengabdian. Pengabdian terhadap bangsa yang melakukan gerakan kemajuan dan berkelanjutan. Guru sebagai insan yang berdiri di garda depan dunia pendidikan diharapkan mampu memahami hal ini.

Guru diharapkan sadar dan memiliki mentalitas baja dalam mengembangkan potensi mereka, sehingga peran mereka benar-benar menentukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri ini.

Pembangunan nasional dalam bidang pendidikan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertakwa dan berakhlak mulia, serta menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil makmur, dan beradab berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Artikel di atas bersumber dari tulisan Agus Budi Wahyudi, Ketua Lab. Bahasa Indonesia FKIP UMS (dok. Suara Merdeka, Mei, 2016).

Labels: Horizon

Thanks for reading Peran Sekolah dan Guru Bagi Peningkatan Kualitas Pendidikan. Please share...!

0 Komentar untuk "Peran Sekolah dan Guru Bagi Peningkatan Kualitas Pendidikan"

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan. Maaf, Komentar berisi Link Aktif, Promosi Produk Tertentu, J*di, P*rn*, Komentar berbau SARA dan Permusuhan, tidak akan dipublish.