7 Destinasi Wisata Perbukitan Hits dan Populer di Banyumas

7 Destinasi Wisata Perbukitan Hits dan Populer di Banyumas

Menikmati indahnya alam dan sejuknya hawa pegunungan memang mengasyikan. Tidak heran banyak orang rela berbondong-bondong mendaki bukit atau pegunungan untuk dapat merasakan sensasi seperti itu. Di Kabupaten Banyumas, ada banyak destinasi wisata berupa perbukitan yang bisa anda pilih untuk menghabiskan akhir pekan anda. Beberapa di antaranya bahkan cukup hits dan menjadi tempat kunjungan favorit bagi para wisatawan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini kami pilihkan 7 destinasi wisata perbukitan hits dan populer di Kabupaten Banyumas. 

1. Bukit Gadog 


bukit gadog
via ngisomahmad5.blogspot

Bukit Gadog merupakan salah satu tempat wisata hits yang cukup populer di kalangan kawula muda Banyumas. Lokasinya berada di desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. Untuk menuju ke sana, kita mesti melewati jalan naik-turun, berkelok-kelok, menyeberangi jembatan gantung, dan masuk hutan pinus, hingga akhirnya sampai di tempat wisata ini. Meski butuh perjuangan, anda akan dibuat terkesima ketika sampai di tempat ini. Bukit gadog menyajikan panorama keindahan bukit dengan background sawah, sungai, dan pemukiman warga. Rimbunnya hutan pinus dan suara kicauan burung yang bernyanyi juga semakin menambah keeksotisan dari tempat ini. 

2. Bukit Tranggulasih 


bukit tranggulasih
via instagram.com/msofyanaffandy

Jika anda ingin menikmati indahnya pemandangan kota Purwokerto dan pegunungan di Banyumas dari atas ketinggian, bukit Tranggulasih adalah tempat yang tepat untuk anda kunjungi. Tempat wisata ini berlokasi di desa Windujaya, kecamatan Kedungbanteng, Banyumas. Bukit ini memiliki ketinggian sekitar 750 mdpl sehingga untuk menuju ke atas bukit kita mesti menaiki beberapa anak tangga. Jika datang tepat waktu, kita bisa menikmati sunrise dan sunset di tempat ini yang begitu indah. Tempat wisata ini juga sering menjadi tempat camping bagi para kawula muda karena pemandangan malam harinya juga sangat menakjubkan. 

3. Bukit Watu Meja 


bukit watu meja
via infopurwokerto.com

Bukit Watu Meja adalah salah satu kawasan perbukitan di Banyumas yang telah disulap menjadi tempat wisata keren, epik, dan banyak menarik wisatawan setiap harinya. Lokasinya berada di Jl. Raya Patikraja – Kebasen, Tumiyang Kidul, Tumiyang, Kebasen, Banyumas. Bukit Watu Meja menyajikan spot foto menawan berupa bentangan alam yang cantik dan mempesona. Tidak heran tempat ini menjadi salah satu kunjungan wisata favorit di Banyumas. Bagi anda yang hobi foto, di tempat ini juga tersedia gardu pandang untuk mengabadikan moment-moment menarik dengan background landskap pemandangan alam yang memanjakan mata. 


4. Bukit Pandang Munggang 


bukit pandang munggang
via lifestyle.okezone.com

Bukit Pandang Munggang merupakan salah satu destinasi wisata favorit masyarakat Banyumas yang terletak di Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Banyumas. Eloknya pemandangan berupa hamparan alam yang hijau dari atas ketinggian memang menjadi sajian utama dari tempat wisata ini. Bahkan jika beruntung, anda juga dapat melihat panorama gagahnya gunung slamet, gunung sindoro dan gunung sumbing yang tampak tinggi menjulang dari kejauhan. Sejuknya udara di tempat ini juga sangat cocok bagi anda yang ingin melepas penat sembari menjernihkan pikiran dari rutinitas aktifitas yang padat. 

5. Bukit Agaran 


bukit agaran
via ranggawisata.com

Menghirup segarnya hawa pegunungan sembari menikmati indahnya panorama alam memang sangat berkesan. Mungkin itulah yang bisa anda jumpai saat mengunjungi tempat wisata ini. Bukit Agaran terletak di desa Melung, kecamatan Kedung Banteng, Banyumas. Lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota sehingga aksesnya lumayan mudah untuk dijangkau. Tempat ini sangat cocok bagi anda yang hobi hunting foto karena ada banyak tersedia spot-spot keren seperti rumah, sayap, hingga tangan raksasa. Sedangkan pada malam harinya, anda juga bisa melihat gemerlapnya lampu dari pusat kota yang dapat anda saksikan dari bukit Agaran ini.

6. Bukit Gondang 


bukit gondang
via menatapsambirata.com

Meski tergolong tempat wisata baru, keberadaan bukit Gondang semakin banyak dikenal oleh para wisatawan. Hal ini karena tempat wisata ini menyuguhkan keindahan panorama perbukitan bersanding dengan suasana khas pedesaan yang masih asri dan alami. Kawasan wisata Bukit gondang terletak di dusun Karang Gondang, desa Sambirata, Kec. Cilongok, Banyumas. Berada di atas ketinggian sekitar 500 mdpl, bukit Gondang juga telah dikelola dengan baik untuk memanjakan setiap wisatawan yang berkunjung. Fasilitas yang tersedia di tempat ini juga cukup lengkap mulai dari warung-warung makan, taman bunga, hingga kolam renang. 

7. Bukit Kendalisada (Buken) 


bukit buken
via matamatanews.com

Bisa dikatakan, bukit kendalisada merupakan kawasan wisata perbukitan yang menawarkan paket lengkap bagi para pengunjungnya. Tempat rekreasi ini juga sangat cocok untuk tempat berlibur anda bersama keluarga tercinta. Hal ini karena selain menyuguhkan panorama perbukitan yang menawan, kawasan wisata buken juga menjadi wahana edukasi alam bagi anak-anak untuk lebih mencintai alam. Tidak hanya itu saja, tempat ini juga telah dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung seperti fasilitas kolam renang, sarana bermain anak, resort danau buken dan lain sebagainya. Jika anda tertarik datang ke sini, lokasinya berada di desa Banjarsari Kulon Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. 

Itulah sedikit ulasan mengenai 7 Destinasi Wisata Perbukitan Hits dan Populer yang berada di Kabupaten Banyumas. Semoga bermanfaat. Baca selanjutnya: 7 Tempat Wisata Perbukitan Keren dan Hits di Banyumas (Bag. kedua)

Selengkapnya
Cara Memasang Iklan Adsense di Tengah Postingan Blog

Cara Memasang Iklan Adsense di Tengah Postingan Blog

Memiliki blog yang telah diterima sebagai penayang iklan dari google adsense memang membuat hati senang. Betapa tidak, ada banyak blogger di luar sana yang telah berkali-kali mengajukan permohonan kepada google adsense namun berkali-kali pula mereka mendapat penolakan. Bagi kita yang sudah diterima, tentunya hal ini menjadi hasil kerja keras dan anugerah yang patut disyukuri agar kita lebih semangat lagi dalam membuat konten-konten bermanfaat bagi pembaca blog kita. 

Agar dapat segera merasakan manisnya gajian dari google adsense, tentu ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, salah satunya yaitu terkait pemasangan iklan agar kemunculannya dapat membawa hasil lebih optimal dan maksimal. Selain menentukan jumlah iklan yang hendak dipasang, penempatan iklan adsense di lokasi yang tepat juga merupakan salah satu kunci sukses seorang blogger agar penghasilan adsense di blognya dapat meningkat seperti yang diharapkan. 

Kita tahu bahwa besar kecilnya penghasilan dari adsense memang tergantung dari jumlah klik iklan yang terpasang di blog kita. Oleh karenanya, penempatan iklan yang strategis juga penting dilakukan agar pengunjung dapat melihat keberadaan iklan, namun tidak terganggu dan tetap bisa fokus membaca artikel. Jika kemudian iklan menarik perhatiannya, maka besar kemungkinan pengunjung juga akan mengklik iklan tersebut. Jika ada banyak pengunjung seperti itu, maka dipastikan jumlah klik dan penghasilan pun juga akan semakin bertambah seiring waktu. 

iklan di tengah postingan
iklan di tengah postingan

Dari beberapa lokasi strategis untuk penempatan iklan, salah satu yang banyak disarankan oleh para mastah blogger yaitu lokasi di dalam atau tepatnya di tengah postingan. Lokasi ini sangat strategis karena banyak mendapat perhatian pengunjung saat membaca isi artikel. Dan seperti yang diharapkan, iklan yang berada di tengah postingan ini juga memiliki peluang besar dalam mendulang jumlah klik iklan sehingga hal ini mesti diupayakan sebaik-baiknya agar penghasilan adsense blog anda lekas naik. 

Namun sayangnya untuk memasang iklan tepat di tengah postingan ini memang tidak mudah bagi sebagian orang yang tidak begitu paham soal kode-kode html. Kita mesti menambahkan beberapa kode khusus agar kode iklan tersebut dapat dipasang ke dalam template blog tanpa ada masalah. 

Tapi tidak perlu khawatir, pada postingan kali ini kita akan belajar bagaimana caranya memasang iklan adsense tepat di tengah artikel blog agar hasilnya lebih maksimal. Simak langkah-langkah berikut ini. 

Cara Memasang Iklan Adsense di Tengah Postingan

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pilih menu tema dan klik edit html. 

3. Cari kode <data:post.body/> dan gantikan dengan kode di bawah ini:

<div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:15px 0'>
<center>
<-- Letakan kode iklan anda disini -->
</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/> </div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/ 2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>

Keterangan: 
  • ganti tulisan berwarna merah dengan kode iklan adsense anda yang sudah diparse. 
  • Jika ingin menambahkan iklan di atas postingan atau di bawahnya, anda dapat meletakkan kode iklan lainnya di atas kode <data:post.body/> atau di bawahnya. 

4. Jika sudah diatur semuanya, silahkan simpan kembali template blog anda. 

Perlu diketahui bahwa script di atas hanya untuk menambahkan satu iklan di tengah postingan, jika anda ingin memasang dua iklan, silahkan baca postingan berikut ini:
Atau jika anda benar-benar tidak ingin ribet mengatur ini itu secara manual seperti di atas, anda bisa gunakan saja iklan otomatis adsense (auto ads) dan atur kemunculan iklan untuk halaman. Google juga nanti akan memunculkan iklan di tengah postingan blog anda. 

Demikianlah tutorial tentang cara memasang iklan adsense di tengah postingan blog. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Daftar Kampus Perguruan Tinggi di Kabupaten Wonogiri

Daftar Kampus Perguruan Tinggi di Kabupaten Wonogiri

Keberadaan Perguruan Tinggi yang semakin berkembang pesat di beberapa daerah memang perlu didukung sehingga diharapkan mampu berperan dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan memacu pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Hal ini tentunya juga selaras dengan harapan pemerintah yaitu dalam rangka Percepatan Pembangunan di daerah tersebut. 

kampus wonogiri
kampus stabn via stabnradenwijaya.ac.id

Sebagai salah satu daerah berkembang di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri juga mendukung upaya peningkatan dalam bidang pendidikan ini, hal ini ditandai dengan berdirinya beberapa kampus terkemuka di Wonogiri. Meski tidak sebanyak di kota-kota lainnya, berikut ini adalah daftar kampus perguruan tinggi di Kabupaten Wonogiri. 

1. Akademi Kebidanan (Akbid) Giri Satria Husada


Akademi Kebidanan (AKBID) Giri Satria Husada adalah salah satu kampus swasta ternama di Kabupaten Wonogiri. Kampus ini beralamat di Desa Bulusari, Giritirto, Kabupaten Wonogiri. Di bawah naungan Yayasan Giri Satria Husada, AKBID Giri Satria Husada didirikan secara resmi pada tanggal 13 Mei 2002. Kampus ini menyelenggarakan pendidikan tingkat tinggi guna mencetak bidan-bidan profesional yang berimtaq dan menguasai kemajuan dalam bidang teknologi kesehatan. Jurusan atau program studi yang tersedia di AKBID Giri Satria Husada berjumlah satu yaitu Program Studi Kebidanan (Diploma 3). 

2. Akademi Keperawatan (Akper) Giri Satria Husada


Akademi Keperawatan (Akper) Giri Satria Husada merupakan satu-satunya perguruan tinggi bidang ilmu keperawatan di Kabupaten Wonogiri. Kampus ini didirikan oleh yayasan Giri Satria Husada pada tahun 1995 berdasarkan Akta Pendirian yayasan Nomor 20 di depan pejabat Pembuat Akta Ny. Moeslichatoen Rochaditomo, S.H. Akper Giri Satria Husada memiliki visi menjadi Menjadi Program Studi Penghasil Tenaga Perawat Vokasi Yang Profesional Di Era Global Dan Unggul Dalam Bidang Keahlian Keperawatan Dasar Di Tahun 2020. Untuk info selengkapnya, silahkan kunjungi alamat kampusnya di Jl. Tentara Pelajar No. 01 Joho Lor Giriwono Wonogiri.

3. Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri


Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) didirikan atas rekomendasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri dengan SK Dirjen Pendidikan Islam No. 4536 Tahun 2017. Pendirian Perguruan Tinggi Islam di kabupaten Wonogiri ini diharapkan memudahkan lulusan MA dan SMA/SMK untuk belajar dan mendalami ilmu agama Islam tanpa harus keluar daerah sehingga biaya yang dikeluarkan juga lebih ringan. Adapun program studi yang tersedia yaitu Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, Siyasah Syariah (Hukum Tata Negara), dan Komunikasi dan Penyiaran Islam. Info selengkapnya kunjungi kampusnya di Jl. Cempaka 6, Wonoboyo, Wonogiri, Jawa Tengah 57615. 

4. Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri


Dibangun sejak 22 juni 1993, kampus ini semula bernama Sekolah Tinggi Agama Buddha Nusantara Raden Wijaya dan berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya ketika berstatus negeri pada tahun 2011. Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri merupakan sebuah perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Agama yang menyelenggarakan pendidikan di bidang ilmu pengetahuan agama Buddha. Program studi yang tersedia di kampus ini yaitu Jurusan Pendidikan Keagamaan Budha, Jurusan Kepenyuluhan Budha, dan Jurusan Kepanditaan Budha. Alamat kampusnya berada di jl. Kantil Bulusulur Wonogiri 57651. 

5. Kampus ETC Duta Bangsa Wonogiri


Kampus ETC Duta Bangsa Wonogiri  merupakan bagian dari kampus Universitas Duta Bangsa di kota Surakarta. Kampus ini memiliki visi menuju terwujudnya masyarakat yang terampil, mandiri dan berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship) yang tangguh. Selain bekerja sama dengan lembaga Universitas Duta Bangsa Surakarta, Kampus ini juga menjalin hubungan baik dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonogiri serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri. Program studi yang tersedia yaitu D1 Manajemen Informatika, D1 Teknik Komputer, dan D1 Desain Grafis & Multimedia. Alamat kampusnya berada di Jl. Diponegoro No.48 Pokoh, Wonoboyo, Wonogiri (Barat Pom Bensin Pokoh).

Itulah tadi daftar tentang kampus atau perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Semoga ulasan di atas dapat sedikit memberikan gambaran bagi anda yang sedang membutuhkan informasi tersebut. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Pengertian Taubat dan Syarat-Syarat Diterimanya

Pengertian Taubat dan Syarat-Syarat Diterimanya

Setiap orang pasti pernah berbuat dosa sehingga untuk menghapusnya ia wajib segera bertaubat dengan sebenar-benarnya. Dengan bertaubat, maka dosa-dosa itu dapat dihapus sehingga ia akan memperoleh ampunan dari Allah SWT. Bahkan dengan bertaubat sungguh-sungguh (taubat nasuha), ia akan kembali menjadi seperti orang yang tidak berdosa. Rasulullah SAW bersabda:

التَّائِبُ مِنَ الذَّنْبِ كَمَنْ لَا ذَنْبَ لَهُ

"Orang yang bertaubat dari dosanya, maka ia seperti orang yang tidak berdosa" (HR. Ibnu Majah). 

ilustrasi taubat
ilustrasi

Bertaubat artinya adalah memohon ampunan Allah dengan benar-benar menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulangi lagi kesalahan serupa. Kata taubat berasal dari bahasa Arab at-taubah (التوبة), dari kata kerja taaba-yatuubu (تاب - يتوب) yang berarti ruju' atau kembali. 

Menurut istilah yang dikemukakan Ulama, kata taubat mencakup 3 pengertian, yaitu:
  • Kembali dari kemaksiatan kepada ketaatan atau kembali dari jalan yang jauh dari Allah kepada jalan yang lebih dekat kepada Allah.
  • Membersihkan hati dari segala dosa.
  • Meninggalkan keinginan untuk melakukan kejahatan seperti yang pernah dilakukan, karena untuk mengagungkan nama Allah SWT dan menjauhkan diri dari kemurkaanNya.

Hukum bertaubat adalah wajib bagi setiap Muslim atau Muslimat yang sudah mukallaf (baligh dan berakal). Allah SWT berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا تُوبُوٓا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسٰى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰت

"Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga...". (QS. At-Tahrim, 8).

Taubat dianggap sah dan dapat menghapus dosa apabila telah memenuhi syarat yang telah ditentukan. Apabila dosa itu terhadap Allah SWT, maka syarat taubat ada empat macam, yaitu:
  1. Menyesal terhadap perbuatan maksiat yang telah diperbuat (nadam). 
  2. Meninggalkan perbuatan maksiat tersebut. 
  3. Bertekad dan berjanji dengan sungguh-sungguh tidak akan mengulangi lagi perbuatan maksiat tersebut. 
  4. Mengikutinya dengan perbuatan baik, karena perbuatan baik akan menghapus kejahatan. Allah SWT berfirman:

...إِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَات...

"...Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan..."

Namun apabila dosanya juga terhadap sesama manusia, maka syarat taubatnya selain yang empat macam tersebut ditambah dengan dua syarat, yaitu:
  1. Meminta maaf terhadap orang yang telah dizalimi (dianiaya) atau dirugikan. 
  2. Mengganti kerugian setimbang dengan kerugian yang dialaminya, yang diakibatkan perbuatan zalim atau meminta kerelaannya. 

Perlu pula diketahui dan disadari oleh setiap orang yang telah berbuat dosa, bahwa seseorang yang membaca istighfar (mohon ampunan dosa kepada Allah), tetapi terus menerus berbuat dosa, maka ia akan dianggap telah mengolok-olok Tuhannya. Rasulullah SAW bersabda:

المستغفر من الذنب وهو مقيم عليه كالمستهزئ بربه 

"Orang yang memohon ampunan kepada Allah (membaca istighfar), tetapi ia terus menerus berbuat dosa, maka ia dianggap memperolok-olok Tuhannya". (HR. Baihaqi). 

Demikian juga seseorang yang berbuat dosa dan baru bertaubat ketika sakaratul maut (nyawanya sudah berada di tenggorokan) maka taubatnya tidak akan diterima oleh Allah. Dalam sebuah hadits dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ الله عزَّ وجَلَّ يقْبَلُ توْبة العبْدِ مَالَم يُغرْغرِ

"Sesungguhnya Allah yang Maha Mulia dan Maha Agung akan menerima taubat seorang hamba selama ia belum mengalami sakratul maut (nyawa sudah di tenggorokan)". (HR. At-Tirmizi). 

Selengkapnya
Cara Mudah Terbaru Backup Semua Postingan di Blog (Untuk Blogspot)

Cara Mudah Terbaru Backup Semua Postingan di Blog (Untuk Blogspot)

Apa jadinya jika blog kesayangan tiba-tiba dihapus oleh google?. Pastinya kita akan dibuat sedih dan galau jika sampai itu terjadi. Sebagai pemilik blog, kita memang mesti selalu memperhatikan segala kebutuhan blog agar dapat terus eksis dan bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Tidak hanya soal bagaimana mengatur blog atau mengisi blog dengan banyak artikel, kita juga mesti menjaga segi keamanan blog agar jangan sampai blog kita terhapus atau hilang dari peredaran. 

cara backup

Penghapusan blog, terutama blog gratisan seperti blogspot memang kerap terjadi. Hal ini karena kita sebagai pengelola tidak memiliki hak penuh terhadap blog tersebut, sehingga meskipun kita yang membuat, mendesain, mengelola, dan mengisinya dengan banyak artikel, pemilik sebenarnya dari blog tersebut tetaplah google. Maka tidak heran jika di kemudian hari blog terindikasi melakukan pelanggaran berat, google dapat langsung menghapus blog tersebut tanpa terlebih dulu memberi tahu kepada kita. 

Pelanggaran ini bisa mencakup apa yang kita lakukan, seperti hal-hal yang tidak sesuai dengan pedoman webmaster guideline, atau pun bisa juga pelanggaran terjadi akibat perbuatan orang tidak bertanggung jawab yang bermaksud jahat kepada kita. Orang tersebut melakukan cara-cara kotor agar blog kita mendapat hukuman dari google, sehingga meskipun kita tidak melakukan hal-hal yang melanggar kebijakan, kita juga yang merasakan dampaknya. Jerih payah membuat artikel pun seakan tiada harganya karena semua hilang tiada berbekas. 

Namun sebelum hal itu terjadi (semoga saja tidak), sebetulnya ada cara bagi kita untuk dapat menyelamatkan semua artikel yang telah kita posting di blog tersebut, yakni dengan cara membackupnya. Cara ini merupakan langkah antisipasi sehingga misalnya saat blog dihapus, kita masih punya salinan postingan dari blog tersebut dan siap untuk digunakan kembali dengan membuat blog baru. Nantinya, kita tinggal mengupload kembali hasil backup-an tersebut sehingga semua postingan akan dapat muncul kembali di blog baru tersebut. 

Fasilitas ini sebenarnya telah disediakan blogspot secara default, sehingga anda tidak perlu pakai software khusus atau tool pihak ke 3 untuk melakukannya. Bagaimana Caranya?. Simak langkah-langkah berikut ini. 

Cara Back Up Semua Artikel di Blogspot

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pada menu dashboard, silahkan pilih setting (setelan). 

3. Lihat pada bagian Manage Blog, kemudian pilih back up content seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

backup content

4. Setelah anda klik, maka akan keluar notifikasi sebelum anda mengunduhnya seperti gambar di bawah ini:

pilih download

5. Silahkan tekan tombol download dan tunggu hingga selesai. Semua data content blog pun akan tersimpan ke dalam file komputer anda. File berekstensi xml ini dapat anda import kembali pada blog baru anda nantinya. 

Itulah tadi cara membackup seluruh postingan Blog khusus untuk Blogspot. Langkah tersebut cukup penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, sehingga ada baiknya kita dapat lakukan backup secara berkala terhadap blog kita. Demikian. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Mengenal Suku Tengger dan Upacara Kasada

Mengenal Suku Tengger dan Upacara Kasada

Suku Tengger adalah masyarakat yang mendiami dataran tinggi di sekitar kawasan pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, atau masuk wilayah Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan dan Probolinggo. Meski mendiami sebagian wilayah di Jawa Timur, suku Tengger memiliki banyak perbedaan dengan masyarakat Jawa Timur pada umumnya. Perbedaan tersebut meliputi kepercayaan, bahasa, dan kebudayaan. Masyarakat Tengger banyak dikenal luas lewat salah satu upacara adatnya yang disebut Yadnya Kasada. Upacara ini biasa dilaksanakan pada tanggal 14 bulan Kasadha. 

Tengger
via goodnewsfromindonesia.id

Asal Usul Suku Tengger

Beberapa kalangan berpendapat bahwa masyarakat Suku Tengger berasal dari keturunan para pengungsi Kerajaan Majapahit saat mulai runtuh akibat serangan dari Kerajaan Islam Demak di bawah Sultan Raden Patah. Sebagian dari pengungsi tersebut ada yang menyeberang ke pulau Bali dan ada pula yang memilih untuk mendiami dataran tinggi di sekitar kawasan pegunungan Bromo-Tengger-Semeru. Keturunan dari mereka yang mendiami kawasan pegunungan inilah kelak menjadi masyarakat suku Tengger. 

Sedangkan menurut asal namanya, sebutan "Tengger" dapat dijelaskan dengan 3 teori, yaitu:

Pendapat pertama, kata tengger berarti pegunungan. Hal ini dimaksudkan sebagaimana tempat tinggal suku tengger yang berupa kawasan pegunungan tersebut. 

Pendapat kedua, kata tengger berasal dari kalimat Tenggering Budi Luhur yang berarti budi pekerti yang luhur. Hal ini menggambarkan watak masyarakat suku tengger yang berbudi pekerti luhur dalam segala aspek kehidupan. 

Pendapat ketiga, sebutan tengger berasal dari gabungan kata akhiran dari nama dua sosok yang diyakini sebagai leluhur mereka, yakni Roro Anteng (teng) dan Joko Seger (ger). 

Karakteristik Masyarakat Suku Tengger

Seperti telah disebutkan di atas, masyarakat tengger adalah keturunan dari pengungsi Majapahit yang telah mendiami kawasan sekitar gunung Bromo sejak ratusan tahun yang lalu. Selama itu pula, mereka mengisolasi diri dari pengaruh luar sehingga baik kepercayaan, adat, budaya, maupun tradisi yang mereka miliki tidak terpengaruh oleh modernisasi zaman. Kondisi ini kemudian berdampak pula pada kondisi sosial masyarakat Suku Tengger.

Seperti pendahulunya, masyarakat Tengger pada umumnya beragama Hindu. Pada mulanya, para leluhur Suku Tengger menganut agama Hindu aliran kepercayaan Siwa-Budha, namun seiring waktu kemudian berkembang menjadi agama Hindu sebagaimana dianut oleh Suku Tengger masa kini. Meskipun begitu, masyarakat suku Tengger dikenal taat dengan aturan dalam agama Hindu. 

Dari segi bahasa, suku tengger menggunakan jawa kuno sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Bahasa tersebut diyakini sebagai turunan dari bahasa Kawi yang banyak mempertahankan kosakata kuno dimana sudah tidak digunakan lagi dalam bahasa Jawa modern. Begitu pula dengan adat, tradisi, dan budayanya, masyarakat suku tengger tetap berupaya mempertahankan karakteristiknya sehingga masih tetap lestari sampai saat ini.

Upacara Kasada Suku Tengger

Upacara Kasada merupakan upacara terbesar bagi orang Tengger. Upacara ini terkait dengan legenda asal-usul masyarakat Tengger. Berdasarkan kisah dalam legenda tersebut, pada akhir abad ke 15, ketika kekuasaan Majapahit mulai menurun, seorang putri dari kerajaan Majapahit, Roro Anteng bersama suaminya, Joko Seger menyingkir ke wilayah sekitar Gunung Bromo dan membangun kerajaan kecil dengan nama Tengger. Meski kerajaan tersebut berkembang dengan baik, pasangan penguasa tersebut sedih karena tidak dikaruniai keturunan. 

Dalam keputusasaan, Roro Anteng dan Joko Seger memutuskan untuk mendaki puncak Gunung Bromo dan berdoa meminta pertolongan kepada para dewa. Para dewa mengabulkan permohonan mereka dengan syarat, bahwa anak bungsu yang dilahirkan harus dikurbankan ke dalam kawah gunung tersebut. Tanpa berpikir panjang, persyaratan itu pun disetujui oleh pasangan tersebut.

Tidak lama kemudian lahirlah seorang anak dari pasangan itu. Namun, para dewa bermurah hati sehingga pada tahun-tahun berikutnya 24 anak lahir dari pasangan tersebut. Akan tetapi, ketika sang ratu mendengar bahwa anaknya yang ke 25 yang bernama Kesuma merupakan anak yang terakhir dan harus dikurbankan, dia tidak tega memenuhi janjinya itu.

Dalam kemarahannya, para dewa mengancam akan memuntahkan api dan belerang dari dalam gunung. Pada akhirnya, tidak ada pilihan lain bagi pasangan itu, kecuali melemparkan putranya yang terakhir ke dalam kawah Gunung Bromo. Segera setelah pengorbanan dilakukan terdengar suara anak itu yang meminta kepada masyarakat Tengger dan keturunannya untuk melakukan upacara setahun sekali di Gunung Bromo. Upacara itu bertujuan untuk memperingati peristiwa itu dan untuk meredam kemarahan para dewa.

Hingga kini, upacara Yadnya Kasada atau Kasodo selalu diadakan setiap setahun sekali oleh masyarakat Tengger. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara yakni Pura Luhur Poten Bromo dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa. (diolah dari berbagai sumber

Selengkapnya
Asal Usul Nama dan Sejarah Kabupaten Wonogiri

Asal Usul Nama dan Sejarah Kabupaten Wonogiri

Wonogiri merupakan salah satu nama Kabupaten di Jawa Tengah. Terletak di bagian tenggara Provinsi Jawa Tengah, wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah utaranya, dengan Gunung Kidul (Prov. Yogyakarta) di bagian baratnya, dengan Kabupaten Ponorogo, Magetan dan Pacitan (Prov. Jawa Timur) di bagian timurnya, dan berbatasan langsung dengan Samudra Hindia di bagian selatannya. Semboyan dari Kabupaten Wonogiri adalah Wonogiri SUKSES (Stabilitas, Undang-undang, Koordinasi, Sasaran, Evaluasi, dan Semangat Juang).

Wonogiri
via solopos.com

Asal Usul Nama Wonogiri

Menurut asal katanya, kata Wonogiri berasal dari bahasa Jawa "wana" yang berarti hutan dan "giri" yang berarti gunung atau pegunungan. Dilihat dari maksud kata tersebut, maka nama ini memang tepat untuk menggambarkan kondisi wilayah Kabupaten Wonogiri yang sebagian besar berupa sawah, hutan dan gunung. Meski begitu, penamaan Wonogiri untuk wilayah ini tentunya tidak muncul begitu saja tanpa ada kisah yang melatarbelakanginya.

Menurut kisah legenda, sebutan Wonogiri berasal dari kisah salah seorang anggota Walisongo (Wali Penyebar agama Islam di tanah Jawa) yang bernama Sunan Giri. Konon suatu ketika bersama dengan anggota Walisongo lainnya, Sunan Giri mendapat perintah dari Sultan Demak, Raden Patah untuk mencari pohon jati besar dan tua sebagai bahan tiang penyangga Masjid Agung Demak yang hendak didirikan sebagai pusat penyebaran agama Islam. 

Masing-masing para Wali pun segera berangkat untuk mencari kayu yang dimaksud, tidak terkecuali dengan Sunan Giri. Beliau memutuskan pergi ke wilayah jawa bagian selatan untuk mencari kayu jati yang sesuai sebagai bahan tiang masjid tersebut. Setelah sekian lama mencari, tibalah Sunan Giri di sebuah hutan lebat dengan perbukitan yang luas. Di Hutan tersebut, Sunan Giri banyak melihat pohon jati berukuran besar sehingga beliau pun memutuskan untuk berhenti dan mencari pohon yang dicarinya di sana. 

Setelah mengamati satu persatu pohon, akhirnya Sunan Giri menemukan satu pohon jati besar dan tua yang sesuai untuk dijadikan sebagai tiang Masjid Agung Demak. Beliau pun tersenyum dan berucap syukur atas keberhasilan usahanya menemukan pohon ini. Namun seketika beliau juga galau karena beliau harus mencari tahu siapa pemilik hutan lebat ini untuk dimintai izinnya agar dapat membawa pulang pohon jati tersebut. Setelah berjalan mengelilingi hutan mengikuti jalan setapak, beliau pun akhirnya bertemu dengan Ki Donosari, pemilik hutan jati tersebut. 

Setelah memperkenalkan diri, Sunan Giri segera mengutarakan maksud dan tujuannya menemui Ki Donosari, yakni untuk meminta izin mengambil salah satu pohon jati miliknya sebagai bahan untuk tiang Masjid Agung Demak. Mendengar permintaan Sunan Giri, Ki Donosari pun dengan senang hati mempersilahkan Sunan Giri untuk mengambil pohon jati yang dibutuhkan. Sunan Giri juga berterima kasih kepada Ki Donosari atas kemurahan hatinya untuk membantu kesultanan Demak Bintoro. 

Setelah mendapat izin, pohon jati besar, lurus dan berumur tua itu pun segera ditebang oleh Sunan Giri. Konon pangkal pohon jati yang diberi nama Jati Cempurung ini masih ada bekasnya sampai sekarang dan dijadikan sebagai petilasan di Hutan Jati Donoloyo. Sebelum dibawa pulang ke Demak, Sunan Giri berpamitan kepada Ki Donosari sembari berkata, "Sebelum meninggalkan wilayah ini, sebagai tanda pengingat, saya namakan wilayah ini Wonogiri. Wana berarti hutan, Giri berarti Gunung". Itulah cerita rakyat tentang asal usul dari nama Wonogiri. 

Sejarah Cikal Bakal dan Hari Jadi Kabupaten Wonogiri

Keberadaan Wonogiri sebagai sebuah wilayah pemerintahan tidak bisa dilepaskan dari peran seorang tokoh bernama Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyawa, sang pendiri Wonogiri. Adanya pemerintahan di Kabupaten Wonogiri pada mulanya berasal dari suatu daerah yang menjadi basis perjuangan Raden Mas Said dalam menentang ketidakadilan keraton dan penjajahan Belanda.

Raden Mas Said adalah salah seorang pangeran dari Kerajaan Mataram (Kartasura), putra dari Kanjeng Pangeran Aryo Mangkunegoro. Raden Mas Said lahir di Kartasura pada Minggu Legi, tanggal 4 Ruwah 1650 tahun Jimakir, Windu Adi Wuku Wariagung, atau bertepatan dengan tanggal 8 April 1725. Meski memiliki darah seorang bangsawan, Raden Mas Said lebih banyak menghabiskan masa kecilnya bersama dengan anak-anak para abdi dalem sehingga ia mengerti betul bagaimana kehidupan kawula alit. 

Suatu ketika, terjadi peristiwa yang membuat Raden Mas Said resah karena ketidakadilan Raja (Paku Buwono II) yang menempatkan ia hanya sebagai Gandhek Anom (Manteri Anom) atau sejajar dengan Abdi Dalem Manteri. Padahal sesuai dengan derajat dan kedudukannya, Raden Mas Said seharusnya menjadi Pangeran Sentana. Selain itu, ia juga tidak menyukai sikap Sang Raja yang selalu tunduk kepada aturan Belanda. Melihat ketidakadilan tersebut, Raden Mas Said pun akhirnya memutuskan keluar dari keraton untuk mengadakan perlawanan terhadap Raja. 

Bersama dengan para pengikut setianya, Raden Mas Said menuju suatu daerah yakni Dusun Nglaroh, suatu wilayah di Kecamatan Selogiri. Di tempat ini, ia dan para pengikutnya menggelar pertemuan-pertemuan untuk menghimpun kembali kekuatan dan menyusun strategi untuk melawan penjajahan dan ketidakadilan. Di tempat ini, ia juga kemudian mendirikan sebuah pemerintahan sederhana sebagai basis perjuangannya. Ia mengangkat RM. Sutowijoyo sebagai senopati dan Ki Wirodiwongso sebagai patihnya.

Dalam menyusun strategi, Raden Mas Said menggunakan sebuah batu yang dikemudian hari dikenal sebagai Watu Gilang, tempat awal mula perjuangan Raden Mas Said dalam melawan ketidakadilan dan segala bentuk penjajahan. Raden Mas Said juga membentuk pasukan inti yang kemudian berkembang menjadi perwira-perwira perang yang mumpuni dengan sebutan Punggowo Baku Kawandoso Joyo. 

Dalam berjuang, Raden Mas Said mengeluarkan ikrar sehidup semati yang terkenal dengan sumpah "Kawulo Gusti" atau "Pamoring Kawulo Gusti". Ikrar tersebut berbunyi "Tiji tibeh, Mati Siji Mati Kabeh, Mukti Siji Mukti Kabeh". Ini adalah konsep kebersamaan antara pimpinan dan rakyat yang dipimpin maupun sesama rakyat. Tidak kurang 250 kali pertempuran ia lalui dengan tidak menderita kekalahan yang berarti. Tidak heran jika Raden Mas Said di kemudian hari mendapat julukan "Pangeran Sambernyawa" karena dianggap sebagai penebar maut (Penyambar Nyawa) bagi musuh-musuhnya dalam setiap pertempuran.

Atas bujukan Sunan Paku Buwono III, Raden Mas Said akhirnya bersedia diajak ke meja perundingan guna mengakhiri pertempuran. Dalam perundingan yang melibatkan Sunan Paku Buwono III, Sultan Hamengkubuwono I dan pihak Kompeni Belanda, disepakati bahwa Raden Mas Said mendapat daerah kekuasaan dan diangkat sebagai Adipati Miji atau mandiri bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegoro I.

Kedudukannya sebagai Adipati Miji sejajar dengan kedudukan Sunan Paku Buwono III dan Sultan Hamengkubuwono I dengan daerah kekuasaan meliputi wilayah Keduwang (daerah Wonogiri bagian timur), Honggobayan (daerah timur laut Kota Wonogiri sampai perbatasan Jatipurno dan Jumapolo Kabupaten Karanganyar), Sembuyan (daerah sekitar Wuryantoro dan Baturetno), Matesih, dan Gunung Kidul. Setelah memerintah selama kurang lebih 40 tahun, Raden Mas Said wafat pada tanggal 28 Desember 1795.

Adapun mengenai hari jadi kabupaten Wonogiri, ketentuan yang digunakan adalah berdasar pada peristiwa saat Raden Mas Said membentuk awal pemerintahannya di Nglaroh, sebagai cikal bakal keberadaan Kabupaten Wonogiri. Peristiwa tersebut diyakini terjadi pada hari Rabu Kliwon Tanggal 3 Rabiul Awal Tahun 1666 dengan candra sengkala "Roso Retu Ngoyag Jagad" atau bertepatan dengan tanggal 19 Mei 1741 M dengan surya sengkala "Kahutaman Sumbering Giri Linuwih". Ketentuan ini juga kemudian dikuatkan melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 1990 tentang Hari Jadi Kabupaten Daerah Tingkat II Wonogiri. (diolah dari berbagai sumber

Selengkapnya
Perkembangan Islam Pada Masa Modern (1800-Sekarang)

Perkembangan Islam Pada Masa Modern (1800-Sekarang)

Masa pembaharuan (modern) bagi dunia Islam adalah masa yang dimulai dari tahun 1800 M sampai sekarang. Masa pembaharuan ditandai dengan adanya kesadaran umat Islam terhadap kelemahan dirinya dan adanya dorongan untuk memperoleh kemajuan dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada masa pembaruan, jumlah penganut agama Islam juga berkembang pesat ke seluruh dunia dengan jumlah terbanyak terdapat di benua Asia dan Afrika. 

Pada awal masa pembaharuan, kondisi dunia Islam secara politis berada di bawah penetrasi kolonialisme. Baru pada pertengahan abad ke 20 M, dunia Islam bangkit memerdekakan negaranya dari penjajahan bangsa barat (Eropa). Pada masa pembaruan ini, muncul tokoh-tokoh pembaharu dan pemikir Islam di berbagai negeri Islam, di antaranya yaitu:

1. Muhammad bin Abdul Wahhab (Arab Saudi 1703-1787 M), seorang Ulama, penulis buku berjudul "Kitab At-Tauhid" yang mengajak umat Islam agar kembali kepada ajaran tauhid murni. Gerakan pemurnian ajaran Islam yang dilakukan oleh para pengikutnya ini dikenal juga dengan nama gerakan "Wahabi". 

2. Rifa'ah Badawi Rafi' At-Tahtawi (lahir di Tahta tahun 1801 dan wafat di Mesir), beliau menyerukan agar umat Islam dalam hidup di dunia ini tidak hanya mementingkan urusan akhirat saja, tetapi juga harus mementingkan urusan dunia agar umat Islam tidak dijajah oleh bangsa lain. 

3. Jamaluddin Al-Afghani (lahir di Asadabad tahun 1828 dan wafat di Istanbul tahun 1879 M), di antara pembaruan pemikiran yang dimunculkan beliau adalah:
  • Agar kejayaan umat Islam dapat diraih kembali dan mampu menghadapi dunia modern, umat Islam harus kembali kepada ajaran agamanya yang murni dan harus memahami Islam dengan rasio dan kebebasan. 
  • Jamaluddin menginginkan agar kaum wanita juga meraih kemajuan dan bekerja sama dengan pria untuk mewujudkan masyarakat Islam yang dinamis dan maju. 
  • Kepemimpinan otokrasi hendaknya diubah menjadi demokrasi. Menurut pendapatnya, Islam menghendaki pemerintah republik yang di dalamnya terdapat kebebasan mengemukakan pendapat dan kewajiban negara untuk tunduk kepada undang-undang. 
  • Ajarannya tentang Pan-Islamisme yakni persatuan dan kerjasama seluruh umat Islam harus diwujudkan. Karena persatuan dan kerjasama seluruh umat Islam sangat penting dan di atas segalanya. 

Selain tokoh-tokoh di atas, masih banyak lagi tokoh-tokoh pembaharuan Islam lainnya seperti Muhammad Abduh di Mesir (1849-1905 M), Muhammad Rasyid Ridha (1865-1935 M), Sayid Ahmad Khan di India (1817-1898 M), dan Muhammad Iqbal di Pakistan (1876-1938 M). Untuk mengikat negara-negara Islam di seluruh dunia, pada Mei 1962 telah didirikan Rabithah Al-Alam Al-Islami (Muslim World League/ Liga Dunia Islam), sebuah organisasi islam internasional nonpemerintah yang tidak berpihak kepada suatu partai atau golongan dan mewakili umat Islam sedunia.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan


Pada masa pembaruan di masa modern, perkembangan ilmu pengetahuan juga mengalami kemajuan cukup signifikan. Hal ini dapat dilihat di berbagai negara seperti Turki, India, dan Mesir. Sultan Muhammad II (1785-1839 M) dari kesultanan Turki Utsmani melakukan berbagai usaha agar umat Islam di negaranya dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Usaha-usaha tersebut di antaranya yaitu:
  • Melakukan modernisasi di bidang pendidikan dan pengajaran, dengan memasukkan kurikulum pengetahuan umum kepada lembaga-lembaga pendidikan Islam (madrasah). 
  • Mendirikan Lembaga Pendidikan "Mektebi Ma'arif", untuk mencetak tenaga-tenaga ahli di bidang administrasi, juga membangun lembaga "Mektebi Ilumi Edebiyet", untuk menyediakan tenaga-tenaga ahli di bidang penterjemah. 
  • Mendirikan perguruan-perguruan tinggi di bidang kedokteran, militer, dan teknologi. 

Setelah kesultanan Turki dihapuskan pada tanggal 1 November 1923 M, dan Turki diproklamirkan sebagai negara berbentuk Republik dengan Presiden pertamanya Mustafa Kemal At-Turk, pendiri Turki Modern (1881-1938 M), maka kemajuan Turki di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga terus meningkat. 

Di India ketika masih dijajah inggris telah bermunculan para cendekiawan Muslim berpikiran modern, yang melakukan usaha-usaha agar umat Islam mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga dapat melepaskan diri dari belenggu penjajah. Para Cendekiawan Muslim tersebut yaitu Syah Waliyullah (1703-1762 M), Sayid Ahmad Khan (1817-1898 M), Sayid Amir Ali (1849-1928), Muhammad Iqbal (1873-1938 M), Muhammad Ali Jinnah (1876-1948 M), dan Abdul Kalam Azad (1888-1956 M). 

Setelah India dan Pakistan merdeka dari Inggris pada tahun 1947, umat Islam terbagi dua, ada yang masuk ke Republik Islam Pakistan dan ada juga yang tetap di India. Umat Islam di kedua negara tersebut terus berusaha meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar kualitas hidup mereka meningkat ke arah yang lebih maju. 

Sementara di Mesir, pemerintah Mesir juga melakukan berbagai upaya agar umat Islam dapat mengejar ketertinggalannya dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana dimiliki oleh bangsa-bangsa Eropa. Muhammad Ali, penguasa Mesir tahun 1805-1849 M mengirim para mahasiswa untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi ke Prancis. 

Setelah kembali ke Mesir, mereka mengajar di berbagai perguruan tinggi, terutama di Universitas Al-Azhar. Karena yang belajar di Universitas Al-Azhar ini bukan hanya mahasiswa Islam dari Mesir, tetapi para mahasiswa dari berbagai negara dan wilayah Islam, maka ilmu pengetahuan dan teknologi yang diajarkan di Universitas Al-Azhar ini pun dengan cepat menyebar ke seluruh dunia Islam. 

Al Azhar
Al-Azhar via pixabay

Selain Universitas Al-Azhar, di Mesir juga telah didirikan Universitas-Universitas lainnya dimana di dalamnya terdapat berbagai fakultas seperti kedokteran, farmasi, teknik, pertanian, perdagangan, hukum, dan sastra. Universitas-Universitas tersebut di antaranya yaitu Universitas Iskandariyah di kota Iskandariyah, Universitas Ainusyams di kota Kairo, Universitas Hilwan, Universitas Assiut, Umiversitas Suez, dan Universitas Amerika bernama "The American University in Cairo" (AUC) yang didirikan bagi orang Mesir dengan tenaga pengajar dari Amerika.

Perkembangan Kebudayaan


1. Arsitektur

Di Arab Saudi, Keberadaan Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah memang telah ada sejak masa Nabi Muhammad SAW. Namun keadaan keduanya sekarang ini sudah jauh berbeda dalam artian bentuk fisiknya. Pada masa Nabi SAW masih hidup, kedua masjid ini tidak begitu luas dan bersifat sederhana. Namun sekarang, keadaan kedua masjid ini menjadi sangat luas dan merupakan bangunan yang begitu megah dan indah.

Selain di Arab Saudi, perkembangan arsitektur Islam juga dijumpai di negara-negara lain, terutama di negara berpenduduk mayoritas Islam. Misalnya di Turki sekarang ini memiliki tidak kurang dari 62.000 masjid dan pembangunan masjid mencapai 1.500 buah pertahun. Selain itu, telah dibangun lebih dari 2.000 unit sekolah Al-Qur'an. 

Selain arsitektur yang berfungsi melayani keagamaan, dibangun pula arsitektur yang berfungsi melayani kepentingan publik seperti bangunan-bangunan industri, pasar, jalan kereta api, jalan-jalan aspal antar kota, bandara, pelabuhan, dan lain sebagainya. 

2. Sastra

Para sastrawan yang muncul pada masa pembaruan di antaranya yaitu:
  • Muhammad Iqbal (1877-1938), beliau mengungkapkan filsafatnya dalam bentuk puisi dengan menggunakan bahasa Urdu dan Persi. Dari karya puisinya, yang penting adalah Asrari Khudi, di samping karya filsafatnya yang berjudul "The Reconstruction of Religious Thoughs in Islam". Beliau juga telah menulis beberapa prosanya dalam bahasa Inggris dan Arab. 
  • Mustafa Lutfi Al-Manfaluti (1876-1926), seorang sastrawan dan Ulama Al-Azhar (Mesir), termasuk pengarang cerita pendek bergaya semi klasik dan semi modern. 
  • Dr. Muhammad Husain Haekal (1888-1956), pengarang Mesir terkenal penulis Hayatu Muhammad (Sejarah Hidup Nabi Muhammad SAW), sastrawan dan dianggap perintis karya sastra modern setelah novelnya yang berjudul Zainab terbit tahun 1914. Beliau juga banyak menulis kritik sastra dan cerita pendek. 
  • Jamil Sidqi Az-Zahawi (1863-1936), terkenal sebagai perintis sajak modern dan seorang penyair tua bernada keras dan dikenal sebagai pembela hak-hak wanita bersama-sama dengan Ma'ruf Ar-Rasafi (1877-1945).
  • Abdus Salam Al-Ujaili (lahir 1918), seorang sastrawan di Suriah yang juga seorang dokter medis, aktif dalam penulisan novel dan cerita pendek. 
  • Aisyah Abdurrahman, seorang peraih gelar doktor dalam sastra klasik, terkenal sebagai sastrawati, wartawati dan editor harian Al-Ahram Mesir. Beliau juga banyak menekuni Al-Qur'an, lalu menulis tafsir Al-Qur'an dari segi sastra. Selain Aisyah Abdurrahman, sastrawati lainnya yaitu Fatwa Tawqan dan Nazek Al-Malaikah (Palestina) serta Layla Ba'albaki (Lebanon).

3. Kaligrafi

kaligrafi di MAJT
via rainbows-house.com

Dalam bahasa Arab, kaligrafi disebut Khatt, yang dalam pengertian sehari-sehari berarti tulisan indah yang memiliki nilai estetis. Kaligrafi (khatt) kabarnya merupakan satu-satunya seni Islam yang murni dihasilkan oleh orang Islam, berbeda dengan seni Islam lainnya seperti seni lukis dan ragam hias lainnya yang terpengaruh unsur non-Islam. 

Kaligrafi terdiri dari bermacam-macam gaya antara lain enam macam gaya yang disebut Al-Aqlam As-Sittah (The Six Hands/Styles). Seni kaligrafi berkembang sangat cepat ke seluruh pelosok dunia, khususnya ke negara-negara dengan penduduk mayoritas Islam seperti Indonesia. Seni kaligrafi dipakai sebagai hiasan di masjid-masjid, penyekat ruang, dinding rumah, kotak penyimpanan perhiasan, alat-alat rumah tangga, dan lain-lain. Media yang digunakannya pun beragam yakni dari kertas, kain, kulit, kaca, emas, perak, tembaga, kayu, keramik, dan lain sebagainya.

Selengkapnya