7 Tempat Wisata Hits dan Keren di Rembang

7 Tempat Wisata Hits dan Keren di Rembang


Berada di pesisir pantura pulau Jawa, Kabupaten Rembang juga memiliki sejumlah pesona wisata mengagumkan yang sayang untuk anda lewatkan. Selain tentunya wisata pantai di sepanjang pesisir utaranya, dijumpai pula tempat-tempat wisata menarik lainnya yang siap untuk mencerahkan kembali hari-hari anda setelah padatnya jadwal rutinitas sehari-hari. Beberapa tempat wisata tersebut adakalanya berlokasi cukup tersembunyi atau penuh rintangan, sehingga sangat cocok untuk membangkitkan kembali jiwa petualang anda yang sempat redup. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut di antaranya 7 Tempat Wisata Hits dan Keren di Rembang yang siap untuk anda jelajahi. 

1. Pantai Dampo Awang 


Pantai Dampo Awang
via jelajahkhatulistiwa.com

Pantai ini dahulunya bernama Taman Rekreasi Pantai Kartini (TRPK), dan merupakan salah satu favorit kunjungan wisata di kota Rembang. Beruntung dulu saya pernah berkunjung ke pantai cantik satu ini. Pantai yang juga dilengkapi dengan sebuah taman ini berada di sisi utara jalur pantura Jawa Tengah, atau tepatnya di Rembangan, Tasikagung, Rembang. Lokasinya cukup strategis dan sangat mudah ditemukan, sehingga sayang jika anda sedang berada Rembang namun tidak mengunjung tempat wisata satu ini. Seiring dengan pembenahan dan perbaikan yang telah dilakukan, di pantai ini kita bisa menikmati panorama keindahan pantai sekaligus taman yang berada di satu lokasi. Ketersediaan fasilitas pun cukup lengkap sehingga sangat cocok untuk liburan anda bersama keluarga tercinta. 

2. Pantai Karang Jahe 


Pantai karang jahe
via baraoutdoor.com

Pantai yang hits di kalangan wisatawan ini berlokasi di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Akses lokasinya cukup mudah dijangkau sehingga anda tidak akan sulit untuk menemukannya. Disebut Karang Jahe karena kabarnya banyak ditemukan serpihan karang berbentuk seperti jahe di sekitar pantai ini, sehingga akhirnya dinamai pantai Karang Jahe. Pantai Karang Jahe memiliki pemandangan cantik dengan hamparan pasir putih di sepanjang pantainya. Deretan pohon cemara di sekeliling pantai juga semakin menambah kecantikan tempat ini. Air lautnya juga cukup bersih sehingga nyaman bagi anda yang ingin merasakan sensasi mandi di pantai ini. Selain itu, fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap untuk memanjakan setiap pengunjung ketika berwisata ke tempat ini. 

3. Pulau Gede


Pulau gede
via ihategreenjello.com

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Rembang juga memiliki tempat eksotis di lepas pantainya yang bernama pulau Gede. Pulau ini berjarak sekitar 5 km dari bibir Pantai Rembang, sehingga untuk menuju kesana kita mesti menyewa perahu nelayan untuk dapat mengantarkannya hingga sampai ke sana. Sesampainya di sana, kita akan disambut dengan indahnya pemandangan pantai cantik dengan hamparan pasir putihnya. Pulau ini juga ditumbuhi berbagai pepohonan seperti hutan bakau dan pohon-pohon lainnya di sekitar pantainya. Di pulau seluas 9 hektar ini, kita bisa mendirikan camping, bermain air, berenang, atau snorkeling sepuasnya. Selain itu, kita juga bisa menikmati pemandangan sunset dan sunrise mentari yang menawan di pantai ini. 

4. Waduk Panohan 


Waduk panohan
via qu-tutorial.blogspot.com

Waduk ini pada awalnya dibuat untuk kepentingan pengairan pertanian dan kebutuhan air bersih bagi penduduk sekitar. Meski begitu, karena penataan area yang bagus dan memiliki pemandangan indah, waduk yang berada di desa Panohan, kecamatan Gunem, kabupaten Rembang ini kini juga telah menjadi destinasi wisata menarik di kota Rembang sehingga sayang untuk anda lewatkan. Waduk panohan memiliki keindahan panorama alam eksotis dengan adanya tebing berundak seperti piramida yang unik. Tebing buatan ini sendiri berfungsi untuk mengurangi erosi, sehingga memang cukup penting keberadaannya. Pengunjung juga bisa menaiki undakan ke atas tebing untuk dapat menikmati luasnya pemandangan waduk dari atas ketinggian. Tempat ini juga cocok bagi anda yang mengingkinkan ketenangan sembari menikmati panorama alam di tempat ini.

5. Puncak Argopuro Lasem 


Puncak argopuro
via instagramable-traveler.blogspot

Meski sebagian wilayahnya berada di dataran rendah, Kabupaten Rembang juga memiliki gunung yang bernama Gunung Lasem. Gunung ini terletak di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Di gunung ini, kita bisa mengunjungi spot wisata menarik di sana dengan naik ke atas puncaknya yang bernama puncak Argopuro. Puncak Argopuro memiliki ketinggian 806 meter di atas permukaan laut, sehingga untuk menuju ke sana kita mesti mendaki gunung ini hingga sampai ke puncaknya. Meski mungkin tidak terlalu tinggi bagi yang sudah berpengalaman mendaki gunung, puncak Argopuro menyuguhkan panorama alam indah dengan pemandangan lanskap alam mempesona di bawahnya. Dari atas puncak, kita bisa melihat luasnya laut Jawa di sebelah utara, pemandangan kota Rembang, dan gunung-gunung tinggi nun jauh di sana. 

6. Air Terjun Pasucen


Air terjun pasucen
via travelingyuk.com

Selain wisata puncak gunung, Rembang juga memiliki tempat wisata di dataran tinggi lainnya berupa air terjun yang mengagumkan. Tempat ini cukup populer belakangan ini, terlebih saat banyak pengunjung membagikannya lewat sosial media mereka. Air terjun Pasucen berlokasi di desa Pasucen, Kecamatan Gunem, atau memakan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Rembang. Meski lokasinya cukup tersembunyi dan melewati rute yang cukup terjal, para pengunjung rela blusukan ke dalam hutan untuk bisa menemukan air terjun nan cantik ini. Air terjun Pasucen memiliki ketinggian sekitar 25 meter dengan air berwarna agak kehijauan yang berasal dari sungai kecil di atasnya. Setelah dikelola oleh pemerintah desa setempat, berbagai fasilitas juga telah tersedia di tempat ini untuk menampung wisatawan kala berkunjung. 

7. Hutan Mangrove Pasar Banggi


Hutan mangrove pasarbanggi
via gpswisataindonesia.wordpress

Jika ingin merasakan suasana tenang, anda dapat mengunjungi wisata hutan mangrove yang berada di desa Pasarbanggi, kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang. Aksesnya cukup mudah ditempuh karena di sekitar lokasi telah banyak dipasang papan penunjuk jalan bagi wisatawan yang hendak berkunjung. Hutan Mangrove Pasarbanggi atau juga dikenal Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Jembatan Merah ini mempunyai luas sekitar 22 hektar dengan panjang 2.900 meter. Bagi pengunjung yang ingin menyusuri rimbunnya hutan bakau, kawasan ini telah dilengkapi dengan fasilitas jalan setapak berwarna merah cantik untuk mengelilingi kawasan hutan mangrove ini. Tidak hanya itu saja, berada di tempat wisata ini kita juga bisa merasakan panorama alam sembari menghirup hawa nan sejuk dan segar. 

Itulah di antara tempat-tempat Wisata Hits dan Keren di Rembang yang bisa anda kunjungi saat berada di Kabupaten Rembang. Semoga bermanfaat. Baca selanjutnya: 7 Tempat Plesiran Hits dan Populer di Rembang

Selengkapnya
Penyakit, Obat, dan Anjuran Menjaga Kesehatan dalam Islam

Penyakit, Obat, dan Anjuran Menjaga Kesehatan dalam Islam


Siapapun tahu bahwa kesehatan adalah harta yang tidak ternilai harganya. Betapa pentingnya kesehatan sehingga saat didera sakit kita pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk mengobatinya agar kembali sehat seperti sedia kala.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa zaman semakin maju, penyakit-penyakit baru pun banyak bermunculan dengan berbagai jenisnya dari yang ringan hingga yang membahayakan atau bahkan mematikan. Saat artikel ini ditulis, dunia juga sedang dilanda wabah virus mematikan bernama Corona yang telah memakan banyak korban di berbagai belahan penjuru dunia.

Sehat dalam Islam
via pixabay

Setiap Penyakit Ada Obatnya


Dalam Islam, kita sering mendengar suatu ungkapan yang mengatakan bahwa setiap penyakit itu ada obatnya. Ungkapan ini sebenarnya berasal dari sebuah hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersabda: "Allah tidak menurunkan suatu penyakit kecuali Allah telah menurunkan obat penawarnya".

Dalam hadits lain diriwayatkan oleh Asamah ibn Sarik ia berkata: "Saya ketika itu sedang bersama Nabi Muhammad SAW, kemudian datanglah kepada beliau sekelompok orang Arab dan mereka berkata: 

'Wahai Rasulullah, apakah kami bisa berobat (untuk kesembuhan penyakit kami)?'. Rasulullah pun menjawab: 'Ya, kalian berobatlah, karena sesungguhnya Allah tidak menjadikan atau meletakkan sebuah penyakit kecuali Allah meletakkan obatnya, dan tidak ada obatnya kecuali satu'. Mereka bertanya: 'apa itu?'. Nabi berkata: 'pikun'. Dalam redaksi lainnya juga disebutkan: "Sesungguhnya Allah tidak menurunkan penyakit kecuali Allah menurunkan baginya obat...". 

Ibnu Qayyim dalam kitabnya, Zaadul Ma'ad, telah mengomentari tentang hadits di atas dengan perkataan: 'Dan sungguh-sungguh beberapa hadits ini menguatkan adanya hukum sebab dan musabab dan menyangkal orang yang mengingkari adanya hukum sebab akibat sebagaimana hadits Nabi menyebutkan bahwa: "Setiap ada penyakit di situ ada obatnya", dan ini bersifat sangat umum segala penyakit, walaupun penyakit tersebut tergolong penyakit yang mematikan dan dokter sendiri tidak mampu mengobatinya, akan tetapi Allah sebenarnya sudah menyediakan obatnya. 

Hanya saja Allah bisa jadi merahasiakan dan menyembunyikan dari manusia belum sampai mengungkap obat tersebut, karena makhluk hidup ini tidak memiliki ilmu pengetahuan kecuali Allah yang mengajarkan kepada makhluknya. Oleh karenanya tepatlah Nabi Muhammad menyebutkan bahwa ada kesembuhan (obat) pada setiap penyakit dan tidak ada sesuatu dalam makhluk hidup ini kecuali Allah telah menciptakan segi negatif dan positif (agar bisa diambil hikmahnya), dan setiap penyakit itu memiliki obat penangkal agar bisa terobati. 

Anjuran Menjaga Kesehatan


Sebetulnya dalam Islam, ajaran yang dibawa oleh Kanjeng Nabi ini juga telah banyak mengingatkan kepada umatnya agar mereka senantiasa menjaga hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan anggota badannya.

Peringatan-peringatan ini adakalanya juga tersirat secara langsung dalam beberapa hadits Nabi yang menganjurkan kita untuk senantiasa menjaga kesehatan tubuh kita. Di antaranya seperti hadits berikut ini:

"Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihkannya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas". 

Dari hadits di atas dapat dipahami bahwa perut manusia adalah wadah paling buruk yang selalu diisi, sehingga beliau mengajarkan kepada manusia secara umum agar tidak memenuhi perut secara seluruhnya dengan makanan yang berlebih-lebihan, karena itu akan menimbulkan efek yang berbahaya dan tidak baik untuk kesehatan manusia.

Terkait hal ini, Rasulullah SAW juga telah memberikan contoh dengan mengajarkan kepada umatnya untuk berhenti makan sebelum kenyang. Contoh lainnya Rasulullah juga melarang makan dan minum sambil berdiri, anjuran makan makanan berserat seperti kurma dan lainnya. Banyak contoh-contoh pola hidup sehat ala Nabi yang mungkin terkesan sepele, namun ternyata penting bagi kehidupan kita. 

Sehat ala Nabi
via detik

Selain itu, banyak pula dijumpai dalam syariat sebagaimana disinggung dalam ayat-ayat Al Qur'an mengenai makanan yang halal dan boleh untuk dimakan dan yang diharamkan atau tidak boleh dimakan. Semua itu bisa dipahami bahwa syariat Islam ditegakkan juga untuk kemaslahatan manusia terkait dengan kesehatan anggota badannya.

Bahkan ajaibnya semua aturan-aturan itu setelah dilihat dari segi ilmu pengetahuan seperti bidang kedokteran ternyata sungguh benar pada kenyataannya. Oleh karenanya tidak heran jika kemudian aturan ini dilanggar maka akan memunculkan penyakit-penyakit baru yang bisa membahayakan bagi kesehatan manusia. 

Sudah seharusnya bagi kita untuk dapat memahami bahwa Allah senantiasa memberikan anugerahNya kepada umatNya, sehingga wajib bagi kita untuk menjaga kesehatan baik kesehatan fisik, psikis/mental, maupun spiritual.

Mari kita patuhi syariat Islam dan ikuti pola hidup sehat sebagaimana anjuran dan petunjuk dari Nabi, sehingga kita dapat mengetahui filosofi sehat dalam Islam melalui ibadah yang kita lakukan, sehat melalui pola makan, sehat dalam bekerja dan melakukan aktivitas sehari-hari, hingga sehat melalui doa.

Jika kita bisa menerapkan anjuran-anjuran yang sudah dicontohkan oleh Nabi tersebut, maka bukan hanya kesehatan fisik yang akan kita peroleh, tetapi juga limpahan pahala sehingga kesehatan jasmani dan rohani akan dapat kita rasakan. Demikian. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Peninggalan-Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

Peninggalan-Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia


Setiap kejayaan peradaban biasanya ditandai dengan berdirinya kerajaan yang berkuasa pada masa itu. Seperti yang kita tahu, kejayaan peradaban Islam di tanah Nusantara pada masa lalu juga ditandai dengan berdirinya sejumlah kerajaan bercorak Islam yang pernah berkuasa di sejumlah wilayah di negeri ini.

Diawali dengan kerajaan Samudra Pasai di tanah Sumatra bagian utara, pada masa-masa berikutnya muncul pula kerajaan-kerajaan Islam lainnya seperti kerajaan Aceh, kerajaan Demak dan Mataram Islam di Jawa, kerajaan Ternate dan Tidore di pulau Maluku, dan kerajaan-kerajaan Islam lainnya yang tersebar di segenap penjuru Nusantara ini. 

Meski masa kejayaannya kini hanya tinggal kenangan, pada kenyataannya kerajaan-kerajaan Islam tersebut telah meninggalkan banyak warisan peninggalan yang tidak ternilai harganya. Bahkan beberapa peninggalan berupa fisik dari Kerajaan-kerajaan Islam tersebut di antaranya masih dapat kita saksikan hingga saat ini. Beberapa peninggalan tersebut di antaranya yaitu sebagai berikut:

1. Seni Bangunan 

a. Masjid

Masjid adalah bangunan utama bagi umat muslim sebagai tempat berkumpul untuk melakukan aktivitas ibadah secara berjamaah ataupun kegiatan keagamaan-keagamaan lainnya. Masjid-masjid peninggalan sejarah Islam pada masa lalu biasanya memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 

  1. Atapnya berbentuk persegi.
  2. Mimbarnya berbentuk teratai. 
  3. Di sekitarnya biasanya terdapat kolam. 
  4. Menaranya seperti bangunan candi.
  5. Memiliki pintu gerbang seperti gapura.
  6. Masjid di kota umumnya menghadap alun-alun. 
  7. Biasanya dijumpai ukiran-ukiran bermotif hewan atau tumbuh-tumbuhan. 

Bukti contohnya di antaranya yaitu:

Masjid Demak
Masjid Agung Demak via jatengdaily.com

  1. Masjid Demak, merupakan peninggalan Kerajaan Demak yang dibangun pada masa pemerintahan Raden Patah. 
  2. Masjid Kuno Banten, bangunannya bercorak Eropa menyerupai Mercusuar.
  3. Masjid Kudus, dimana memiliki bangunan menara yang mirip dengan bangunan candi Hindu. 
  4. Masjid Agung Kasepuhan Cirebon. 
  5. Masjid Indrapuri di Aceh. 
  6. Masjid Sunan Giri di Gresik. 
  7. Masjid Sunan Bonang di Tuban. 

b. Keraton

Keraton adalah tempat berkuasanya raja atau Sultan dalam menjalankan roda pemerintahannya. Ciri-ciri bangunan keraton bercorak Islam biasanya sebagai berikut:

  1. Atapnya bertingkat. 
  2. Pintu masuk keraton biasanya menghadap alun-alun dan di dekatnya terdapat Masjid Agung. 

Bukti contohnya di antaranya yaitu:

  1. Keraton Kaiton (Banten) yang didirikan Fatahillah. 
  2. Keraton Kasepuhan Cirebon (awal abad ke 16).
  3. Keraton Kesultanan Dili. 
  4. Keraton Surakarta dan Yogyakarta akibat adanya perjanjian Giyanti (1755).

c. Pintu Gerbang Kerajaan

Selain bangunan utama keraton, biasanya dijumpai pula bangunan pintu gerbang kerajaan yang memiliki corak-corak khas kerajaan-kerajaan tersebut. Contohnya yaitu:

  1. Pintu gerbang Kerajaan Ternate. 
  2. Pintu gerbang Keraton Sumenep (abad ke 18) yang terkenal dengan nama "Ladhang Misem". Pintu gerbang ini melambangkan salam Islam "Assalamu'alaikum". Bentuk atapnya mirip pagoda (Meru). 

d. Benteng 

Sebagai bagian dari usaha mempertahankan kekuasaannya dari serangan pihak luar, beberapa kerajaan Islam di Nusantara juga memiliki bangunan benteng yang gagah berdiri. Contohnya yaitu:

  1. Benteng Intan, yang dibangun oleh Kerajaan Banten pada abad ke XVII.
  2. Benteng Buton, peninggalan Kesultanan Buton (Bau-Bau, Sulteng) yang dibangun pada abad ke-16. 

Benteng Buton
Benteng Buton via detik.com

2. Seni Rupa

a. Nisan

Nisan adalah bangunan berupa tonggak dari batu atau kayu yang digunakan untuk menandai meninggalnya seseorang, atau dengan kata lain berfungsi sebagai tanda kubur. Bukti contohnya di antaranya yaitu:

  1. Nisan Fatimah binti Maimun di Leran, Gresik.
  2. Nisan Sultan Malik Al Saleh di Aceh.
  3. Nisan Maulana Malik Ibrahim.
  4. Nisan Sunan Tembayat di Klaten, dll.

b. Kaligrafi

Kaligrafi adalah seni tulisan Arab indah yang biasanya merupakan rangkaian dari ayat-ayat suci Al Qur'an. Masjid-masjid kuno biasanya selain dihias dengan ukiran-ukiran berbentuk hewan atau tumbuhan juga seringkali dihiasi dengan berbagai bentuk klaligrafi yang indah.

3. Seni Sastra

a. Babad

Yaitu karya satra yang menceritakan latar belakang sejarah yang dirunut dengan berdasar pada bukti dan fakta sesuai zamannya. Contoh: Babad Tanah Jawi, Babad Cirebon, dll.

b. Hikayat

Yaitu karya sastra Islam yang berisi cerita baik fiktif maupun sejarah. Biasanya dibuat sebagai media pelipur lara atau juga sebagai wahana pembangkit semangat juang. Contoh: Hikayat Hang Tuah, Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Bayan Budiman, dan Hikayat Panca Tanderan. 

c. Syair

Yaitu puisi lama yang tiap bait terdiri atas empat larik yang berakhir dengan bunyi yang sama. Contoh: Syair Abdul Malik, Syair Perahu, dan Syair Burung Pingai. 

d. Suluk

Yaitu karya sastra Islam berupa prosa maupun puisi yang berisi tentang ajaran-ajaran tasawuf. Contoh: Suluk Sukiso, Suluk Wuji, Suluk Tembang Tamsil, dan Suluk Malang Sumirang. 

4. Pemikir Sastra dan Karyanya

a. Hamzah Fansuri

Beliau adalah ahli tasawuf yang menyebarkan agama Islam di Kerajaan Aceh. Ajarannya dituangkan dalam pemikiran sastra yang umumnya berbentuk prosa atau puisi yang menggunakan bahasa Arab dan bahasa Melayu. Karya-karyanya antara lain Asrar Al Arifin, Syarab Asyiqin, Syair Melayu, dan Syair Burung Pingai.

b. Syamsuddin As Sumatrani (murid Hamzah Fansuri.

Beliau mengikuti jejak gurunya menyebarkan agama Islam di tanah Aceh. Karyanya yaitu Mir'atul Mukmin.

c. Nuruddin Ar Raniri

Beliau merupakan penyebar Islam di Kerajaan Aceh yang banyak menulis sejarah perkembangan Islam di Aceh. Beliau terkenal pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Thani. Karya-karyanya yaitu Shirathal Mustaqim, Asrar al Insan Ma'rifati al Ruh wa Rahman, dan Bustanus Salatin.

5. Seni Pertunjukan

Yaitu berupa pertunjukan sebagai hiburan yang merupakan tontonan dan tuntunan bagi rakyat. Contoh: wayang kulit dan pertunjukan tradisi sekaten di Surakarta dan Yogyakarta.

Tradisi sekaten
sekaten via wego.co.id

Selengkapnya
Asal Usul Nama dan Sejarah Kabupaten Rembang

Asal Usul Nama dan Sejarah Kabupaten Rembang


Menjadi pintu gerbang bagi provinsi Jawa Tengah di bagian timur lautnya, Kabupaten Rembang berbatasan dengan Kabupaten Tuban di wilayah provinsi Jawa Timur, Kabupaten Blora (Jawa Tengah) di selatan, Kabupaten Pati di barat, serta Teluk Rembang (Laut Jawa) di sebelah utaranya.

Kabupaten berjuluk The Cola of Java, Little Tiongkok dan kota garam ini memiliki kontur tanah berdataran rendah dengan ketinggian wilayah maksimum kurang lebih 70 meter di atas permukaan air laut. Sedangkan bagian selatan wilayah ini merupakan daerah perbukitan bagian dari Pegunungan Kapur Utara, dengan puncaknya Gunung Butak setinggi 679 meter.

Kabupaten Rembang mempunyai semboyan "Rembang BANGKIT" yang bermakna Bahagia, Aman, Nyaman, Gotong-royong, Kerja keras, Iman, Takwa. 

Alun alun Rembang
alun-alun kota Rembang via matalensaku.com

Asal Usul Nama Rembang


Menilik dari sejarahnya, ada beragam versi mengenai asal usul nama dari kota kabupaten satu ini. Versi pertama sebagaimana dikutip dari wikipedia mengatakan bahwa asal nama Rembang bersumber dari sebuah manuskrip/tulisan tidak di terbitkan oleh Mbah Guru.

Manuskrip tersebut menyebutkan: ”kira-kira pada tahun Syaka 1336, ada rombongan berjumlah delapan keluarga asal Campa Banjarmlati yang dikenal pandai dalam membuat gula tebu di negaranya”. Mereka pindah untuk membuat gula merah yang tidak dapat di patahkan itu, berangkat melalui lautan menuju arah barat hingga mendarat di sekitar sungai yang pinggir dan kanan kirinya tumbuh tak teratur pohon bakau. 

Kepindahan itu di pimpin oleh seorang kakek yang bernama Pow Ie Din. Setelah mendarat, mereka kemudian mengadakan doa dan semedi, dilanjutkan dengan mulai menebang pohon bakau tadi yang kemudian di teruskan oleh orang-orang lainnya. Tanah lapang itu kemudian dibuat tegalan dan pekarangan, serta perumahan yang selanjutnya menjadi perkampungan. Perkampungan itu kemudian dinamakan kampung KABONGAN, mengambil kata dari sebutan pohon bakau sehingga menjadi Ka-bonga-an (Kabongan). 

Pada suatu hari saat fajar menyising di bulan Waisaka, orang-orang akan memulai ngrembang (mbabat/ memangkas) tebu. Sebelum dimulai mbabat, diadakanlah upacara suci Sembahyang dan semedi di tempat tebu serumpun yang akan dikepras/ dipangkas dua pohon, untuk tebu “Penganten”. Upacara pengeprasan itu dinamakan “ngRembang sakawit”.

Begitulah  tadi asal mula kata “ngRembang”, hingga akhirnya dijadikan sebagai nama Kota Rembang hingga saat ini. Menurut Mbah Guru , upacara ngRembang sakawit ini dilaksanakan pada hari Rabu Legi, saat dinyanyikan Kidung, Minggu Kasadha, Bulan Waisaka, Tahun Saka 1337 dengan Candra Sengkala: Sabda Tiga Wedha Isyara. 

Selain versi di atas, versi lain ada juga yang mengatakan bahwa asal usul nama Rembang berkaitan dengan peristiwa datangnya seorang saudagar kaya asal negeri Cina yang bernama Dampo Awang. Pada awalnya, dia pergi bersama para pengawal setianya hendak pergi ke suatu tempat untuk mengajarkan ajaran Kong Hu Cu dengan mengarungi samudera yang luas.

Suatu ketika, dia telah sampai di tanah jawa bagian timur dan kemudian berlabuh di sana. Senang dengan daerah yang disinggahinya, dia pun bermaksud untuk menetap sambil mengembangkan ajaran Kong Hu Cu yang dibawanya.

Suatu ketika, Dampo Awang bertemu dengan seorang wali tanah jawa yaitu Sunan Bonang. Sunan Bonang sendiri dikenal sebagai salah satu anggota dari 9 wali (Walisongo) yang menyebarkan agama islam di tanah jawa. Dampo Awang tampak tidak suka dengan keberadaan Sunan Bonang, sehingga ia memperlihatkan sikap kurang baik kepadanya. Ia khawatir dengan adanya Sunan Bonang, maka ajaran yang selama ini dia ajarkan akan hilang dan digantikan dengan ajaran agama islam yang dibawa oleh Sunan Bonang.

Saat Sunan Bonang hendak mendirikan sholat ashar, Dampo Awang berpikir untuk mencelakai Sunan Bonang. Dia pun menyuruh pengawalnya untuk menaruh racun ke dalam air putih di dalam kendi yang berada di atas meja.

Selesai sholat, Sunan Bonang kemudian berjalan menuju ke arah meja. Dampo Awang pun mengira bahwa Sunan Bonang akan meminum air dalam kendi tersebut, namun dugaannya keliru. Ternyata Sunan Bonang menuju meja untuk mengaji.

Hari demi hari telah berlalu, setiap masuk waktu shalat Sunan Bonang mengumandangkan adzan dan kemudian shalat. Setelahnya Sunan Bonang kemudian mengaji di teras rumahnya. Setiap orang – orang berlalu lalang lewat di depan rumah Sunan Bonang, mereka yang mendengar suara Sunan Bonang saat mengaji dan adzan menjadi kagum akan ayat-ayat Allah. Tidak lama kemudian, para penduduk pun banyak yang kemudian menjadi pemeluk agama Islam. 

Seiring berjalannya waktu, para pengikut Sunan Bonang pun semakin banyak jumlahnya. Mendengar hal itu, Dampo Awang sangat marah karena pengikutnya semakin berkurang dan banyak yang beralih menjadi pengikut Sunan Bonang. Dampo Awang pun kemudian mengirim pengawalnya untuk menjemput Sunan Bonang.

Pada mulanya, Sunan Bonang menolak saat hendak dijemput. Namun karena merasa kasihan kepada para pengawal Dampo Awang yang akan dihukum pancung jika tidak berhasil membawanya, Sunan Bonang pun akhirnya bersedia untuk datang ke rumah Dampo Awang. 

Setibanya di rumah Dampo Awang, Sunan Bonang disambut dengan ramah oleh  Dampo Awang. Namun ternyata dibalik keramahan tersebut Dampo Awang telah merencanakan sesuatu. Dampo Awang memberikan suguhan kepada Sunan Bonang berupa buah-buahan segar, makanan enak, minuman lezat, dan sebagainya. Sunan Bonang tidak menaruh curiga sedikitpun kepada Dampo Awang, meskipun Dampo Awang mungkin punya maksud buruk kepadanya.

Di tengah perjamuan, Dampo Awang tiba-tiba meminta Sunan Bonang untuk segera pergi meninggalkan daerah itu. Mendengar hal itu, Sunan Bonang pun menolak karena dia sudah berniat untuk mengajarkan agama islam di daerah itu.

Dampo Awang menjadi sangat marah mendengar penolakan Sunan Bonang. Dampo Awang kemudian menyuruh para pengawalnya untuk menyerang Sunan Bonang, tetapi dengan waktu yang sangat singkat Sunan Bonang dengan mudah dapat mengalahkan pengawal-pengawal Dampo Awang.

Tidak terima dengan kekalahannya, Dampo Awang kemudian kembali ke negaranya untuk menyusun stategi dan kekuataan baru guna melawan Sunan Bonang. Selang beberapa tahun kemudian, Dampo Awang akhirnya kembali lagi ke tanah jawa dengan membawa jumlah pasukan yang lebih banyak dari sebelumnya. 

Menginjakkan kembali kakinya di daerah yang dulu disinggahinya, dia sangat kaget karena semua penduduk di daerah itu sudah menganut agama islam. Dampo Awang yang marah kemudian pergi mencari Sunan Bonang.

Saat keduanya kembali bertemu, Dampo Awang yang tidak bisa lagi menahan amarahnya langsung menyerang Sunan Bonang lebih dulu, tetapi dengan singkat Sunan lagi-lagi dapat mengalahkan Dampo Awang dan pengawalnya dengan mudahnya. Dampo Awang kemudian diikat di dalam kapalnya dan setelah itu Sunan Bonang menendang kapal itu hingga seluruh bagian kapal itu tersebar kemana-mana. 

Sebagian kapal ada yang terapung di laut sehingga Dampo Awang menyebutnya "kerem" (tenggelam), sedangkan Sunan Bonang menyebutnya "kemambang" (terapung). Lama kelamaan, kalimat dari kedua tokoh tersebut kemudian oleh masyarakat diucapkan menjadi Rembang, yang berasal dari kata Kerem dan Kemambang.

Demikianlah, akhirnya daerah itu kemudian dinamakan Rembang, yang sekarang menjadi salah satu Kabupaten yang ada di provinsi Jawa Tengah. Konon jangkar kapal Dampo Awang sekarang ada di Taman Kartini, dan layarnya berada di batu atau biasanya sering disebut "Watu Layar". Sedangkan kapalnya konon menjadi Gunung Bugel di kecamatan Pancur karena bentuknya menyerupai sebuah kapal besar, dan di atas gunung ada sebuah makam yang konon merupakan makam Dampo Awang.

Itulah di antara beberapa versi yang menyebutkan mengenai asal usul nama Kabupaten Rembang. Tidak menutup kemungkinan ada versi lain yang melengkapi kedua versi di atas.

Sejarah Kabupaten Rembang


Pada masa kerajaan Majapahit, keberadaan kota Rembang sebagai wilayah pemerintahan memang masih belum bisa dibuktikan kebenarannya dengan jelas dan tepat. Hal ini karena terbatasnya sumber-sumber atau bukti-bukti tertulis yang menceritakan tentang keberadaan wilayah ini pada masa itu.

Sebuah sumber tertulis pada masa Majapahit pernah menyebutkan bahwa nama Rembang memang telah di sebutkan di dalam Kitab Negara Kertagama pada Pupuh XXI sebagai berikut: “…Menuruni surah melintasi sawah, lari menuju Jaladipa, Talapika, Padali, Arnon dan Panggulan langsung ke payaman, Tepasana ke arah kota Rembang sampai di kemirakan yang letaknya di pantai lautan”.

Selain itu, sumber tertulis yang berasal dari Tome Pires juga pernah menyebutkan Nama kota Rembang bersama-sama dengan kota-kota pantai lainnya di pulau Jawa.

Dalam catatannya, Tome Pires (1512-1515) menyebutkan : Now comesjava and we mustspeak of the King within the hinterland. The land of Cherimon (Cherobaan), the land Jayapura, the land of Losari (Locari), the land of Tegal (Tegeguall), the land of Semarang (Camaram), the land of Demak (Demma), Tidunan (Tudumar), the land of Japara, the land of Rembang (Remee), the land of Tuban (Toban), the land of Sidayu (Cedayo), the land of Gresee (Agacij), the land of Surabaya (Curubaya), the land of Gamta, the land of Blambangan, the land of Pajarakan (Pajarucam), the land of Camta, the land of Panaruakan (Panarunca), the land of Chamdy, and when is ended we will speak of the great island of Madura.

Adapun mengenai hari jadi Kabupaten Rembang, ketentuan yang dipakai adalah berdasarkan suatu peristiwa besar yang terjadi pada masa pemerintahan Ngabehi Anggadjaja, Bupati Rembang pada masa itu.

Munculnya pemerintahan Rembang secara tidak langsung erat kaitannya dengan peristiwa pemberontakan Cina atau perang pacina yang terjadi pada masa pemerintahan Paku Buwana II (1726-1749) di Kerajaan Mataram Kartasura. Pada masa itu, pemberontakan orang-orang Cina yang pada awalnya terjadi di wilayah Batavia (Jakarta) akibat tindakan sewenang-wenang kolonial Belanda (VOC) terhadap orang-orang Cina akhirnya meluas hampir ke seluruh jawa.

Saat pemberontakan merembet ke wilayah Jawa bagian Tengah, Paku Buwana II memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemberontakan tersebut yang dipimpin oleh Tai Van Sen. Bahkan dengan semboyan Perang Suci, Paku Buwana II memerintahkan kepada para bupati di seluruh wilayah Mataram untuk bergabung dengan pemberontakan Cina guna menghancurkan kompeni.

Di wilayah Rembang, perlawanan terhadap kompeni yang dilandasi oleh Perang Suci ini betul-betul meletus setelah datangnya gerombolan pemberontak Cina dari Batavia dibawah pimpinan Pajang. Pada waktu itu, kota Rembang dikepung selama 1 bulan, sampai-sampai garnisun kompeni yang ada di kota ini tidak mampu menghadapi serangan dari pemberontak. 

Bupati Rembang saat itu, Ngabehi Anggajaya bersama para prajuritnya juga dikabarkan ikut bergabung dengan orang-orang Cina untuk bersama-sama menghancurkan garnisun kompeni di wilayah mereka. Pada akhirnya, garnisun kompeni berhasil dihancurkan dan residen Rembang saat itu ikut terbunuh.

Peristiwa penghancuran Garnisun Kompeni di Rembang yang menurut sejarah terjadi pada tanggal 27 Juli 1741 ini dinilai merupakan peristiwa heroik dan awal mula pergerakan rakyat Rembang dalam ikut berjuang melawan penjajah, sehingga tanggal inilah yang hingga sekarang kemudian digunakan sebagai hari jadi dari Kabupaten Rembang. Demikian. Semoga bermanfaat. 


Sumber:
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Rembang
https://betulcerita.blogspot.com/2015/02/asal-usul-kota-rembang-jawa-tengah.html
https://rembangkab.go.id/uncategorized/mengungkap-sejarah-rembang/
http://priyatmaja.blogspot.com/2012/11/sejarah-hari-jadi-kabupaten-rembang-27.html

Selengkapnya
Peranan Walisongo dan Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia

Peranan Walisongo dan Ulama dalam Penyebaran Islam di Indonesia


Telah mafhum adanya bahwa perkembangan agama Islam di tanah air pada masa lalu telah melewati berbagai fase hingga akhirnya bisa diterima dan menjadi agama bagi mayoritas masyarakat Indonesia hingga saat ini.

Para sejarawan umumnya berpendapat bahwa masuknya Islam ke Nusantara seiring dengan terbukanya jalur perdagangan yang semakin meluas antara penduduk pribumi dengan pendatang luar seperti dari kawasan Asia Barat Daya dan Timur Tengah. Di pulau jawa, agama Islam berkembang pada sekitar abad ke 15, atau seiring dengan berdirinya kerajaan Islam di tanah Jawa. 

Penyebaran Islam

Peranan Walisongo dalam Penyebaran Islam di Jawa 

Tokoh-tokoh penyiar agama Islam di Jawa biasanya terkenal dengan sebutan wali. Ada sembilan wali yang terkenal sehingga dinamakan Walisongo. Peranan para Wali dalam masyarakat jawa antara lain sebagai penyebar agama Islam, sebagai penasihat raja-raja Islam, sebagai pendukung kerajaan-kerajaan Islam, dan sebagai pengembang kebudayaan daerah yang telah disesuaikan dengan kebudayaan Islam.

Di antara kesembilan wali tersebut, yang cukup populer adalah sebagai berikut.

1. Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

Terkenal juga dengan sebutan Maghribi atau Syekh Maghribi. Beliau adalah keturunan Arab dari Zainal Abidin bin Hasan Ali R.A. yang berasal dari Maroko. Beliau datang ke Jawa Timur pada tahun 1379 M dan wafat tanggal 12 Rabiul Awwal 882 H dan dimakamkan di Gresik. Jasa-jasanya adalah menyiarkan agama Islam di daerah Jawa Timur dengan cara pergaulan dengan anak negeri tanpa menentang kebudayaan Hindu dan Buddha.

2. Sunan Ampel

Sunan Ampel atau Raden Rahmat adalah seorang Wali yang berasal dari Campa. Sunan Ampel menikah dengan putri Tuban bernama Nyai Ageng Manila dan memperoleh empat anak, yaitu Nyai Ageng Maloka, Sunan Bonang, Sunan Drajat, dan Istri Sunan Giri. 

3. Sunan Bonang

Sunan Bonang atau Raden Maulana Makdum Ibrahim adalah putra Sunan Ampel yang juga seorang anggota Walisongo. Beliau lahir tahun 1465 M dan wafat tahun 1525 M. Jasa-jasa beliau di antaranya yaitu giat menyebarkan agama Islam di daerah Tuban dan ikut mempelopori berdirinya masjid Agung Demak. 

4. Sunan Drajat

Seperti Sunan Bonang, Sunan Drajat atau Raden Masih Maunat Syarifuddin juga adalah putra Sunan Ampel yang juga menjadi anggota dari dewan Walisongo. Jasa-jasanya bagi penyebaran Islam di Jawa di antaranya yaitu sebagai penganjur agama Islam di daerah Jawa Timur yang dermawan dan berjiwa sosial, serta menciptakan gending Pangkur. 

5. Sunan Giri

Sunan Giri (Raden Paku/ Prabu Satmaka/ Sultan Fakih) adalah putra Maulana Ishak yang pernah ditugaskan oleh Raden Rahmat untuk menyebarkan agama Islam di daerah Blambangan. Beliau kemudian menetap di Giri, yaitu puncak sebuah bukit Giri dekat Gresik. Jasa-jasanya di antaranya yaitu menyebarkan agama Islam ke Jawa Timur dan luar jawa seperti Madura, Pulau Bawen, dan Maluku (Ternate, Hitu, Haruku). Selain itu, beliau juga menciptakan lagu permainan bertema agama seperti cublak-cublak suweng dan jamuran. 

Pengajaran Islam

6. Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga atau Jaka Said adalah salah seorang anggota Walisongo yang cukup kesohor. Beliau menikah dengan Dewi Sarah binti Maulana Ishak dan berputra tiga orang anak yaitu Raden Umar Said (Sunan Muria), Dewi Ruhayah, dan Dewi Safiah. Selain sebagai Wali, Sunan Kalijaga juga dikenal sebagai muballigh, pejuang, pujangga, dan filosof yang berjiwa besar dan daerah penyebaran agamanya tidak terbatas. 

7. Sunan Kudus 

Sunan Kudus atau Raden Ja'far Shadiq adalah putra Sunan Ngundung di Jipang Pandan (sebelah utara Blora). Sunan Kudus adalah seorang Wali yang pandai dalam ilmu tauhid, ushul fiqih, hadits, sastra, dan manthiq, sehingga beliau juga bergelar Waliyyul Ilmi. Jasa-jasanya di antaranya yaitu menyebarkan agama Islam di daerah pesisir utara Jawa Tengah. Daerah tempat penyebaran agama Islam tadi diberi nama Kudus/Quds yang berarti suci. Dalam bidang seni, beliau menciptakan gending Maskumambang dan Mijil. Selain berdakwah, beliau juga pernah dingkat menjadi senopati Kerajaan Islam di Demak. 

8. Sunan Muria

Sunan Muria (Raden Umar Said) adalah putra Sunan Kalijaga yang kemudian menikah dengan Dewi Sujinah (saudara Sunan Kudus). Jasa-jasa Sunan Muria di antaranya yaitu menyebarkan agama Islam di sekitar lereng Gunung Muria dengan cara memberikan kursus keterampilan kepada rakyat jelata. Selain itu, Sunan Muria juga ikut serta dalam membantu berdirinya Kerajaan Islam Demak dan Masjid Agung Demak, serta menciptakan lagu Sinom dan Kinanti. 

9. Sunan Gunung Jati (Fatahillah) 

Beliau juga mempunyai nama lain yaitu Muhammad Nurudin, Faletehan, Syah Nurullah, Syarif Hidayatullah, Makdum Jati, atau Makdum Rahmatullah. Beliau berasal dari Pasai (sebelah utara Aceh). Selain sebagai penyebar agama Islam terutama di pulau Jawa bagian barat, jasa-jasa beliau yang lain yaitu sebagai pendiri Kerajaan Banten dan penentang imperialisme Barat. 

Para Pemikir dan Ulama Islam Nusantara

Selain Walisongo di tanah Jawa, masih banyak pemikir dan Ulama-Ulama lain yang besar peranannya dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Di antaranya yaitu sebagai berikut:

1. Datuk Ri Bandang, menyebarkan agama Islam di daerah Gowa (Sulawesi Selatan). 

2. Tuan Tunggang Ri Parang, menyebarkan agama Islam di daerah Kutai (Kalimantan Timur). 

3. Seorang penghulu dari Demak, menyebarkan agama Islam di kalangan para bangsawan Banjar (Kalimantan Selatan). 

4. Hamzah Fansuri, ahli tasawuf yang berjasa dalam menyebarkan agama Islam di Aceh melalui dakwah dan seni sastra. Karyanya antara lain syair Melayu, syair Perahu, syair Si Burung Pingai, dan syair Dagang. 

5. Syamsuddin as Sumatrani (murid Hamzah Fansuri), beliau mengikuti jejak gurunya menyebarkan agama Islam di daerah Aceh. Karyanya yang terkenal yaitu Mir'atul Mukmin. 

6. Nuruddin ar Raniri, beliau giat menyebarkan agama Islam di daerah Aceh pada masa Iskandar Thani. Karyanya Bustanus Salatin yang berisi sejarah Aceh.

Selengkapnya
Membuat Menu Navigasi Blog Agar Sticky (Menempel di Layar atas)

Membuat Menu Navigasi Blog Agar Sticky (Menempel di Layar atas)


Menu navigasi pada blog bisa dipahami sebagai petunjuk menuju halaman-halaman tertentu yang dipilih atau dikategorikan oleh pemilik blog berdasarkan jenis-jenis bahasan artikel pada blognya. Selain itu, menu navigasi juga berfungsi untuk memberikan kemudahan kepada pengunjung blog agar ia dengan mudah dapat memilih konten-konten yang diinginkannya sesuai dengan kategori yang ada.

Kita bisa bandingkan antara situs blog yang dilengkapi dengan menu navigasi dengan yang tidak. Saat sebuah situs tidak dijumpai menu navigasi, maka pengunjung akan kurang tertarik menjelajahi situs tersebut karena tidak ada petunjuk yang dapat menarik perhatian pengunjung tersebut. 

Dengan demikian, maka dapat dipahami bahwa keberadaan menu navigasi ini memang sangat penting bagi sebuah blog sehingga diupayakan harus ada meskipun dengan tampilan sederhana. Di dalam dunia Web sendiri, keberadaan navigasi dianggap penting agar pengguna yang sedang berada di halaman tertentu tidak tersesat dan mudah untuk menemukan halaman-halaman lain di website tersebut.

Saking pentingnya menu navigasi ini, beberapa blogger mencoba untuk membuat menu navigasi di blognya agar semakin mudah digunakan oleh pembacanya. Selain membuat menu navigasi menjadi submenu atau dropdown, cara lainnya agar menu selalu terlihat oleh pembacanya adalah membuatnya menjadi sticky atau menempel di layar atas. 

Menu nav sticky

Blog saya ini memang tidak saya buat menu navigasinya menjadi sticky. Namun sebetulnya saya sudah mencobanya dan berhasil membuat menu menjadi sticky. Tampilannya juga cukup keren sebenarnya, menu navigasi tetap muncul dan menempel di atas layar saat halaman digulir ke bawah. Namun entah mengapa saya sendiri merasa kurang cocok dengan tampilan itu sehingga akhirnya saya copot kembali.

Meski begitu, pada kesempatan kali ini saya tetap ingin mencoba berbagi tutorial kepada pembaca sekalian mengenai cara membuat menu navigasi menjadi sticky berdasarkan pengalaman saya. Bagaimana membuatnya?. Silahkan ikuti langkah saya berikut ini. 

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pilih menu tema dan klik edit html. 

3. Pastikan di template blog anda terpasang kode seperti di bawah ini, atau jika ragu silahkan tambahkan di atas kode </head> 

<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js" type="text/javascript">

4. Selanjutnya cari kode </body> dan letakkan kode berikut ini di atasnya. 

<script type="text/javascript"> var sticky_nav_offset_top = $('#navigasimenu').offset().top;$(function() { var sticky_nav = function(){ var scroll_top = $(window).scrollTop(); if (scroll_top > sticky_nav_offset_top) { $('#navigasimenu').css({ 'position': 'fixed', 'top':0, 'left':0 });} else { $('#navigasimenu').css({ 'position': 'relative' });} }; sticky_nav(); $(window).scroll(function() { sticky_nav(); }); }); </script>

Keterangan: ganti tulisan berwarna merah dengan id menu navigasi di template blog anda (tambahkan tanda pagar). 

4. Silahkan simpan template anda kembali. 

Kode di atas memang cukup ampuh untuk membuat menu navigasi menjadi sticky, sehingga banyak dibagikan tutorialnya oleh para blogger.

Akan tetapi berdasarkan pengalaman saya, ternyata ada beberapa template tertentu yang tidak benar-benar work saat menerapkan kode di atas. Contohnya seperti template blog saya ini. Lihat gambar di bawah. 

Navigasi terpotong
menu nav terpotong halaman posting dll. 

Seperti terlihat pada gambar di atas, memang script di atas membuat menu navigasi menjadi sticky, namun ternyata saat halaman digulir melewati postingan blog, menu navigasi terpotong karena tertutupi oleh elemen postingan blog tersebut.

Selain elemen postingan, ada juga fitur-fitur lain yang membuat menu navigasi tertutupi oleh tampilan fitur-fitur tersebut saat digulir ke arahnya. Hal ini pun membuat tampilan blog jadi kurang enak dilihat.

Saya pun mencoba mengatasi hal ini dengan mengedit kode di atas atau pun kode elemen-elemen tersebut dengan mengatur kode position, display dan sebagainya, namun ternyata tetap tidak berhasil. Menu navigasi masih saja tertutupi oleh elemen-elemen tersebut. 

Setelah lelah mengutak-atik untuk mengatasinya, akhirnya solusi justru berhasil saya temukan di postingan lama saya. Pada postingan saya yang berjudul Cara Membuat Header Blog Menjadi Sticky (Menempel di Atas Layar), di sana saya pernah memberikan tutorial mengenai cara membuat header blog menjadi sticky atau menempel di atas layar.

Nah, ternyata kode yang pernah saya bagikan di postingan tersebut juga bisa dipakai untuk membuat menu navigasi menjadi sticky, meskipun letak posisi menu navigasinya sendiri sebetulnya terpisah dari header, atau berada di bawah header. Adapun kodenya sebagai berikut:

<script>
    //<![CDATA[
    bs_makeSticky("navigasimenu");
    function bs_makeSticky(elem) {
        var bs_sticky = document.getElementById(elem);
        var scrollee = document.createElement("div");        bs_sticky.parentNode.insertBefore(scrollee, bs_sticky);
        var width = bs_sticky.offsetWidth;
        var iniClass = bs_sticky.className + ' bs_sticky';
        window.addEventListener('scroll', bs_sticking, false);
        function bs_sticking() {
            var rect = scrollee.getBoundingClientRect();
            if (rect.top < 0) {
                bs_sticky.className = iniClass + ' bs_sticking';
                bs_sticky.style.width = width + "px";
            } else {
                bs_sticky.className = iniClass;
            }
        }
    }
    //]]>
    </script>
    <style>
    .bs_sticking {position:fixed; top:0; z-index:9999;}
    </style> 

Keterangan: ganti tulisan berwarna merah dengan id menu navigasi di template blog anda (tanpa tanda pagar). 

Kode tersebut pun saya letakkan di atas kode </body>, atau menggantikan kode sebelumnya, dan kemudian template saya simpan kembali. 

Menu nav berhasil
menu nav sticky berhasil

Hasilnya, menu navigasi akhirnya berhasil menjadi sticky tanpa ada hambatan seperti sebelumnya. Elemen-elemen yang sebelumnya menutupi tampilan menu navigasi pun kini telah berhasil diatasi.

Nah, jika anda mengalami masalah seperti saya, silahkan anda bisa menggunakan kode tersebut untuk menciptakan menu navigasi agar menjadi sticky atau menempel di layar atas.

Itulah Cara Membuat Menu Navigasi Agar Sticky (Menempel di Layar atas). Silahkan anda pilih cara mana dari kedua kode di atas yang berhasil untuk template blog anda. Demikian, semoga bermanfaat.

Selengkapnya
Mengatur List Label Blog Agar Menjadi Dua/Tiga Baris

Mengatur List Label Blog Agar Menjadi Dua/Tiga Baris


Setiap blogger pastinya bebas untuk menampilkan sesuka hati widget apa saja di blognya. Di antara sekian banyak jenis widget yang terpasang di blog, salah satu yang cukup populer adalah widget label (kategori). Bagi penyuka blog simpel atau blog dengan loading cepat, keberadaan widget ini biasanya tidak digunakan karena khawatir membuat loading blog menjadi semakin lambat.

Akan tetapi bagi sebagian blogger yang menginginkan agar tampilan blognya menjadi ramai, memasang widget label ini bisa menjadi navigasi penting agar blog mudah digunakan oleh pembaca saat mencari berbagai topik artikel menarik sesuai kategori di blog tersebut.

Widget ini sebetulnya cukup membantu bagi pengunjung yang mungkin tertarik pada bahasan tertentu pada blog yang dia baca. Misalnya saat pengunjung tersebut sedang mencari berbagai hal kaitannya dengan tutorial blogging untuk ia terapkan di blog miliknya sendiri, widget ini akan sangat memudahkan dia dalam memilih jenis kategori artikel tutorial yang diinginkan. Sedangkan bagi pemilik blog tersebut, ia telah memudahkan pengunjungnya sehingga besar kemungkinan blognya akan semakin disukai oleh pembaca-pembaca setianya. 

Pada umumnya tampilan widget label ini biasanya ada yang berbetuk list atau daftar berurut ke bawah dan ada pula berbentuk cloud seperti tombo-tombol kotak berjajar menyamping. Untuk label berbentuk cloud, biasanya memang tampilannya lebih menarik karena bisa dimodifikasi dengan efek-efek tertentu seperti berkedip, warna-warni atau efek animasi lainnya sehingga seperti bergerak hidup.

Sedangkan untuk label berbentuk list, tampilannya memang standar biasa-biasa saja. Hanya berbentuk daftar kategori yang berurutan ke bawah tergantung jumlah kategori di blog tersebut. 

Membuat label blog menjadi 2/3 baris

Pada artikel kali ini, saya ingin berbagi sedikit trik untuk mengatur widget label berbentuk daftar (list). Seperti disebutkan di atas, widget label berbentuk list ini tampilannya akan berurutan ke bawah sampai jumlah label dimunculkan semua. Saat jumlah label di blog tidak begitu banyak, seperti tidak lebih dari lima kategori, mungkin ini akan oke-oke saja karena tidak begitu mempengaruhi tampilan tema di blog tersebut. Namun saat jumlah kategori di blog ada banyak, sampai 20 label misalnya, maka akan ada ruang kosong karena label terlalu memanjang ke bawah, baik itu label di sidebar atau pun di area footer, sehingga tampilan blog jadi kurang enak untuk dipandang. 

Oleh karenanya, salah satu trik untuk membuat daftar label tersebut agar tidak terlalu memanjang ke bawah adalah dengan mengaturnya agar daftar label tersebut terbagi ke dalam dua atau tiga baris, sehingga tidak ada ruang kosong yang ditinggalkan. Dengan begitu, maka tampilan blog akan tetap proporsional dengan tema blog tersebut. Sebagai ilustrasi, berikut adalah tampilan label yang belum diatur sehingga daftar label memanjang ke bawah:

Label memanjang ke bawah

Sedangkan di bawah ini adalah contoh tampilan daftar label yang sudah diatur menjadi dua baris atau pun tiga baris, sehingga tampilannya menjadi lebih proporsional.

Label menjadi 2/3 baris

Bagaimana cara mengatur agar menjadi demikian?. Berikut tutorial mudahnya.

1. Buka akun blogger anda.

2. Pastikan widget label blog anda diatur ke bentuk list (bukan cloud)

List

3. Pilih menu tema dan klik edit html.

4. Cari kode </style> atau  ]]></b:skin>.

Jika anda ingin tampilan list label menjadi dua baris, letakkan kode berikut ini di atas kode </style> atau  ]]></b:skin>

#Label1 li {
    float:left;
    width:50%;
    }
 #Label2 li {
    float:left;
    width:50%;
    } 

Atau jika anda ingin mengaturnya menjadi tiga baris, maka silahkan pakai kode berikut ini dan letakkan di atas kode </style> atau  ]]></b:skin>

#Label1 li {
    float:left;
    width:33%;
    }
 #Label2 li {
    float:left;
    width:33%;
    } 

Keterangan: kedua pengaturan di atas menggunakan presentase untuk mengatur jumlah baris berdasarkan ketersediaan ruang untuk tampilan widget label. 

5. Simpan kembali template blog anda dan lihat hasilnya. 

Demikianlah Cara Mengatur List Label Blog Agar Menjadi Dua/Tiga Baris. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya
Membuat Author Box/ About Simpel + Media Sosial

Membuat Author Box/ About Simpel + Media Sosial


Agar pemilik blog bisa dikenal dengan mudah oleh pengunjungnya, biasanya sebagian blogger memunculkan keterangan tentang dirinya atau blog miliknya pada sebuah fitur khusus berupa widget yang disebut about me (profil) atau juga kolom author/admin. Kebanyakan blogger biasanya meletakkan fitur ini di bawah postingan, meski banyak juga yang meletakannya di area footer seperti di blog saya ini.

Author box atau fitur about me ini biasanya berisi foto dan deskripsi singkat tentang penulis atau blog miliknya. Selain itu, untuk lebih detailnya lagi fitur ini adakalanya dilengkapi pula dengan link menuju sosial media milik penulis agar mudah ditemukan oleh banyak orang. 

About/author box keren simpel

Bagi pemakai platform blogspot, sebetulnya fitur ini sudah tersedia pada menu tataletak. Kita tinggal memasangnya dengan menambahkan gadget dan pilih profile. Lihat di bawah ini. 

Widget profil

Meski demikian, ternyata jarang blogger yang menggunakan fitur tentang profil standar dari blogspot ini. Mungkin tampilannya yang terlalu biasa sehingga kebanyakan blogger memilih untuk membuat tampilannya sendiri atau memodifikasinya agar terlihat lebih menarik. 

Keberadaan fitur ini memang cukup penting bagi pengunjung yang ingin kenal lebih dekat dengan pemilik blog, sehingga misalnya lewat media sosial yang dicantumkan mereka bisa berinteraksi langsung dengan admin blog tersebut. Selain itu, bagi pemilik blog fitur ini juga bisa untuk mempromosikan dirinya atau blognya agar pembaca lebih mudah dalam mengetahui profil pemilik blog atau gambaran artikel-artikel yang ada pada blog tersebut.

Bisa dibilang intinya penggunaan author box/ about me ini merupakan satu dari sekian cara bagi penulis blog untuk berinteraksi dengan pembacanya. Selain itu, fitur about me/author box ini bisa juga berisi himbauan dari penulis tentang postingan-postingan yang dibuatnya. 

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan cara membuat widget Author Box/About Me di blog dengan tampilan simpel namun tetap keren dilengkapi dengan ikon media sosial bagi admin pemilik blog.

Untuk tampilannya silahkan lihat pada gambar pertama di atas. Anda bisa meletakannya di bawah postingan, area footer, di sidebar, atau di manapun tempatnya terserah anda. Untuk cara memasangnya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini. 

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pilih menu tataletak (layout), tambahkan gadget, dan pilih html/ javascript. 

3. Setelah terbuka, silahkan beri judul terserah anda dan kemudian letakkan kode berikut ini ke dalam kotak html/ javascript yang tersedia. 

<div style="border: 1px #000000 solid; padding: 13px; background-color: #ffffff;color:#000000;">
<div style="float:left; margin-right:10px;margin-bottom:10px">
<div class='authorboxwrap'> 
 <div class='authorboxfull'> 
 <div class='avatar-container'> 
 <img src='https://isi dengan URL gambar profil anda.jpg'  height='60' width='60'/> 
 </div></div></div></div>
<p><b>Santos Blog</b> - Blog sederhana yang menyajikan aneka ragam pengetahuan dan informasi-informasi menarik.</p>
<div style="margin-left:-4px">
<style>
.simplifymedsos a{display:inline-block;text-align:center;font-size:18px;margin-top:-5px;margin-right:5px;color:#fff;border-radius:100%;opacity:.9}.simplifymedsos a i{font-family:Fontawesome;width:32px;height:32px;line-height:32px;display:block}.simplifymedsos a:hover{color:#fff;opacity:1;transform:rotate(360deg)}.simplifymedsos .facebook{background:#3b5998}.simplifymedsos .twitter{background:#00aced}.simplifymedsos .youtube{background:#dd4b39}.simplifymedsos .rssfeed{background:#ee802f}
</style>
<div class="simplifymedsos" style="margin: 5px;">
<a class="facebook" href="https://m.facebook.com/xxxxxxxxx" rel="nofollow" target="_blank"><i class="fa fa-facebook"></i></a>
<a class="twitter" href="https://www.twitter.com/xxxxxxxx" rel="nofollow" target="_blank"><i class="fa fa-twitter"></i></a>
<a class="youtube" href="https://www.youtube.com/channel/xxxxxxxxxxxx" rel="nofollow" target="_blank"><i class="fa fa-youtube"></i></a>
<a class="rssfeed" href="https://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=xxxxxxxxx" rel="nofollow" target="_blank"><i class="fa fa-rss"></i></a>
</div>
</div>
</div>

Keterangan
  • Tulisan berwarna merah untuk gambar profil, silahkan ganti dengan Url foto profil anda.
  • Tulisan berwarna hijau untuk deskripsi tentang anda atau Blog anda, silahkan sesuaikan atau isikan sesuai keinginan.
  • Tulisan berwarna biru untuk sosial media milik anda, silahkan sesuaikan dengan Url masing-masing media sosial milik anda.

4. Jika sudah diatur semuanya, silahkan simpan dan anda bisa lihat hasilnya.

Sedangkan untuk pemasangan di bawah postingan, anda bisa masuk pada menu edit html, cari kode <data:post.body/> dan kemudian letakkan kode di atas pada area di bawahnya. Silahkan simpan template.

Demikianlah Cara Membuat Author/ About Blog Simpel + Media Sosial. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya