Membuat Karya Ilmiah dan Tahapan-Tahapannya

Membuat Karya Ilmiah dan Tahapan-Tahapannya


Dinukil dari wikipedia, Karya ilmiah adalah laporan tertulis yang diterbitkan untuk memaparkan hasil dari penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Bagi penulisnya, karya ilmiah juga dapat menjadi wahana untuk melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis. Karya ilmiah sendiri dapat berupa skripsi, makalah, laporan penelitian, artikel, paper dan lain sebagainya. 

Membuat karya ilmiah

Pada dasarnya, karya Ilmiah adalah suatu karangan atau tulisan yang disusun berdasar tulisan, karangan, dan gagasan yang ditulis dengan menyatukan beberapa bahan informasi sehingga tersusunlah suatu karya baru dan utuh.

Suatu karya ilmiah dibuat secara ilmiah berdasar pada fakta (kenyataan) ilmiah yang berasal dari penelitian pustaka, penelitian laboratorium, atau penelitian lapangan. Selain itu, karya ilmiah juga disusun menggunakan metode ilmiah, dengan menitik beratkan pada keobjektifan penelitian yang diajukan dan dalamnya materi yang dibahas.

Ciri-Ciri Karya Ilmiah


Penilaian baik dan tidaknya suatu karya ilmiah itu bisa dilihat dari tiga kriteria, yaitu (1) isinya, (2) bahasanya, dan (3) penyajiannya.

Berdasar pada ketiga kriteria tersebut, karya ilmiah yang baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Memuat bab dengan baik. 
  2. Didukung dengan informasi yang terbukti kebenarannya. 
  3. Menggunakan analisis ilmiah yang objektif. 
  4. Analisis secara mendalam dan sistematis.
  5. Teliti dan berhati-hati dalam membuat kesimpulan. 
  6. Menggunakan bahasa yang jelas, lugas, serta komunikatif. 
  7. Penyajian runtut, sistematis, serta logis. 

Kerangka Karangan


Ada beberapa tahapan yang harus diikuti oleh seorang penulis agar karangan (karya ilmiah) yang dibuat dapat memenuhi syarat karangan yang baik. Tahapan-tahapan dalam penulisan karya ilmiah yaitu sebagai berikut:

  • Tahap sebelum penulisan, yaitu: pemilihan topik, pembatasan topik, menentukan judul, menentukan penulisan, mengumpulkan bahan materi, dan membuat kerangka karangan. 
  • Tahap penulisan, yaitu: tahap penjelasan kerangka karangan hingga menjadi karangan utuh. 
  • Tahap revisi, yaitu: tahap pembacaan ulang terhadap karangan yang sudah dibuat untuk mencari tahu apakah masih ada kesalahan serta menambahkan kekurangan di dalam karangan yang sudah dibuat. 

Pemilihan Topik


Dalam tahap pemilihan topik, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:

  • Berguna bagi perkembangan ilmu/profesi penulis. 
  • Cukup menarik perhatian jika dibuat.
  • Dipahami dengan baik. 
  • Bahan materi bisa dicari dan mudah untuk dicari.
  • Tidak terlalu luas pembahasan, namun juga tidak sempit. 

Menentukan Judul


Menentukan judul karangan yang baku antara lain sebagai berikut:

  • Berhubungan dengan topik dan isi karangan.
  • Jelas, tidak ambiguitas. 
  • Singkat dan ringkas. 
  • Tidak berupa kalimat. 

Bahan Penulisan


Bahan pustaka

Yang dimaksud dengan bahan penulisan yaitu beberapa informasi yang digunakan untuk menjangkau tujuan penulisan. Informasi tersebut bisa berupa contoh, detail, proses, pengelompokkan, perbandingan, hubungan sebab akibat, dan lain-lain.

Selain itu, sumber bahan juga bisa berupa referensi dan pengalaman-pengalaman secara langsung di laboratorium atau lapangan, namun bisa juga secara tidak langsung yaitu dari buku-buku bacaan. Bahan-bahan tersebut hendaknya dicatat dalam buku catatan data penelitian. 

Sistematika Penulisan


Karangan ilmiah yang utuh memuat bab-bab seperti di bawah ini:

  1. Judul. 
  2. Kata pengantar, Isi Penjelasan bab tentang dibuatnya penulisan, informasi bab bimbingan, arahan, dan bantuan, ucapan terima kasih dan harapan agar karangan dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya.
  3. Daftar isi.
  4. Pendahuluan, isi latar belakang masalah, rumusan masalah, serta tujuan dan manfaat penelitian. Ada juga penulis yang menggunakan model ruang lingkup masalah, teori yang digunakan, sumber data, dan metode penelitian yang digunakan. 
  5. Isi, berupa penjelasan bab topik yang dibahas. 
  6. Penutup, berupa kesimpulan dan saran.
  7. Daftar Pustaka. 
  8. Lampiran. 

Sedangkan bahasa yang dipakai dalam karya ilmiah hendaknya menggunakan pemilihan ragam bahasa ilmiah yang mempunyai ciri-ciri seperti di bawah ini:

  • Formal dan objektif. 
  • Lugas dan jelas. 
  • Ringkas dan padat.
  • Konsisten. 
  • Menggunakan istilah-istilah teknis.
  • Nalar. 

Finalisasi


Finalisasi yaitu tahap revisi naskah. Penulis melakukan cek ulang terhadap draft karya ilmiahnya dari segi isi, bahasa, ejaan, tanda baca, dan teknik penulisan. Jika penulis menemukan kekurangan atau kesalahan dalam karya ilmiahnya, maka penulis segera melakukan perbaikan melalui revisi naskah.

Selengkapnya
Cara Melindungi Diri Agar Terbebas dari Virus Corona

Cara Melindungi Diri Agar Terbebas dari Virus Corona


Di awal tahun 2020 ini, masyarakat dunia sedang diuji dengan mewabahnya virus Corona yang menjangkiti orang-orang di seluruh dunia hingga menimbulkan jatuhnya banyak korban jiwa tidak terhitung jumlahnya. Efeknya benar-benar merubah wajah dunia ini, sehingga aktivitas-aktivitas keramaian pun terhenti akibat virus ini.

Tidak terkecuali di Indonesia, penyebaran virus ini juga semakin mengkhawatirkan dengan meningkatnya jumlah penderita yang terpapar virus berbahaya ini. Agar penyebaran virus ini bisa terputus, himbauan pemerintah hendaknya kita patuhi dengan menerapkan sosial distancing agar pandemi wabah ini segera berakhir di negeri ini dan di seluruh dunia.

Dengan menjaga jarak sosial (social distancing) untuk sementara, hindari berkerumun, dan tetap berkegiatan di rumah, kiranya itulah salah satu kunci penting untuk menghentikan wabah ini.

Banyak artikel yang membahas atau mengulas segala hal tentang virus Corona atau COVID 19 ini, sehingga pada artikel kal ini saya hanya ingin mengulas tentang bagaimana cara melindungi diri kita agar bisa terbebas dari virus ganas ini.

Dikutip dari siaran radio Swadesi Kebumen dengan sedikit penambahan, beberapa langkah tindakan pencegahan yang bisa kita lakukan agar terhindar dari paparan virus Corona di antaranya yaitu:

1. Mencuci Tangan Dengan Benar


Mencuci tangan dengan benar
via pixabay

Mencuci tangan dengan benar adalah cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus COVID 19. Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik. Pastikan seluruh bagian tangan tercuci bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari dan kuku.

Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum makan atau setelah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, serta setelah batuk atau bersin. Cuci tangan juga penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah asi.

2. Menggunakan Masker


Menggunakan masker
via shutterstock

Cara memakai masker yang benar adalah sisi berwarna pada masker harus menghadap keluar, sementara sisi dalamnya yang berwarna putih menghadap wajah dan menutupi dagu, hidung dan mulut. Sisi berwarna putih terbuat dari material yang dapat menyerap kotoran dan menyaring kuman dari udara.

Ketika melepaskan masker dari wajah, baik masker bedah maupun masker N95, hindari menyentuh bagian depan masker, sebab bagian tersebut penuh dengan kuman yang menempel. Setelah melepas masker, cucilah tangan dengan sabun atau hand sanitizer agar tangan bersih dari kuman yang menempel.

3. Menjaga Daya Tahan Tubuh


Makanan sehat
via jatikom.com

Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, kita disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein seperti telor, ikan, dan daging tanpa lemak. Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

4. Tidak Pergi ke Negara Terjangkit


Larangan bepergian
via katadata.co.id

Tidak hanya Tiongkok, penyakit infeksi virus Corona, kini sudah mewabah ke beberapa negara yang lain seperti Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, India, Amerika Serikat, dan negara-negara kawasan Eropa. Virus Corona juga sudah terkonfirmasi ditemukan di negara-negara tetangga Indonesia seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filiphina.

Agar tidak tertular virus ini, kita disarankan untuk tidak bepergian ke tempat-tempat yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona, atau berpotensi menjadi lokasi penyebaran Corona Virus.

5. Hindari Kontak Dengan Hewan yang Berpotensi Menularkan Corona Virus


Larangan kontak hewan penyebar virus
via pixabay

Corona Virus jenis baru diduga kuat berasal dari hewan kelelawar dan disebarkan oleh beberapa hewan lain seperti mamalia dan reptil. Oleh sebab itu, hindarilah kontak dengan hewan-hewan tersebut.

Jika ingin mengkonsumsi daging atau ikan, pastikan daging atau ikan tersebut sudah dicuci dan dimasak hingga benar-benar matang. Hindari mengkonsumsi daging atau ikan yang sudah tidak segar atau busuk. 

6. Hindari Kerumunan Atau Kegiatan Sosial (Berkumpul) Untuk Sementara


Social distancing
via pixabay

Seiring dengan meningkatnya persebaran virus Corona di negeri ini, pemerintah telah menetapkan aturan bagi masyarakat untuk menerapkan jaga jarak atau social distancing (pembatasan sosial).

Social distancing adalah serangkaian tindakan pengendalian yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular. Tujuannya yaitu untuk mengurangi kemungkinan kontak antara orang terinfeksi dan orang lain yang tidak terinfeksi, sehingga dapat meminimalkan penularan penyakit, morbiditas, dan terutama kematian. 

Oleh karenanya, untuk sementara waktu kita memang dianjurkan untuk menghindari kegiatan berkerumun dengan orang banyak, termasuk pada event-event tertentu seperti kegiatan olahraga, pertunjukan, hajatan pernikahan, dan kegiatan massal semacamnya.

Bila tidak ada kebutuhan mendesak, kita juga disarankan untuk tetap berkegiatan di rumah saja. Bagi para perantau juga diharapkan untuk tidak pulang dulu ke kampung halaman, atau jika mengharuskan pulang maka ia harus memeriksakan kesehatan diri terlebih dulu ke puskesmas.

Semua ini dilakukan semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini, sehingga pandemi wabah ini dapat segera berakhir dan kehidupan sosial dapat berjalan normal kembali. 

Bila anda mengalami gejala flu seperti batuk, demam, dan pilek yang disertai lemas dan sesak napas, apalagi bila dalam dua minggu terakhir anda bepergian ke Tiongkok atau negara-negara lain yang sudah memiliki kasus infeksi virus Corona, atau mungkin juga anda pernah mengadakan kontak langsung dengan orang lain yang berpotensi menyebarkan virus ini kepada anda, maka segeralah periksakan diri ke dokter atau puskesmas agar dapat dipastikan penyebabnya, dan diberikan penanganan yang tepat. 

Itulah beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk membentengi diri dari penyebaran virus Corona ini. Semoga dengan menerapkan beberapa langkah di atas, kita semua bisa terhindar dari virus mematikan ini.

Harapan kita, semoga virus ini dapat segera hilang dan musnah dari muka bumi ini, sehingga kengerian ini dapat segera berakhir dan aktivititas dapat berjalan normal kembali. Sekian, semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Wejangan Ajaran Hastha Brata Bagi Seorang Pemimpin

Wejangan Ajaran Hastha Brata Bagi Seorang Pemimpin


Raden Rama dan Gunawan Wibisana

Setelah berakhirnya perang brubuh Alengka, dimana Dasamuka berhasil dikalahkan dan dikurung di Gunung Sumawana oleh Hanoman, Sang Prabu Rama Wijaya, Ratu Negeri Pancawati menghendaki supaya Gunawan Wibisana, adik dari Dasamuka dilantik menduduki singgasana Keraton Alengka menggantikan kakaknya.

Sebelum hal itu terlaksana, Prabu Rama Wijaya terlebih dulu memberikan beberapa wejangan penting kepada Gunawan Wibisana untuk dipatuhi. Wejangan-wejangan tersebut mengandung delapan sifat atau perilaku yang harus ia jalankan atau wujudkan saat telah memegang tampuk kekuasaan di negeri Alengka.

Delapan wejangan ini disebut dengan istilah "Hasthabrata". Apa saja isi wejangan dalam hastha brata itu?, berikut uraiannya. 

Pertama: Kadya Surya (Seperti Sang Surya, Matahari)


Maksudnya bahwa seorang pemimpin harus mampu memberi pencerahan, semangat, menghidupkan, dan menumbuhkan. Seorang pemimpin yang menguasai sifat matahari harus senantiasa memberikan inspirasi dan semangat kepada rakyatnya dalam menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi. Energi positif seorang pemimpin dapat memberi petunjuk dan solusi atas masalah yang dihadapi pengikutnya.

Kedua: Kadya Candra (Seperti Bulan) 


Maksudnya bahwa seorang pemimpin harus menciptakan suasana keteduhan, tenang, rukun, tentram cinta, sabar, dan indah. Seorang pemimpin yang belajar dari sifat rembulan harus senantiasa mengayomi anak buahnya, memperlakukan mereka dengan baik, memberikan penerangan dan membimbing rakyatnya yang berada dalam kegelapan.

Selain memperhatikan harkat dan martabat pengikutnya, seorang pemimpin juga harus menjadi penuntun dan memberikan pencerahan bagi sesama, sehingga hidup dapat berjalan dalam tentram dan penuh cinta kasih. 

Ketiga: Kadya Kartika (Seperti Bintang) 


Maksudnya bahwa seorang pemimpin haruslah bisa menjadi pembimbing, dan dapat dijadikan teladan bagi rakyatnya. Dalam kehidupan sehari-hari, bintang memang dapat menjadi pedoman bagi mereka yang kehilangan arah, sehingga keberadaannya dibutuhkan oleh manusia.

Dalam kaitannya dengan hal ini, seorang pemimpin harus belajar bertindak seperti halnya bintang yang bisa menjadi pedoman perilaku bagi rakyatnya, menjadi teladan serta panutan bagi masyarakatnya.

Keempat: Kadya Samirana (Seperti Angin) 


Maksudnya bahwa meski tanpa harus selalu menonjolkan dirinya, seorang pemimpin harus selalu bisa mengisi ruang yang kosong, masuk ke dalam jurang paling dalam dan memberikan nafas bagi kehidupan. Pemimpin yang menguasai sifat angin haruslah selalu berperan bagi rakyatnya, menghidupkan suasana, setiap perkataannya harus selalu disertai dengan argumentasi serta dilengkapi data dan fakta.

Dengan demikian, pemimpin yang menguasai sifat angin ini akan selalu melakukan check and recheck sebelum berbicara atau mengambil keputusan.

Kelima: Kadya Tirta (Seperti Air) 


Maksudnya bahwa seorang pemimpin harus bertindak layaknya air, dimana air mengalir selalu ke bawah. Ia yang di atas harus berlaku adil dan jujur, luwes, dan dapat menyelaraskan dengan keadaan. Laksana air yang bisa meresap ke dalam lubang terkecil dan memiliki sifat membersihkan, seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan siapapun. Selain itu, pemimpin juga harus selalu memperhatikan potensi, kebutuhan dan kepentingan pengikutnya, bukan semata mengikuti kebutuhan dirinya sendiri.

Keenam: Kadya Dahana (Seperti Api) 


Maksudnya bahwa seorang pemimpin haruslah mempunyai sifat tegas dan siap untuk menghukum siapa saja yang berbuat salah atau melanggar hukum tanpa pandang bulu. Selain itu, seorang pemimpin yang menguasai sifat seperti api maka ia harus cekatan dan bertindak tuntas dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi. Ia juga mesti selalu konsisten dan objektif dalam menegakkan aturan, tegas, tidak pandang bulu dan objektif, serta berlaku adil tidak memihak.

Ketujuh: Kadya Samodra (Seperti Samudra) 


Maksudnya bahwa seorang pemimpin harus mempunyai wawasan luas dan pikiran yang dalam, dapat menemukan solusi dari mana saja dan memiliki sifat dinamis. Artinya, seorang pemimpin hendaknya mempunyai keluasan hati dan pandangan, serta dapat menampung semua aspirasi dari siapa saja, dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan pengertian terhadap rakyatnya. Ibarat luas dan dalamnya samudra, pemimpin memang sudah seharusnya memiliki wawasan yang luas dan dalam. 

Kedelapan: Kadya Bantala (Seperti Bumi) 


Maksudnya bahwa ibarat bumi, seorang pemimpin haruslah bisa menjadi tempat berpijak dan bersatunya orang banyak, tanpa membedakan satu dengan lainnya. Selain itu, ia juga harus bisa memberikan kesejahteraan bagi orang banyak tanpa pamrih atau mengharap imbalan. Seperti halnya ibu pertiwi yang mengayomi putra-putrinya, seorang pemimpin juga harus mampu memelihara, menjadi pengasuh, pemomong, dan pengayom bagi rakyat yang berada di bawah kekuasaannya. 

Itulah penjabaran singkat dari wejangan yang keluar dari mulut Prabu Rama Wijaya, tidak lain dia adalah perwujudan titisan dari Bathara Wisnu. Kedelapan wejangan tersebut merupakan kutipan atau cuplikan adegan dari epos atau wiracarita Ramayana yang sudah dikenal umum sejak puluhan abad lalu. Epos ini sendiri berasal dari budaya Hindu di kaki pegunungan Himalaya yang kemudian menyebar hingga pulau Jawa dan tumbuh menjadi bagian dari budaya Jawa lewat kesenian wayang.

Wejangan berupa delapan perilaku dalam hasthabrata ini semuanya tertuju kepada 8 unsur alam di atas, dimana kesemua unsur alam tersebut mempunyai kegunaan dan manfaat bagi manusia, bahkan makhluk hidup secara keseluruhan.

Unsur-unsur alam tersebut dalam memberikan manfaat sama sekali tidak pilih kasih atau diskriminasi. Matahari saat memberikan cahayanya tidak hanya diberikan kepada bangsa tertentu, rembulan juga tidak hanya memberikan penerangannya kepada agama tertentu, begitu seterusnya.

Ajaran "Hastha Brata" memberikan pegangan kepada setiap orang yang mendapatkan amanah kepemimpinan, baik itu dalam lingkup keluarga, masyarakat, maupun negara agar belajar kepada delapan sifat luhur dari unsur-unsur alam tersebut.

"Hasthabrata" memberikan piwulang atau pelajaran kepada seorang pemimpin atau bahkan semua orang agar mau mengayomi seperti halnya mentari, bulan, bintang, angin, air, api, laut dan bumi. Kiranya itulah inti atau saripati dari ajaran "Hastha Brata". Demikian, semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Lulus Kuliah/Sekolah, Pilih Kerja atau Jadi Pengusaha?

Lulus Kuliah/Sekolah, Pilih Kerja atau Jadi Pengusaha?

Lulus sekolah atau kuliah

Saat seseorang lulus sekolah atau pun kuliah, maka tahap selanjutnya ia harus menentukan langkah apa yang kemudian mesti dipilih dalam hidupnya. Sebagian mungkin ada yang berpikir untuk mengabdikan diri bekerja di lembaga pemerintahan (PNS), kerja di perusahaan, pabrik, dan sebagainya. Atau mungkin ada juga sebagian lulusan yang merasa mampu dan siap untuk mulai membuka bisnis sendiri, berwirausaha atau menjadi seorang pengusaha dengan harapan menjadi orang sukses ke depannya.

Semua memang ada pada pilihan masing-masing-masing. Tidak ada paksaan bahwa seorang lulusan sarjana misalnya harus bisa bekerja di perusahaan ternama dan semacamnya. Jika bisa dijalani dengan baik, semua pilihan sama bagusnya bagi orang yang mau berusaha. 

Pentingnya Soft Skill dalam Persaingan Dunia Kerja

Jika anda memilih untuk bersaing dalam ketatnya persaingan dunia kerja, maka anda mesti siapkan diri anda untuk menjadi seorang "petarung tangguh" yang siap untuk menjalani setiap tahap rangkaian dalam menghadapi sengitnya persaingan menembus dunia kerja pada saat ini. Agar bisa berhasil kerja di tempat impian memang tidak semudah pada zaman dulu.

Pada masa kini, ia yang berhasil adalah ia yang menang dalam persaingan. Oleh karenanya, setiap sarjana (kuliah) atau pun lulusan sekolah diharapkan untuk tidak hanya memiliki kemampuan dalam ketrampilan bidang akademik saja, melainkan ia juga harus memiliki poin lain yang mesti dikuasai yakni kekuatan mental dalam bersaing, atau biasa disebut soft skill. Sebab, dalam dunia kerja kemampuan soft skill ini sangat dibutuhkan. 

Maka tidak heran jika pendidikan pada masa kini biasanya telah membekali para siswa atau mahasiswanya dengan materi mengenai bagaimana cara beretika sebagai seorang pelajar, cara beradaptasi dan cara menghadapi orang lain, terutama ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.

Berkaitan dengan kemampuan mental dalam bersaing, soft skill saat ini adalah penunjang bagi seseorang yang akan bekerja atau pun membuat lapangan pekerjaan. Hal ini dapat diketahui dari fakta bahwa sebagian besar perusahaan ternyata lebih memilih calon tenaga kerja dengan kemampuan soft skill yang sangat baik meskipun hard skillnya masih kurang, dibandingkan yang memiliki hard skill mumpuni tetapi kemampuan soft skillnya kurang. 

Kerja karir

Perusahaan beranggapan bahwa memberikan ketrampilan teknikal itu lebih mudah dibandingkan dengan memberikan ketrampilan soft skill. Sebab, soft skill itu tumbuh dari masing-masing pribadi dan perlu dilatih dalam waktu yang panjang. Kemampuan soft skill ini antara lain dalam hal kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim, sikap kerendahan hati untuk mau melayani, dan bagaimana sikap saat berinteraksi dengan orang lain.

Karena pentingnya akan hal ini, maka setiap pelajar hendaknya mesti selalu berusaha mengasah kemampuan soft skillnya agar semakin berkembang. Dengan begitu, maka ketika lulus dan masuk dunia kerja, mereka sudah siap untuk menjadi individu unggul, membawa pengaruh positif di tempat kerjanya, dan peningkatan karier akan berjalan sesuai dengan yang mereka inginkan. 

Kiat Menjadi Pengusaha Sukses 

Seiring dengan sengitnya persaingan dunia kerja, banyak lembaga pendidikan yang merekomendasikan para lulusannya untuk mau menjadi seorang entrepeneur. Tidak hanya yang hendak jadi karyawan atau pegawai, lulusan sarjana atau pelajar juga diharapkan bisa sukses menjadi seorang pengusaha.

Maka tidak heran jika para dosen atau guru pada masa kini biasanya tidak hanya sekedar mendidik pelajar atau mahasiswa menjadi orang pintar saja, melainkan juga memberi bekal kepada murid-muridnya tentang bagaimana cara untuk bisa menjadi pengusaha sukses.

Intinya, selagi masih muda, seorang pelajar harus rajin, sering membaca, berkarya, pandai membaca peluang, serta hidup hemat. Satu hal yang juga sangat penting, jangan mudah putus asa. 

Ungkapan "Kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda" memang benar adanya, sehingga selagi masih muda dan belum punya tanggungan keluarga, pelajar atau mahasiswa harus berani dan jangan takut gagal untuk membuka usaha atau berwiraswasta walau kecil-kecilan.

Hal ini dilakukan untuk membangkitkan jiwa pengusaha dalam dirinya. Karena hanya dengan cara demikianlah, usaha yang dilakukan tersebut nanti akan menjadi besar. Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat seperti sekarang ini, memang banyak orang ingin sukses dengan cara instan. Namun itu salah, jelas tidak mungkin bisa, semua harus diawali dengan yang kecil lebih dulu, tidak bisa langsung besar. Sebab semua harus melalui proses. Untuk itu, bagi para mahasiswa atau pelajar, bila memiliki waktu luang hendaknya bisa membuka usaha meskipun kecil-kecilan, dan apapun jenisnya.

Pengusaha

Dengan mengembangkan jiwa entrepeneur saat masih kuliah atau sekolah, maka saat selesai sekolah nanti, usaha yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. Bahkan syukur-syukur sudah menjadi besar. Tapi semua itu memang harus dilakukan dengan sabar, teliti, ulet, jangan mengeluh, dan jangan takut gagal.

Dengan bekal kegigihan dan keuletan, maka yakinlah usaha yang dijalankan pasti akan berkembang dan berhasil sukses. Oleh karenanya bagi anda para mahasiswa atau pelajar, semangatlah untuk bisa membuka usaha. Daripada waktu luang anda habis terbuang sia-sia, maka lebih baik anda isi dengan membuka usaha meskipun kecil-kecilan. Jika anda giat, gigih, dan ulet, insya Allah kesuksesan akan segera menjemput masa depan anda. Demikian. Semoga bermanfaat. (SM, Oktober, 2017). 

Selengkapnya
Cara Mengatasi Unparsable Structured data Parsing error yang Muncul di Google Console

Cara Mengatasi Unparsable Structured data Parsing error yang Muncul di Google Console


Menjadi seorang blogger seutuhnya, kita memang harus selalu rutin secara berkala untuk mengecek dan memperhatikan kesehatan dan kebutuhan blog kita agar ia dapat selalu berkinerja dengan baik seperti yang diharapkan. Saat kita mengelola blog, masalah-masalah baru memang seringkali muncul seiring dengan perkembangan update terbaru, sehingga membutuhkan penanganan kita sebagai pemilik blog agar selalu tanggap terhadap permasalahan yang terjadi dan segera mungkin mengatasinya.

Bagi blogger pengguna google console (google webmaster) untuk kelengkapan alat tempur ngeblognya, mungkin tidak jarang kita akan sering mendapatkan notifikasi berupa masalah-masalah baru yang mesti diatasi. 

Dari mulai ngeblog, entah sudah berapa kali saya mendapatkan sebuah notifikasi berupa masalah yang muncul di google console untuk segera diperbaiki. Selama ini, Alhamdulillah semua masalah tersebut dapat teratasi dengan baik dengan memperbaikinya seoptimal mungkin.

Memang sebagian blogger mungkin tidak begitu peduli akan hal ini, tapi bagi saya, saran dari google ini tetap memerlukan penanganan agar blog tetap berkinerja dengan baik sesuai arahan dari google. Dan memang ke depannya masalah lain kiranya juga akan muncul seiring dengan aktivitas blogging, namun sepanjang kita mau mempelajari dan mengidentifikasi masalahnya, insya Allah semua pasti bisa teratasi dengan baik. 

Beberapa hari yang lalu, saya juga baru saja mendapati sebuah pesan dari google console mengenai masalah baru berkaitan dengan Unparsable Structured data karena parsing error. Berikut penampakannya:

Pesan masalah

Dari keterangan di atas diketahui bahwa telah terjadi error parsing di situs saya. Error ini terjadi karena data terstruktur tidak dapat diurai karena Parsing error: Missing ',' or '}'. Tertulis di sana ada dua artikel di blog saya yang terpengaruh error ini, sehingga mesti diperbaiki. Google console sendiri menyarankan kita untuk segera mengatasi masalah ini, karena error dapat mencegah halaman atau fitur muncul di hasil penelusuran nantinya.

Jika diperhatikan, sebetulnya masalah saya ini tergolong sepele. Bahkan saat masalah ini saya cek menggunakan alat pengujian struktur data testing tools, di sana juga tidak terdeteksi. Masalah ini sebenarnya terjadi karena dulu saya pernah menggunakan tanda petik pada dua judul artikel saya yang terpengaruh tersebut, sehingga akhirnya muncul masalah ini. 

Sebagaimana dikutip dari Blog Orang IT, menyertakan tanda petik pada deksripsi postingan (termasuk pada judul postingan) dapat mempengaruhi penafsiran markup json-ld dan schema yang digunakan dalam template, sehingga saat diembed/ ditampilkan maka akan menyebabkan error penguraian ',' atau '}' tidak ada (Decomposition error: ',' or '}' does not exist).

Beberapa waktu yang lalu, saya memang baru saja memasang markup json-Id untuk suatu fitur, sehingga mungkin itu jadi penyebabnya. Secara teknis, saya juga bukan ahlinya dalam hal seperti ini, sehingga kurang begitu paham akan masalah ini. Namun intinya memang masalah seperti ini mesti segera diperbaiki, sehingga tidak akan berpengaruh negatif terhadap hasil pencarian atau pun kinerja blog kita. 

Jika anda kebetulan mengalami masalah seperti saya ini, berikut cara mengatasinya:

1. Buka kembali pesan dari google console. 

2. Cari tahu halaman artikel di blog anda yang terpengaruh masalah ini (affected pages). 

3. Jika sudah ketemu, silahkan buka dashboard blogger anda. 

4. Pada menu postingan, cari artikel yang bermasalah dan pilih edit. 

5. Pada judul postingan, silahkan hapus tanda petik yang ada dan simpan (update) kembali postingan. 

Hapus tanda petik
hapus tanda petik pada judul

6. Jika ada banyak artikel terpengaruh, silahkan lakukan pada semuanya dan update kembali postingan anda. 

Setelahnya, silahkan kembali buka google console, buka notifikasi pesan error dan pilih pada VALIDATE FIX. 

Validate Fix

Untuk menunggu hasilnya, kita mesti menunggu beberapa waktu untuk google memprosesnya. Jika validasi berhasil, maka anda nanti akan mendapatkan pesan email dari google console seperti berikut ini:

Validasi sukses

Demikianlah Cara Mengatasi Unparsable Structured data Parsing error yang Muncul di Google Console. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Cara Membuat Widget Artikel Terbaru Ringan Tanpa Javascript

Cara Membuat Widget Artikel Terbaru Ringan Tanpa Javascript


Bagi penggila blog dengan loading ringan agar semakin cepat saat diakses, sebagian blogger berusaha untuk membuat fasilitas fitur atau widget di blognya seminimalis dan sesederhana mungkin agar sesuai dengan kehendaknya. Dengan demikian, fungsi utama widget tetap bekerja namun tidak begitu menghambat laju kecepatan loading blog.

Memang cepatnya loading menjadi perhatian utama bagi sebagian blogger, karena blog yang ringan pastinya akan lebih disukai oleh google dan tentunya juga pengunjung yang membacanya. Betapa tidak, pengunjung pastinya akan malas untuk membuka suatu blog jika loadingnya lambat, sehingga akhirnya mereka pun meninggalkan blog tersebut dan beralih mencari blog dengan loading lebih ringan dan cepat.

Ada banyak cara untuk merealisasikan akan hal itu. Salah satunya yaitu dengan meminimalisir penggunaan gambar atau penggunaan javascript untuk sebuah fitur. Di antara fitur yang sering dipasang di blog salah satunya yaitu widget Artikel terbaru atau recent post.

Keberadaan widget artikel terbaru ini memang cukup penting, sehingga meskipun sebenarnya isinya sama dengan tampilan beranda (home), banyak blogger yang memasang widget ini. Widget ini akan bekerja maksimal misalnya saat pengunjung sedang membaca artikel di blog kita, sehingga dengan mengetahui daftar artikel terbaru pada widget, ia mungkin akan tertarik untuk membaca postingan-postingan terbaru di blog kita.

Saya sendiri memasang widget ini agar muncul di selain tampilan beranda, sehingga hasilnya lebih optimal dan maksimal. (baca: Cara Menyembunyikan atau Memunculkan Widget Hanya Pada Tampilan Home

Pada umumnya, widget berisi postingan-postingan terbaru ini biasanya dibuat menggunakan javascript, dengan tampilan menarik berupa gambar, jumlah komentar, atau sedikit kalimat pembuka artikel, sehingga pastinya ada pengaruh pada kecepatan loading. Namun bagi anda yang menghendaki widget artikel terbaru dengan loading ringan dan cepat, anda mungkin bisa menggunakan salah satu fitur di blogspot yakni widget feed.

Dengan membuat recent post menggunakan widget feed, maka tampilan widget akan lebih sederhana hanya berupa judul artikel sehingga loading blog akan sangat ringan karena tanpa javascript tambahan. Tanpa mengurangi fungsinya, blog anda pun tetap dapat memiliki widget artikel terbaru dengan loading ringan dan cepat. 

Widget artikel terbaru menggunakan feed

Bagaimana cara membuatnya?. Caranya cukup mudah, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini. 

1. Buka akun blogger anda. 

2. Pilih menu layout (tataletak). 

3. Pada bagian sidebar, silahkan klik tambahkan gadget. 

Pasang widget di sidebar

3. Cari widget bernama feed dan kemudian tambahkan. 

Pilih widget feed

4. Setelah terbuka, masukan kode berikut ini ke dalam kotak yang tersedia:

https://namabloganda.com/feeds/posts/default


Pengaturan Widget artikel terbaru

Keterangan
  • Ganti tulisan berwarna merah dengan URL blog anda. 
  • Ganti judul widget dengan "Artikel Terbaru", Recent Post atau apapun terserah anda. 

5. Silahkan sesuaikan pengaturan di bawahnya dan klik simpan. Untuk background akan menyesuaikan dengan tampilan blog anda. 

Atau jika anda menginginkan tampilan widget berdasarkan label tertentu, anda bisa ubah kode pada kotak widget feed tadi dan gantikan dengan kode berikut ini:

https://namabloganda.com/feeds/posts/default/-/Label

Keterangan: silahkan ganti "Label" dengan kategori (label) yang anda kehendaki. 

Demikianlah Cara Membuat Widget Artikel Terbaru Ringan Tanpa Javascript. Semoga bermanfaat.

Selengkapnya
Kisah Hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah

Kisah Hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah


Saat kaum kafir Quraisy mengetahui bahwa Islam telah menyebar di kota Madinah, mereka pun semakin menjadi-jadi dalam menyakiti kaum Muslimin di Makkah. Atas hal itu, umat Islam kemudian diperintahkan untuk hijrah ke Madinah menemui saudara-saudara muslim mereka di sana (kaum Anshar).

Saat tiba waktunya, para sahabat (kaum Muslimin) pun keluar dari tanah Makkah secara sembunyi-sembunyi, karena khawatir langkah mereka akan dicegah oleh kaum kafir Quraisy. Sahabat Abu Bakar pada mulanya juga hendak ikut hijrah bersama rombongan ke Madinah, namun Rasulullah SAW mencegahnya dan memintanya untuk tetap di Makkah menemani Rasulullah SAW. 

Persekongkolan Jahat Kaum Kafir Quraisy Kepada Rasulullah SAW


Saat kaum Quraisy mengetahui bahwa Rasulullah telah mempunyai banyak pengikut termasuk dari kaum Anshar yang siap membela beliau dan menyebarkan dakwahnya, mereka pun akhirnya bersepakat untuk memb*n*h Nabi. Mereka (kaum kafir Quraisy) menerapkan strategi dengan memilih satu orang pemuda dari masing-masing kabilah untuk memb*n*h Nabi. Para pemuda itu nantinya akan berkumpul di depan rumah Nabi dan bersiap untuk memuk*l Nabi secara bersamaan saat beliau keluar dari rumahnya.

Hal ini dilakukan agar semua kabilah turut andil akan peristiwa ini, sehingga para kerabat Nabi tidak akan mampu jika harus memerangi seluruh kabilah arab. Akan tetapi, Allah SWT telah memberitahukan persekongkolan jahat kafir Quarisy ini beserta rencana keji mereka kepada Nabi SAW, sehingga akhirnya Rasulullah pun diperintahkan untuk hijrah ke Madinah. 

Hijrah ke Madinah
ilustrasi

Hijrahnya Al Mushthafa (Rasulullah) SAW


Sebelum berangkat hijrah, Rasulullah menemui Abu Bakar dan memberitahukan kepadanya akan perintah Allah untuk berhijrah ke Madinah. Rasulullah kemudian meminta Abu Bakar untuk menemani perjalanan beliau hijrah, maka Abu Bakar pun menjawab, "Ya (siap)".

Abu Bakar kemudian mempersiapkan dua kendaraan (onta) untuk perjalanan mereka berdua nantinya. Ia menitipkan dua tunggangan itu kepada seseorang yang ia tunjuk sebagai penunjuk jalan dan menyuruhnya agar nantinya datang membawa dua tunggangan tersebut untuk Nabi dan Abu Bakar saat mereka berdua telah berada di gua Tsur setelah lewat tiga malam. 

Tepat pada malam saat Rasulullah hendak keluar dari rumahnya untuk berhijrah, para pemuda Qurasy telah berkumpul di sekitar rumah Nabi untuk bersiap memb*n*h Nabi yang masih berada di dalam rumahnya. Saat telah tiba waktunya untuk keluar, Rasulullah kemudian meminta anak dari pamannya, Ali bin Abi Thalib untuk tidur di atas ranjang beliau, agar siapa pun mengira Nabi masih berada di dalam rumahnya.

Nabi juga meminta kepada Ali agar tetap menjaga amanah yang telah diberikan kepadanya. Rasulullah kemudian keluar dari rumahnya melewati musuh-musuhnya yang telah dibuat tertidur oleh Allah. Dalam salah satu riwayat, saat itu Rasulullah membaca ayat:

وَجَعَلْنَا مِنۢ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ سَدًّا وَمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَأَغْشَيْنٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُونَ

"Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat." (QS. Yaa Siin, 9). 

Rasulullah kemudian segera menemui Abu Bakar dan bersama-sama mereka berdua pun berangkat hijrah hingga sampai di gua Tsur. Mereka berdua akhirnya bersembunyi di goa tersebut. 

Kaum Kafir Quraiys Mencari Keberadaan Rasulullah


Setelah kaum Kafir Quraisy telah tersadar kembali dari tidur mereka di kala malam itu, mereka pun dibuat melongo saat tidak menemukan Nabi di dalam rumahnya. Hanya Ali bin Abi Thalib yang mereka temukan, maka semakin jengkellah mereka dibuatnya.

Mereka kemudian mengirimkan para pemuda pilihan mereka dengan masing-masing dibekali pedang dan tongkat untuk mencari keberadaan Nabi di setiap penjuru tempat. Mereka juga menjanjikan bagi siapa saja yang dapat mendatangkan atau memberitahu keberadaan Nabi kepada mereka dengan imbalan hadiah berupa 100 ekor onta. 

Goa Tsur
Goa Tsur via Al-iqab.blogspot.com

Suatu ketika, pencarian mereka telah sampai di dekat goa Tsur tempat dimana Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi. Salah seorang di antara mereka kemudian diminta untuk melihat isi dalam goa, barangkali Rasulullah ada di dalamnya. Abu Bakar yang melihat kedatangan mereka pun semakin khawatir sehingga ia pun menangis. Melihat hal itu, Rasulullah kemudian berkata kepadanya:

لَا تَحْزَنْ إِنَّ اللَّهَ مَعَنَا

"Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Allah bersama kita" (QS. At-Taubah, 40). 

Allah SWT pun kemudian membutakan penglihatan kaum kafir Quraisy dari melihat keberadaan Nabi, sehingga mereka semua pun pulang dengan tangan hampa. 

Keluarnya Nabi dari dalam Goa


Setelah pencarian terhenti dan keadaan dirasa aman, Rasulullah bersama Abu Bakar kemudian keluar dari dalam goa yang telah mereka diami selama 3 malam. Selama bersembunyi di dalam goa, Abdullah, putra Abu Bakar selalu mendatangi mereka berdua di sore hari untuk memberitahukan kabar tentang pencarian kaum kafir Quraiys kepada mereka berdua.

Sementara saudari perempuannya, Asma (putri Abu Bakar), juga datang ke goa dengan membawakan makanan untuk Rasulullah dan ayahnya. Ia datang dengan sembunyi-sembunyi, khawatir diketahui oleh kaum kafir Quraisy. 

Saat seseorang yang ditunjuk sebagai penunjuk jalan dan dititipi dua tunggangan telah datang membawa dua kendaraan untuk Rasulullah dan Abu Bakar pada waktu pagi di hari ketiga, Rasulullah, Abu Bakar dan sang Penunjuk jalan pun melanjutkan perjalanan dengan naik kendaraan menuju kota Madinah.

Di tengah perjalanan, mereka bertiga bertemu dengan Suraqah yang hendak memb*nuh Nabi. Namun Allah menolong utusanNya dengan membuat Suraqah ambles. 

Dikisahkan, Suraqah mendengar akan besarnya hadiah bagi siapa saja yang dapat mendatangkan Nabi kepada kaum kafir Quraisy, sehingga ia pun bergegas mencari keberadaan Nabi dan berhasil menjumpainya. Saat mendekati rombongan Nabi, tiba-tiba saja kuda tunggangan Suraqah terjerembab hingga ia pun terlempar dari punggung kudanya.

Ia kemudian bangkit naik kudanya untuk kembali mengejar Nabi. Saat sudah dekat, ia mendengar Rasulullah berdoa dan seketika kedua kaki kudanya tertancap ke dalam tanah sampai sebatas lututnya. Dia pun turun dan menghardik kudanya, sehingga kuda itu bangkit kembali. Saat kudanya mencabut kakinya yang tertanam, memancarlah cahaya dari bekas kaki kuda itu.

Melihat kejadian seperti itu, tahulah Suraqah bahwa usahanya akan sia-sia. Ia takut akan keselamatan dirinya sehingga ia meminta keselamatan kepada Rasulullah. Ia pun diampuni dan akhirnya pulang dengan tangan hampa.

Sampai di tanah Quba', Masjid Pertama yang dibangun dalam Islam


Rasulullah sampai di tanah Quba' pada tanggal 2 Rabi'ul Awwal, atau bertepatan dengan tanggal 30 September 622 M. Terhitung telah 13 tahun Rasulullah tinggal di Makkah, dipersempit geraknya, dan dilarang berdakwah secara terang-terangan.

Di tanah Quba', Rasulullah tinggal selama 22 malam di antara para sahabatnya dari kalangan Muhajirin dan Anshar dengan aman dan tenang. Di tanah Quba', Rasulullah juga pada masa itu membangun sebuah masjid yakni masjid Quba', dimana Allah telah menyifati bahwa masjid tersebut adalah:

.. لَّمَسْجِدٌ أُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى.. 

"...masjid yang didirikan atas dasar takwa.." (QS. At-Taubah, 108). 

Rasulullah Tiba di Madinah, Awal Mula Shalat Jum'at dan Khutbah Pertama dalam Islam


Ketika Rasulullah SAW keluar dari tanah Quba hendak menuju Madinah, para sahabat Anshar pun mengelilingi Nabi. Mereka semua mengalungkan pedangnya sembari bersuka cita atas kedatangan Nabi.

Saat dalam perjalanan, Nabi menjumpai hari jum'at dan kemudian menjalankan shalat jum'at bersama dengan para pengikutnya dari kaum Muslimin. Inilah awal mula Shalat Jum'at dalam Islam, begitu pula dengan khutbahnya.

Melihat kedatangan Nabi di Madinah, penduduk Madinah pun berhamburan keluar untuk menyambut datangnya Rasulullah SAW. Bersama-sama, termasuk para wanita dan anak-anak, mereka semua kompak bersenandung:

طَلَعَ الْبَدْرُ عَلَيْنَا

"Telah datang bulan purnama yang sempurna kepada kita" 

مِنْ ثَنِيَّةِ الْوَدَاعِ

"Dari lembah tsaniyatil Wada" 

وَجَبَ الشُّكْرُ عَلَيْنَا

"Wajiblah bagi kita mengucap syukur" 

مَا دَعَا لِلهِ دَاعِ 

"Di mana seruan adalah kepada Allah" 

أَيُّهَا الْمَبْعُوْثُ فِيْنَا

"Wahai engkau yang diutus telah berada di tengah-tengah kami" 

جِئْتَ بِالْأَمْرِ الْمُطَاعِ

"Engkau datang dengan seruan untuk dipatuhi" 


Kisah di atas saya terjemahkan dari kitab "Khulashah Nur al Yaqiin Juz Pertama" hal 48 - 56, Umar Abdul Jabbar, Maktabah wa Mathba'ah Salim Nabhan, Surabaya.

Selengkapnya
Cegah Penyakit Dengan Biasakan Cuci Tangan (Tepung Selaci Puput)

Cegah Penyakit Dengan Biasakan Cuci Tangan (Tepung Selaci Puput)


Saat artikel ini ditulis, masyarakat kita sedang dilanda kekhawatiran karena virus corona yang semakin meluas bahkan mulai menyebar ke berbagai wilayah di negeri ini. Sebagai orang beriman, kita mesti meyakini bahwa semua musibah atau pun wabah penyakit seperti virus corona ini merupakan ujian dari Tuhan, sehingga batin kita mesti tersentak untuk sadar akan segala dosa dan kesalahan yang kita lakukan, serta berserah diri meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Masing-masing individu mesti rajin berdoa sesuai kepercayaan masing-masing agar kita semua bisa diselamatkan dari musibah ini. Selain daripada itu, ikhtiar (usaha) secara lahir juga mesti kita lakukan dengan membentengi diri kita masing-masing agar terhindar dari wabah berbahaya ini. 

Pentingnya membentengi diri dari berbagai jenis penyakit ini dapat kita lakukan dengan senantiasa menjaga kesehatan tubuh kita. Upaya atau ikhtiar untuk menjaga kesehatan ini mesti benar-benar dipahami agar bisa dijalankan dengan sebenar-benarnya. Selain menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan terpapar penyakit, termasuk hal mendasar yang penting untuk kita terapkan agar terhindar dari wabah ini yaitu dengan meningkatkan pola hidup sehat setiap beraktivitas.

Terkait dengan hal ini, salah satu langkah mudah yang bisa kita lakukan yaitu dengan membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun dan air bersih. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya menyehatkan diri sebelum ke tingkat preventif dan kuratif, sehingga untuk dapat menggalakkan kebiasaan ini pada masyarakat mesti dimulai dengan sosialisasi, seperti melalui kegiatan cuci tangan bersama.

Cuci tangan
via pixabay

Kegiatan ini memang mesti dibiasakan sejak dini, sehingga upaya untuk menjaga kesehatan diri yang dimulai dari kebersihan tangan ini dapat berjalan optimal. Mencuci tangan memiliki manfaat luar biasa, mengingat hampir setiap hari tangan manusia bersentuhan dengan benda-benda lain di sekitarnya. Sementara hampir semua penyakit yang menghampiri badan manusia berawal dari perut.

Asupan makanan maupun minuman yang dikonsumsi dan masuk ke dalam perut selayaknya bersih dan higienis, sehingga tangan pun harus bersih agar tidak menjadi perantara masuknya virus atau kuman pembawa penyakit. Oleh karenanya, sangat dianjurkan bagi kita untuk selalu memperhatikan kebersihan tangan kita masing-masing, yakni dengan rajin mencuci tangan. 

Mencuci tangan juga harus dilakukan dengan baik dan benar, yakni memakai sabun dan air yang mengalir, sehingga akan efektif dalam membunuh virus atau kuman-kuman pembawa penyakit. Selain itu, agar bersih maksimal kita juga mesti tahu cara mencuci tangan yang benar, yaitu dengan menerapkan teknik Tepung Selaci Puput.

Tepung Selaci Puput adalah akronim dari enam langkah membersihkan tangan dengan benar sesuai urutan tertentu. Penjabaran dari Tepung Selaci Puput yaitu:

1. Telapak tangan: menggosok kedua telapak tangan. 

2. Punggung tangan: gosok punggung dan sela-sela jari sisi luar tangan kiri dan sebaliknya.

3. Sela-sela jari: gosok telapak tangan dan sela-sela jari sisi dalam. 

4. Kunci: jari-jari sisi dalam dari kedua tangan saling mengunci. 

5. Putar: gosok ibu jari tangan kiri dan berputar dalam genggaman tangan kanan dan lakukan sebaliknya

6. Putar: rapatkan ujung jari tangan kanan dan gosokkan pada telapak tangan kiri dengan cara memutar mutar terbalik arah jarum jam, lakukan pada ujung jari tangan sebaliknya.

Setelah itu, keringkan kedua tangan dan tutup kran dengan sikut atau bekas kertas tissue yang masih di tangan. 

Tepung selaci puput
via facebook.com/sosantibacterial

Kegiatan cuci tangan pakai sabun dengan teknik Tepung Selaci Puput ini memang harus dibiasakan, karena tanpa kita sadari tangan sering bersentuhan dengan kuman, sehingga mesti sering dibersihkan. Pentingnya seseorang memahami cara mencuci tangan pakai sabun sejak dini juga mesti diupayakan, agar kesehatan selalu terjaga dan kita dapat terhindar dari berbagai macam jenis penyakit.

Pada saat-saat seperti ini, masyarakat juga mesti diberikan pemahaman agar budaya pola hidup bersih dan sehat melalui kebiasaan cuci tangan lebih mudah menyebar. Bagi yang sudah tahu, hendaknya juga menjadi agen bagi pembiasaan dan pembudayaan bagaimana langkah yang benar untuk mencuci tangan di tengah-tengah masyarakat, sehingga benar-benar akan tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Selengkapnya