10 Tempat Wisata Alam Hits dan Populer di Brebes

10 Tempat Wisata Alam Hits dan Populer di Brebes

Berada di perbatasan Jawa Tengah di bagian barat lautnya, Kabupaten Brebes memang lebih dikenal sebagai penghasil bawang merah dan telor asin di Indonesia. Namun selain daripada itu, kabupaten ini juga menyimpan sejuta panorama keindahan alam yang begitu mempesona dan siap untuk menanti kunjungan wisata anda. Jika anda sedang mencari informasi tentang tempat-tempat wisata alam yang hits dan populer di Brebes, berikut informasinya.

1. Wisata Alam Kaligua 


kaligua
via detik.com

Berada di Brebes sangat disayangkan jika tidak mengunjungi kawasan wisata alam Kaligua yang berlokasi di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan. Kawasan wisata ini merupakan hamparan perbukitan berupa perkebunan teh dengan pemandangan alam yang hijau, asri, dan alami. Tempat ini sangat cocok untuk menenangkan diri sembari melepaskan penat dari padatnya aktivitas sehari-hari. Berada di ketinggian antara 1.500 – 2.050 mdpl, udara di tempat ini juga terasa sangat sejuk dan menyegarkan. 

2. Pantai Randusanga 


randusanga
via indopariwisata.com

Sebagai kota pesisir, Kabupaten Brebes juga memiliki destinasi wisata pantai yang menjadi unggulannya. Salah satu di antaranya yaitu pantai Randusanga yang berada di Randusanga Kulon, sekitar 7 km dari jalur pantura. Pantai berpasir putih ini menyuguhkan panorama pantai utara jawa yang indah dengan deburan ombak tidak terlalu besar. Selain wisata pantai, pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan kawasan tambak ikan milik para nelayan. Pemandangan sunset di pantai ini juga sangat cantik dan indah. 

3. Kalibaya Park 


kalibaya park
via today.line.me

Beralih ke kecamatan Salem, di sini kita menjumpai kawasan wisata Kalibaya Park yang berada di desa Pasir Panjang, kecamatan Salem. Kalibaya merupakan singkatan dari "Kawasan Lio Rimba Raya" yang berada di atas Puncak Gunung Malio. Di tempat ini, kita bisa menyaksikan luasnya wilayah perbukitan dengan landskap alam yang cantik, asri, dan alami. Hamparan waduk di bawahnya juga semakin melengkapi keindahan dari tempat ini. Kawasan ini sangat cocok untuk tempat anda berefreshing sembari menghabiskan waktu liburan bersama keluarga tercinta.

4. Curug Putri 


curug putri
via travel.tribunnews.com

Curug Putri adalah tempat wisata berupa air terjun yang berada di Mendala, Kecamatan Sirampog. Sesuai dengan namanya, curug putri menawarkan cantiknya pemandangan air terjun setinggi kurang lebih 35 meter. Tidak hanya itu saja, curug ini juga dihiasi dengan tebing batu yang membentuk pahatan alami sehingga tampak eksotis. Curug putri ini memiliki debit air yang cukup deras sehingga airnya masih tetap mengalir saat musim kemarau tiba. Wisatawan dapat bermain air atau sekedar bersantai sambil menikmati keindahan air terjun. 

5. Ranto Canyon 


ranto canyon
via brobali.com

Jika anda penyuka petualangan, maka anda bisa mengunjungi Ranto Canyon yang berlokasi di Gunungtajem, Winduasri, kecamatan Salem. Di sini, pengunjung akan ditantang untuk berjalan menyusuri derasnya aliran sungai sepanjang 769 meter yang mengalir di antara dua tebing dengan pemandangan eksotik. Tebing-tebing ini tampak membentuk formasi bebatuan yang keren sehingga mata akan terpukau dibuatnya. Jika ingin mengunjungi tempat ini, tersedia berbagai paket menarik yang siap memacu adrenalin anda seperti cliff diving, river trekking dan snorkeling.


6. Bukit Panenjoan 


panenjoan
via grongker.weebly.com

Bukit panenjoan adalah kawasan wisata berupa perbukitan yang berlokasi di desa Wanoja, kecamatan Salem. Wisata Bukit Panenjoan menyuguhkan keindahan panorama perbukitan dengan udara yang bersih, sejuk, dan segar. Pemandangan alam yang hijau dan asri juga sangat cocok untuk menentramkan jiwa yang sedang gundah gulana. Bagi anda yang hobi berburu foto, di tempat ini juga tersedia spot-spot menarik seperti gardu pandang untuk mengabadikan foto istimewa anda dengan latar perbukitan yang mempesona. 

7. Desa Wisata Ciseureuh 


desa wisata
via liputan6.com

Berkunjung ke desa Wisata Ciseureuh, anda akan dibuat kagum dengan suguhan kearifan lokalnya. Kampung wisata ini berada di kaki gunung Kumbang, desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan. Masyarakat di desa ini dikenal sangat kuat dalam menjaga budaya dan tradisi lokal leluhurnya sehingga banyak tradisi unik yang bisa anda dijumpai di desa wisata ini. Masyarakat desa ini juga memiliki pantangan-pantangan unik yang masih dipatuhi hingga kini. Selain masyarakatnya, Desa Wisata Ciseureuh juga menyuguhkan keindahan alam pedesaan yang masih asri dan alami. 

8. Cagar Alam Telaga Renjeng 


renjeng
via jateng.tribunnews.com

Cagar Alam Telaga Renjeng ini berlokasi di kaki Gunung Slamet, tepatnya di desa Pandansari, kecamatan Paguyangan. Di tempat ini, kita bisa menyaksikan indahnya pemandangan pegunungan yang tampak hijau dan asri. Di telaga ini, kita juga bisa memancing ikan sembari menikmati sejuknya udara yang berhembus sepoi-sepoi. Jika anda berlibur bersama keluarga, di tempat ini juga tersedia beberapa wahana permainan bagi anak-anak sehingga anda bisa bersantai sembari menikmati pemandangan di sekitar telaga yang menyejukkan mata. 

9. Pemandian Air Panas Tirta Husada 


tirta husada
via ihategreenjello.com

Masih berada di kecamatan Paguyangan, destinasi berikutnya ini merupakan sebuah tempat wisata mata air panas sehingga cocok bagi anda yang ingin memanjakan tubuh dengan berendam di air panas. Pemandian Air Panas Tirta Husada berlokasi di desa Kedungoleng, kecamatan Paguyangan. Tempat ini menyediakan beragam fasilitas seperti kolam pemandian air panas, kolam renang anak, dan kamar mandi VIP. Selain berendam air panas, tempat ini juga menyuguhkan hijaunya pemandangan alam dengan sejuknya hawa perbukitan yang asri dan alami. 

10. Waduk Penjalin 


penjalin
via travel.tribunnews.com

Waduk Penjalin adalah sebuah waduk tua dengan luas sekitar 1,5 km persegi yang kini telah berbenah dan menjelma menjadi tempat wisata hits di kalangan warga Brebes. Waduk yang berlokasi di desa Winduaji, kecamatan Paguyangan ini menawarkan keindahan alam waduk yang cantik dan asri. Selain pemandangan yang ciamik, pengunjung juga dapat mengelilingi area waduk dengan naik perahu yang telah disiapkan oleh pihak pengelola. Fasilitasnya pun cukup lengkap untuk menunjang kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung. 

Itulah informasi mengenai 10 Tempat Wisata Alam Hits dan Populer yang berada di Kabupaten Brebes. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Mengenal Pembagian Empat Zaman Pembentukan Bumi

Mengenal Pembagian Empat Zaman Pembentukan Bumi

zaman terbentuknya bumi
ilustrasi via scitechdaily.com

Bumi tempat kita tinggal ini ternyata memang sudah sangat tua usianya. Menurut kajian ilmu geologi (ilmu yang mempelajari lapisan kulit bumi), kurun waktu sejak mulai terbentuknya bumi ini sampai menjadi seperti sekarang ini dapat dibagi menjadi beberapa zaman, yaitu zaman Azoikum, zaman Paleozoikum, zaman Mesozoikum dan zaman Neozoikum. Berikut sedikit ulasannya.

Azoikum atau Archaeikum (Zaman Tertua) 


Zaman Azoikum atau zaman tertua ini berlangsung kurang lebih 2,5 milyar/ 2500 juta tahun yang lalu. Pada masa itu, kulit bumi masih sangat panas karena masih dalam proses pembentukan. Oleh karenanya, pada zaman ini belum ditemui adanya tanda-tanda kehidupan.

Paleozoikum (Zaman Kehidupan Tua)


Zaman ini berlangsung kurang lebih 340 juta tahun lalu. Keadaan bumi masih belum stabil, iklim masih berubah-ubah dan curah hujan sangat besar. Akan tetapi, pada zaman ini mulai ada tanda-tanda kehidupan seperti makhluk bersel satu (mikroorganisme), hewan-hewan kecil yang tidak bertulang belakang, jenis-jenis ikan, amfhibi dan reptil. Ada pula jenis-jenis tumbuhan ganggang dan rerumputan. Zaman ini juga disebut zaman Primer (zaman Pertama).

Mesozoikum (Zaman Kehidupan Pertengahan)


Zaman ini juga dinamakan zaman Sekunder (zaman Kedua), dan berlangsung kurang lebih 140 juta tahun lalu. Pada zaman ini, iklim sudah semakin membaik, meski suhu masih berubah-ubah. Kadang suhu udara tinggi sekali, tetapi ada kalanya rendah sekali, curah hujan juga mulai berkurang. Sungai-sungai besar dan danau banyak yang kering dan berlumpur. Pohon-pohon besar dan hewan yang hidup di darat mulai muncul.

Beberapa jenis amfhibi tumbuh menjadi besar sekali, bahkan ada yang melebihi seekor buaya. Demikian pula juga reptil mencapai bentuk yang sangat besar seperti Dinosaurus (12 meter), Tyranosaurus (30 meter), dan Brontosaurus yang besarnya sepuluh kali gajah. Ada pula jenis reptil Pteranodon yang memiliki sayap dan mampu terbang berjam-jam di udara untuk mencari mangsa. Karena pada zaman ini berkembang berbagai jenis reptil, maka zaman ini disebut juga zaman Reptil. Pada akhir zaman ini, hewan sejenis mamalia sudah mulai ada.

Neozoikum atau Kainozoikum (Zaman Kehidupan Baru)


Zaman ini berlangsung kurang lebih 60 juta tahun yang lalu sampai sekarang. Zaman Neozoikum ini dibagi atas dua zaman lagi yaitu zaman Tersier dan zaman Kwarter.

1. Zaman Tersier (Zaman Ketiga)


Zaman ini dibagi lagi menjadi beberapa masa, yaitu Paleosen, Eosen, Oligosen, Miosen, dan Pliosen. Pada zaman tersier ini binatang-binatang menyusui berkembang pesat, sedangkan reptil-reptil raksasa lambat laun lenyap. Makhluk primata (binatang menyusui serupa kera) mulai nampak sejak zaman Paleosen. Orang utan juga mulai ada pada masa Miosen. Pada zaman Pliosen, yaitu sekitar 10 juta tahun lalu, hidup hewan yang lebih besar daripada gorilla yang disebut Giganthropus. Hewan ini ditemukan di bukit Siwalik di kaki Himalaya, dan di dekat Simla (India Utara).

Selain Giganthropus, dari masa yang sama hidup makhluk lain yang disebut Australopithecus yang ditemukan di Afrika Selatan dan Afrika Timur. Sedangkan di Kalimantan Barat (Indonesia) dari kala Eosen akhir ditemukan fosil hewan vertebrata yaitu Anthracotherium dan Choeromous (sebangsa babi purba) yang juga ditemukan di Asia Daratan. Penemuan fosil ini juga membuktikan bahwa pada kala Eosen akhir, Kalimantan Barat bergabung dengan daratan Asia.

2. Zaman Kwarter (Zaman Keempat)


Zaman ini dimulai sejak sekitar 600.000 tahun yang lalu, dan dibagi menjadi dua kala, yaitu kala Pleistosen (Diluvium) dan kala Holosen (Alluvium).

a. Kala Pleistosen (Dilluvium) 

Kala Pleistosen berlangsung sekitar 600.000 tahun lalu. Keadaan alam kala ini masih liar dan labil karena silih bergantinya dua zaman yaitu zaman Glasial dan zaman Interglasial. 

Zaman Glasial adalah zaman meluasnya lapisan es di kutub utara sehingga Eropa dan Amerika bagian utara tertutup es. Sedangkan daerah yang jauh dari kutub terjadi hujan lebat bertahun-tahun. Permukaan air laut turun disertai dengan naiknya daratan di berbagai tempat karena adanya pergeseran bumi dan kerja gunung-gunung berapi sehingga banyak lautan, termasuk di Indonesia menjadi kering, maka muncullah Sunda Plat dan Sahul Plat. Sumatra, Jawa, Kalimantan dan Malaysia Barat bergabung menjadi satu benua dengan benua Asia. Kalimantan Utara bergabung dengan Filiphina dan Formosa (Taiwan) terus ke benua Asia. Begitu pula Sulawesi melalui Minahasa, Pulau Sangir ke Filiphina. Antara Jawa Timur dan Sulawesi Selatan berhubungan melalui Nusa Tenggara. 

Zaman Interglasial adalah zaman di antara dua zaman es. Temperatur naik sehingga lapisan es di kutub utara mencair. Akibatnya permukaan air laut naik dan terjadi banjir besar-besar di berbagai tempat, hal ini menyebabkan banyak daratan terpisah-pisah oleh lautan dan selat. 

Pada kala Pleistosen ini hanya hewan-hewan berbulu tebal yang mampu bertahan hidup. Salah satunya yaitu Mammouth (gajah berbulu tebal). Sedangkan hewan yang berbulu tipis pindah ke daerah tropis. Perpindahan binatang dari Asia Daratan ke Jawa, Sulawesi dan Filiphina ada yang melalui Malaysia ke Jawa (jalan barat) dan ada pula yang melalui Formosa, Filiphina kemudian ke Kalimantan, Jawa dan Sulawesi (jalan timur). Garis Wallace adalah garis antara selat Makassar dan Lombok yang merupakan batas antara dua jalan penyebaran binatang tersebut. 

b. Kala Holosen

Pada awal kala Holosen, sebagian besar es di kutub sudah lenyap sehingga permukaan air laut naik lagi. Tanah-tanah rendah di daerah paparan Sunda dan paparan Sahul tergenang air dan menjadi laut transgresi. Dengan demikian, muncullah pulau-pulau di Nusantara. Pada masa ini, muncullah manusia yang cerdas (Homo Sapiens) seperti manusia sekarang. 

Selengkapnya
Cara Agar Artikel Blog Tidak Bisa DiCopy Paste

Cara Agar Artikel Blog Tidak Bisa DiCopy Paste

Bagi orang yang masih belajar menjadi penulis blog, merangkai sebuah kalimat agar bisa menjadi sebuah artikel utuh dan memberikan manfaat bagi orang lain adalah usaha yang tidak mudah. Butuh latihan dan latihan agar hasil karyanya terlihat luwes dan bisa dipahami dengan baik oleh pembacanya. Oleh karenanya, ketika hasilnya sudah mulai nampak baik kita pun akan semakin bersemangat untuk menuliskan apa saja yang ada di otak kita. 

agar tidak bisa dicopy
via istockphoto.com

Namun sayangnya, hasil kerja keras tersebut kadang kala ternodai oleh para tukang copas tidak bertanggung jawab yang dengan seenaknya mencuri hasil karya kita tersebut. Bahkan tidak jarang dengan teganya mereka menyalin utuh artikel kita untuk diposting ulang di situs miliknya. Perbuatan semacam ini tentu sangat merugikan kita sebagai penulis asli artikel tersebut. Maka, perlu kiranya dilakukan tindakan agar mereka tidak bisa lagi leluasa mencuri artikel kita. 

Pada artikel sebelumnya, saya telah membagikan tutorial tentang cara agar link sumber artikel otomatis muncul ketika artikel dicopy paste (Baca: Cara Agar Link Sumber Otomatis Muncul Saat Artikel Dicopy Paste). 

Cara tersebut memang tergolong kompromi karena kita hanya mengingatkan mereka agar tidak lupa menyertakan link menuju sumber asli ketika hendak menyalinnya di situsnya. Namun jika dengan cara tersebut mereka tetap membandel, maka langkah berikutnya mungkin anda bisa mengatur agar artikel di blog anda tidak bisa lagi dicopy paste. 

Dengan cara ini, harapannya para tukang copy paste tersebut akan kapok dan sadar sehingga mereka bisa lebih menghargai kerja keras seseorang dalam menghasilkan suatu karya yang dibuat dengan susah payah. 

Cara Agar Artikel Tidak Bisa DiCopy Paste

Untuk mengatur agar postingan tidak dapat disalin atau dicopy paste, caranya cukup mudah. Anda hanya perlu menambahkan beberapa kode script ke dalam html template anda. Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini. 

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pilih menu thema dan klik edit html. 

3. Cari kode </head> dan letakkan kode berikut ini di atasnya. 

<script type="text/javascript">if (typeof document.onselectstart!="undefined") {document.onselectstart=new Function ("return false");}else{document.onmousedown=new Function ("return false");document.onmouseup=new Function ("return true");}</script >

4. Silahkan simpan kembali template anda. 

Setelah script terpasang, anda bisa mengetesnya langsung dengan mencoba menyalin salah satu artikel di blog anda. Hasilnya, artikel pun sudah tidak bisa lagi dicopy paste.


Namun harap diketahui bahwa penerapan ini mungkin kurang cocok diterapkan pada blog yang membahas tentang tutorial blogging yang berisikan kode-kode script. Jika ingin agar blockquote untuk kode-kode script pada artikel anda tetap bisa disalin, anda bisa gunakan saja kode CSS berikut ini dan letakkan di atas kode ]]></b:skin> atau </style>. 

.post { -webkit-touch-callout:none; -webkit-user-select:none; -khtml-user-select:none; -ms-user-select:none; -moz-user-select:none; }
.post blockquote,.post pre,.post code { -webkit-touch-callout:text; -webkit-user-select:text; -khtml-user-select:text; -ms-user-select:text; -moz-user-select:text; }

Demikianlah tutorial tentang cara mengatur agar artikel Blog tidak bisa dicopy paste. Silahkan anda bisa memilih salah satu dari kedua script di atas yang cocok untuk diterapkan di blog anda. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya
Cara Agar Link Sumber Otomatis Muncul Saat Artikel DiCopy Paste

Cara Agar Link Sumber Otomatis Muncul Saat Artikel DiCopy Paste

link sumber muncul

Sebagai blogger, kita tentu berharap agar karya yang sudah kita buat dengan susah payah dapat memberikan manfaat bagi yang membacanya. Namun sayangnya, kadang kala niat baik kita tersebut dibalas dengan tindakan tidak menyenangkan oleh para tukang copas tidak bertanggung jawab. Mereka dengan seenaknya menyalin artikel kita untuk diposting ulang di situs miliknya tanpa menyertakan link menuju sumber aslinya. 

Tindakan seperti ini tentu membuat kita jengkel karena dapat merugikan kita sebagai pemilik asli tulisan tersebut. Untuk mengantisipasi terjadinya hal seperti ini, kita dapat mengatasinya dengan membuat sumber link otomatis yang akan muncul ketika artikel disalin. Cara kerjanya yaitu ketika ada orang lain menyalin postingan blog kita, maka secara otomatis sumber link juga akan terbawa atau akan muncul dengan sendirinya di bawah artikel yang dicopas tersebut.

Dengan cara ini, maka secara tidak langsung kita telah memperingatkan orang tersebut agar bersedia menyertakan sumber link dari artikel blog kita jika dia ingin menyalinnya di situsnya. Meskipun peringatan berupa sumber link otomatis ini nantinya bisa dihapus, setidaknya kita telah melakukan tindakan terpuji yaitu saling mengingatkan dalam kebaikan agar setiap orang sadar untuk dapat menghargai karya orang lain dengan selayaknya.

link sumber muncul 2
Contoh hasilnya

Cara Membuat Link Sumber Otomatis Saat Artikel DiCopy Paste

Untuk membuat Link Sumber Otomatis muncul saat artikel dicopas, caranya cukup mudah. Anda hanya perlu menambahkan beberapa kode script ke dalam html template anda. Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini. 

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pilih menu thema dan klik edit html. 

3. Cari kode </body>  dan letakkan kode berikut ini di atasnya. 

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
// Copy Text
function nocopas(){var e=window.getSelection();pagelink="<br/><br/>Link Sumber: "+document.location.href,copytext=e+pagelink,newdiv=document.createElement("div"),newdiv.style.position="absolute",newdiv.style.left="-99999px",document.body.appendChild(newdiv),newdiv.innerHTML=copytext,e.selectAllChildren(newdiv),window.setTimeout(function(){document.body.removeChild(newdiv)},100)}document.addEventListener("copy",nocopas);
//]]>
</script>

4. Silahkan simpan kembali template anda. 


Setelah script terpasang, anda bisa mengetesnya langsung dengan mencoba manyalin salah satu artikel di blog anda. Hasilnya, link sumber pun akan otomatis muncul di bagian bawah artikel yang disalin tersebut. Demikian. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Cara Agar Kita Terhindar dari Melakukan Dosa Besar

Cara Agar Kita Terhindar dari Melakukan Dosa Besar

Kerasnya hidup kadang kala membuat sebagian orang kehilangan kewarasannya sehingga apa pun dilakukannya demi mendapatkan apa yang diinginkannya. Tidak jarang orang-orang tersebut kemudian berani menerobos norma-norma agama dan terjerumus dalam perbuatan dosa besar yang sangat dilarang oleh agama.

berdoa agar dihindarkan dari dosa
via shutterstock

Secara umum, dosa-dosa besar dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok, seperti dosa terhadap Allah SWT  (syirik, kufur), dosa kepada orang tua (durhaka), dosa terhadap diri sendiri (bunuh diri), dosa dalam kehidupan bermasyarakat (mencuri, merampok, membunuh, dll), dan dosa-dosa besar lainnya. 

Bagi seorang Muslim, penting bagi kita untuk membentengi diri agar terhindar dari berbuat dosa-dosa besar tersebut. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan, beberapa di antaranya yaitu:

1. Senantiasa Ingat Kepada Allah

Dengan banyak mengingat Allah (dzikrullah), maka kita akan senantiasa terjaga dari berbuat dosa-dosa besar yang diharamkan oleh Allah SWT. Jika kita terhindar dari melakukan dosa besar, tentu kita akan memperoleh ampunan Allah SWT, dan kelak di alam akhirat akan dimasukkan ke dalam surgaNya. Allah SWT berfirman:

إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَآئِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُّدْخَلًا كَرِيمًا

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan akan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)". (QS. An-Nisa', 31)

2. Pahami Dampak dari Melakukan Dosa Besar

Setiap umat manusia, khususnya umat Islam hendaknya mesti menyadari bahwa ketika melakukan dosa besar, akibat buruknya terutama akan menimpa pelakunya sendiri. Akibat buruk (kemudharatan) dari perbuatan dosa besar akan menimpa pelakunya sendiri baik saat masih di dunia maupun ketika di akhirat kelak. Sebagai gambarannya anda bisa pahami firman Allah berikut ini:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ أَنْ يَقْتُلَ مُؤْمِنًا إِلَّا خَطَئًا  ۚ  وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَئًا فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلٰىٓ أَهْلِهِۦٓ إِلَّآ أَنْ يَصَّدَّقُوا  ۚ  فَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ عَدُوٍّ لَّكُمْ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ  ۖ  وَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍۢ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِّيثٰقٌ فَدِيَةٌ مُّسَلَّمَةٌ إِلٰىٓ أَهْلِهِۦ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُّؤْمِنَةٍ  ۖ  فَمَنْ لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِّنَ اللَّهِ  ۗ  وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِنًا مُّتَعَمِّدًا فَجَزَآؤُهُ ۥ  جَهَنَّمُ خٰلِدًا فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَلَعَنَهُ ۥ  وَأَعَدَّ لَهُ ۥ  عَذَابًا عَظِيمًا

"Dan tidak patut bagi seorang yang beriman membunuh seorang yang beriman (yang lain) kecuali karena tersalah (tidak sengaja). Barang siapa membunuh seorang yang beriman karena tersalah, (hendaklah) dia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta (membayar) tebusan yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) membebaskan pembayaran. Jika dia (si terbunuh) dari kaum yang memusuhimu, padahal dia orang beriman, maka (hendaklah si pembunuh) memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Dan jika dia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar tebusan yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barang siapa tidak mendapatkan (hamba sahaya) maka hendaklah dia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai tobat kepada Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana."

"Dan barang siapa membunuh seorang yang beriman dengan sengaja, maka balasannya ialah Neraka Jahanam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya dan melaknatnya serta menyediakan azab yang besar baginya". (QS. An-Nisa', Ayat 92 - 93)

3. Berusaha Menjadi Mukmin Seutuhnya

Orang-orang beriman, di mana pun dan kapan pun dia berada tentu tidak akan melakukan dosa besar. Hal ini disebabkan karena mereka menyadari bahwa jika melakukannya tentu akan mengalami kegelisahan batin dan ketidaktentraman jiwa. Mereka akan dikejar-kejar rasa bersalah, takut kalau perbuatan dosanya diketahui orang lain. 

Orang-orang beriman akan senantiasa melakukan perbuatan-perbuatan baik yang diridhai Allah SWT, yang mana salah satu hikmahnya dapat memberikan kedamaian, ketentraman, dan ketenangan jiwa. Rasulullah SAW bersabda:

"Perbuatan baik adalah sesuatu yang menenangkan jiwa dan menentramkan hati. Sedangkan dosa adalah sesuatu yang menggelisahkan jiwa dan tidak menentramkan hati, meskipun engkau mendapat fatwa dari orang-orang". (HR. Imam Ahmad) 

Juga sabda Rasulullah yang lain:

"Dosa adalah sesuatu yang berbekas di hatimu dan engkau tidak suka orang lain mengetahuinya". (HR. Imam Ahmad) 

4. Disiplin Mengerjakan Sholat Fardhu

Muslim/Muslimah yang disiplin dalam mengerjakan shalat fardhu, apalagi kalau ditambahkan dengan melaksanakan shalat sunnah, tentu akan mampu mengendalikan dirinya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar. 

Perbuatan keji adalah perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan seperti menipu, mencuri, merampok, dan membunuh. Sedangkan perbuatan mungkar adalah perbuatan yang menyimpang dari ajaran Allah SWT dan RasulNya seperti kufur, syirik, dan nifak. Terkait fungsi shalat dalam menangkal perbuatan-perbuatan dosa tersebut, Allah SWT berfirman:

اتْلُ مَآ أُوحِىَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَأَقِمِ الصَّلٰوةَ ۖ إِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (sholat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan". (QS. Al-'Ankabut, 45)

5. Senantiasa Beramal Shaleh

Orang-orang beriman akan berusaha agar senantiasa beramal shaleh dan mengendalikan diri untuk tidak berbuat dosa besar, baik itu lewat perkataan maupun perbuatannya. Selain itu, ia juga mesti meyakini bahwa setiap amal baik dan perbuatan jahat akan dicatat oleh dua malaikat yaitu Raqib dan 'Atid. Allah SWT berfirman:

مَّا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

"Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)". (QS. Qaf, 18)

Selengkapnya
Riwayat Hidup Ki Singapatra/ Patramenggala

Riwayat Hidup Ki Singapatra/ Patramenggala

Jika anda pernah mendengar atau membaca kisah sejarah dari Ki Bodronolo, Sang Bupati Panjer (Kebumen) pertama, maka di situ tersebutlah nama-nama orang dekat yang berada di sekelilingnya. Salah satu di antaranya yaitu tokoh bernama Ki Singapatra/ Patramenggala, sang mertua sekaligus rekan seperjuangan Ki Bodronolo saat mempertahankan bumi Panjer (Kebumen) dari penjajahan kompeni Belanda. 

Siapakah Ki Singapatra? 


Dari sekian banyak tokoh penting dalam sejarah Kebumen, Ki Singapatra merupakan salah satu tokoh yang keberadaannya jauh lebih dulu ada sebelum tokoh-tokoh seperti Arung Binang, Tumenggung Kolopaking, Pangeran Bumidirjo, dan bahkan Ki Bodronolo yang menjadi menantunya. Menurut riwayat, Ki Bodronolo mempersunting salah satu anak Ki Singapatra yang bernama Endang Patrasari.

Ki Singapatra/ Patramenggala diperkirakan hidup pada sekitar tahun 1500 hingga 1700 an dan merupakan tokoh pendiri desa Trukahan yang kini berubah menjadi kelurahan Kebumen. Bersama dengan Ki Bodronolo dan Ki Ageng (Sunan) Geseng, beliau juga turut berperan serta dalam menghalau kompeni Belanda yang hendak masuk wilayah Panjer pada tahun 1643. 

Memiliki nama asli Singapatra, tokoh ini juga dikenal dengan nama Nayapatra yang merupakan gelar setelah beliau memimpin wilayah Trukahan (Naya: pemimpin, Patra: Baik / Pantas). Adapun Patra Menggala adalah nama tua setelah beliau hidup mandita (menekuni dunia spiritual). 

Ada dua versi tentang siapa sosok Ki Singapatra ini. Versi pertama dari Babad Kolopaking menyebutkan bahwa Ki Singapatra adalah putra dari Ki Ageng (Sunan) Geseng, tokoh penyebar agama Islam dari tanah Bagelen. Namun versi ini dianggap lemah. Sedangkan versi kedua dari cerita turun – temurun trah Ki Singapatra mengatakan bahwa beliau adalah tokoh yang masih memiliki alur keturunan keluarga Majapahit. Hal ini bisa dilihat dari penggunaan nama binatang (Singa) pada nama beliau sebagaimana nama-nama binatang seperti Gajah, Lembu, Kebo dan lain- lain yang banyak digunakan pada zaman Majapahit. 

Meninggalkan Majapahit, Ki Singapatra melakukan perjalanan ke arah barat hingga akhirnya sampai di tepian sungai Luk Ula. Di sana, beliau kemudian mendapat petunjuk/ sasmita untuk membuka wilayah tersebut sebagai tempat tinggalnya. Setelah membuka wilayah tersebut, banyak warga dari berbagai daerah yang ikut bermukim di wilayah tersebut hingga semakin berkembang dan akhirnya diberi nama Desa Trukahan atau yang kini menjadi Desa Kebumen.

Suatu ketika, datanglah Ki Ageng (Sunan) Geseng ke wilayah desa Trukahan dan disambut baik oleh Ki Singapatra. Bahkan mereka berdua akhirnya menjadi sahabat karib dan bekerja sama mendirikan sebuah padepokan ilmu kanuragan dan spiritual di tepi sungai Luk Ula. Konon padepokan ini bertahan hingga masa perang Dipanegara dan digunakan sebagai tempat penyusunan strategi pasukan Panjer dibawah pimpinan Senopati Jamenggala. Pasca perang Dipanegara (tahun 1841), petilasan tersebut kemudian digunakan sebagai tempat ibadah (masjid) yang hingga kini dikenal sebagai masjid Darussalam Kelurahan Kebumen. 

masjid Darussalam
via sindonews.com

Dalam buku Sejarah Dinasti KRAT Kolopaking karya R. Tirto Wenang Kolopaking disebutkan bahwa saat tentara Kompeni/VOC mencoba mendarat di pesisir Urut Sewu Petanahan untuk menghancurkan lumbung-lumbung padi serta bahan pangan Panjer pada tahun 1643, prajurit Panjer di bawah komando Ki Bodronolo bersama dengan Ki Ageng (Sunan) Geseng dan Ki Nayapatra (Singapatra/ Patra Menggala) berhasil menghalau pasukan Belanda untuk mundur dan kembali ke kapal mereka meninggalkan pantai Petanahan. Atas keberhasilannya tersebut, Ki Bodronolo diberi sebutan gelar Ki Gedhe Panjer Roma I oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma. 

Pasca Sultan Agung Hanyakrakusuma wafat pada tahun 1645, Ki Singapatra sempat menjadi pejabat setingkat gubernur di pesisir utara Jawa setelah ditugaskan oleh Sultan Amangkurat I. Dimasa itu, beliau juga menikahi seorang putri dari Yudanegara I (bupati Banyumas ke-5) sebagai istri terakhir yang kemudian dikenal dengan Nyi Patra Menggala. 

Setelah lanjut usia, Ki Singapatra memutuskan pulang ke Trukahan (sekarang di jalan Garuda) dan menekuni laku spiritual hingga akhir hayatnya. Kini petilasan makamnya berada di pemakaman umum Kelurahan Kebumen (di Jalan Telasih/ timur kantor Kecamatan Kebumen ke selatan kurang lebih 700 meter). Situs Makam Ki Singapatra juga telah dipugar oleh masyarakat sekitar dan diresmikan oleh Dandim 0709/Kebumen pada Jumat Pahing 26 Juni 2014 lalu. (Sumber

situs ki Singapatra
via kebumen2013.com

Selengkapnya
Tips-Tips Sederhana Untuk Membangkitkan Kembali Semangat dalam Bekerja

Tips-Tips Sederhana Untuk Membangkitkan Kembali Semangat dalam Bekerja

kerja dengan semangat

Salah satu kunci keberhasilan dalam bekerja adalah semangat yang membara agar hasil kerja menjadi lebih maksimal. Namun sayangnya, rutinitas pekerjaan yang padat kadang kala membuat kita jenuh dan letih sehingga lambat laun semangat pun ikut menurun drastis dan berpengaruh pada hasil kerja kita. Untuk mengatasinya, maka semangat mesti lekas dibangkitkan kembali agar tidak semakin mengganggu produktifitas kita dalam bekerja. Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa anda coba untuk membangkitkan kembali semangat anda.

1. Awali Hari dengan Senyuman

Mulailah mengawali hari anda dengan senyuman untuk menumbuhkan semangat sebelum berangkat kerja. Dengan tersenyum, maka itu dapat mendongkrak semangat dan mood positif anda agar lebih siap saat menghadapi rutinitas kerja yang melelahkan. Ketika tersenyum, pelepasan senyawa neuropeptida dapat membuat anda menjadi lebih bahagia dan lebih semangat dalam bekerja. Senyuman ini juga dapat menular kepada rekan kerja anda sehingga mereka ikut tersenyum dan kerja pun menjadi lebih semangat.

2. Ingat Kembali Tujuan Bekerja

Saat semangat mulai menurun, salah satu cara untuk dapat membangkitkannya kembali adalah dengan mengingat kembali tujuan anda dalam bekerja. Hal ini bisa anda jadikan sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan sebagaimana anda idam-idamkan. Dengan fokus kembali pada tujuan anda bekerja, maka suasana hati yang telah berantakan dapat terajut kembali untuk perlahan bangkit dari rasa malas yang mulai melanda. Maknai pekerjaan anda dengan lebih positif agar anda dapat lebih semangat dan produktif dalam bekerja.

3. Atur Ruang Kerja Senyaman Mungkin

Kondisi tempat anda bekerja juga dapat mempengaruhi semangat anda ketika bekerja. Oleh karenanya, pastikan apa yang ada di sekitar ruang kerja anda terlihat rapi dan nyaman agar anda dapat bekerja dengan fokus dan maksimal. Hal ini bisa dilakukan misalnya dengan merapikan meja yang berantakan, mengkategorikan arsip-arsip penting agar mudah untuk dicari saat dibutuhkan, atau pun dengan cara menghias ruang kerja anda dengan bunga atau foto keluarga agar anda lebih semangat bekerja. Namun pastikan agar hal itu tetap sesuai dengan kebijakan perusahaan.

5. Temukan Sahabat di Tempat Kerja

Bekerja bukan hanya tentang bagaimana kita dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-sebaiknya, namun juga bagaimana kita dapat bekerja sama dengan orang-orang di sekeliling kita. Agar hal itu dapat terwujud, penting bagi anda untuk memiliki teman dekat yang dapat bersinergi dengan anda dalam bekerja bersama. Memiliki teman dekat di tempat kerja juga bisa membuat kita menjadi lebih semangat dalam bekerja. Sahabat bisa menjadi tempat berbagi rasa untuk saling mendukung dalam bekerja. Selain itu, pekerjaan juga akan jadi terasa lebih ringan, menyenangkan, dan hasil lebih memuaskan.

6. Istirahat Saat Mulai Jenuh

Meski harus fokus saat bergelut dengan pekerjaan, usahakan untuk tetap rileks agar anda dapat bekerja dengan tenang dan menyenangkan. Saat rasa lelah dan jenuh mulai melanda, anda dapat mengambil waktu jeda untuk beristirahat sebentar sembari melemaskan otot-otot yang kaku dan tegang. Anda dapat bangkit dari kursi untuk jalan-jalan sebentar atau berjalan menuju toilet untuk membasuh muka agar pikiran terasa segar kembali. Memanfaatkan waktu jeda untuk beristirahat cukup penting agar aliran darah mengalir lancar sehingga anda siap untuk kembali bekerja.

7. Bagi Waktu Anda dengan Bijak

Bekerja memang kadang harus bergelut dengan banyak tekanan sehingga kita mesti bisa membagi waktu dengan baik agar pekerjaan tidak menjadi berantakan. Ngotot untuk menyelesaikan lebih dari satu tugas berbarengan justru bisa membuang waktu berharga dan berpengaruh pada kualitas pekerjaan anda yang menjadi tidak maksimal. Oleh karenanya, kelola waktu dengan baik agar pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Kuncinya, fokus untuk selesaikan satu tugas di satu waktu sebelum memutuskan beralih ke proyek berikutnya.

Itulah beberapa tips sederhana yang dapat anda lakukan untuk mengembalikan kembali semangat dalam bekerja. Semoga Sukses.
 
Selengkapnya
Tulisan Jawa, Pembakuan dan Penggunaan Aksara Carakan

Tulisan Jawa, Pembakuan dan Penggunaan Aksara Carakan

aksara jawa pada nama jalan

Ada ratusan juta orang di bumi ini yang menggunakan bahasa jawa, tersebar mulai dari masyarakat pulau Jawa (Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta), Lampung, Medan Deli, Suriname, Afrika Selatan, dan lain sebagainya. Nyatanya, lebih banyak orang menggunakan bahasa Jawa ketimbang yang menggunakan bahasa Itali. 

Namun sayangnya, kini bahasa Jawa hanya menjadi bahasa lisan. Buku, koran, atau majalah bahasa Jawa sangat sulit untuk bisa kita temui, mungkin hanya tinggal Jayabaya dan Penjebar Semangat (kalau tidak salah). Sudah jarang ada penerbit yang nekat menerbitkan buku fiksi apalagi buku ilmiah dalam bahasa jawa sebab pasti tidak lakunya. Penulis jawa sendiri sudah tidak mau lagi menulis dalam bahasa jawa lagi, blog khusus bahasa jawa juga termasuk barang langka.

Memang menulis bahasa jawa itu repot, seseorang yang tidak biasa berbicara menggunakan bahasa jawa bakal kesulitan saat membaca tulisan bahasa jawa. Vokal /a/ saja ada dua variasinya, yaitu a (pelan) dan a (ana). Vokal /e/ ada yang diucapkan: é (sate), e (mateng), dan è (bèbèk). Huruf /d/ ada yang dibaca dh (dhadha) dan ada d (kandel). Huruf t ada dibaca t (ketan) dan ada th (kethak). Zaman mesin cetak letter press, beberapa huruf dibedakan dengan menambahkan titik di bawahnya. Karena mesin ketik sulit membuat titik bawah, maka dalam pembakuan baru ditambah "h" dadi /th/ dan /dh/. 

Pembakuan Tulisan Jawa

Sekarang zaman telah semakin maju dan serba digital. Semua informasi dari berbagai bahasa bisa dengan mudahnya diakses lewat internet. Namun ternyata belum ada upaya pembakuan lagi bahasa jawa yang lebih tepat sampai sekarang. Penulisan vokal /a/ (alon) dengan /a/ (ana) masih rancu. Sebagai contoh misalnya kutha (kota) Solo ada yang menulis Sala dan ada yang menulis Solo. Maka, ada yang menyebut Solo (dibaca seperti "sop") dan ada yang menyebut Sala (dibaca seperti huruf o pada kata "bolong"). 

Disebabkan tulisan jawa baku masih kurang aplikatif, maka yang bukan orang jawa dan tidak biasa berbicara dalam bahasa jawa, ketika membaca tulisan bahasa jawa akan membuat tertawa. Bojo loro (istri sakit) dengan bojo loro (istri dua) bisa sama penulisannya meskipun artinya sangat berbeda jauh. Maka, harusnya para ahli bahasa jawa perlu mencari ganti "a" yang pas dan secara teknis mudah. Dahulu pernah dicoba kondisi default a dianggap "ao" kalau "a" seperti bahasa Indonesia digaris bawahi. 

Tata cara penulisan bahasa jawa baku yang sekarang menurut saya kurang sreg sebab rancu atau tidak konsisten. Contohnya, tambahan "h" untuk mengganti titik bawah pada "d" justru membuat bingung. Pada teks bahasa Indonesia, dada dibaca [dada], tapi kalau itu bahasa jawa, agar bunyinya sama dengan yang bahasa Indonesia mesti ditulis [dhadha]. Lha bagaimana tho, masak bunyinya sama tulisannya beda? 

Kalau boleh usul, dada pada tulisan jawa tetap ditulis [dada]. Bahasa Indonesianya berani diterjemahkan bahasa jawa kendhel. Tapi pisau tumpul bahasa jawanya ditulis peso kethul sebab kalau ditulis pangot ketul maksudnya 'obat batuk' (obat watuk) dibaca obat bathuk (obat jidat). 

Aksara Jawa (Carakan) 

Idealnya bahasa jawa memang mestinya dilambangkan dengan tulisan yang persis, yaitu menggunakan aksara jawa alias carakan. Meskipun ini katanya juga bukan aslinya, melainkan impor dari agen tunggal pemegang merek Eyang Ajisaka. Sudah jarang-jarang orang tahu carakan. Sisa carakan tinggal sedikit bisa ditemui pada nama jalan dan beberapa tempat di Solo dan Yogyakarta atau untuk walikan gaya Yogyakarta. Zaman sekarang siapa yang masih mau belajar carakan?. 

Memang sudah ada upaya memasukkan carakan ini di UNICODE, namun apakah sekarang ketika berhasil masuk, carakan sudah bisa berkembang karena kita sudah bisa menulis jawa pakai aksara carakan menggunakan kibor?. Apakah kemudian ada Windows versi Hanacaraka atau mengirim pesan SMS dan Whatsapp menggunakan tulisan aksara jawa?. Carakan tidak bisa disamakan dengan aksara Kanji, Mandarin, atau Arab yang masih dipakai dan berkembang sampai sekarang. 

Sekarang masih banyak dijumpai buku sampai brosur penggunaan alat atau bahan menggunakan aksara Kanji, Cina atau Arab. Namun, mana ada buku atau brosur atau bahkan poster peringatan terbitan baru yang ditulis menggunakan aksara jawa? 


Diterjemahkan semampunya dari: Mbilawang - Njegolan, dengan beberapa perubahan seperlunya. 

Selengkapnya