Cara Membuat Iklan Anchor Sticky di Layar Bawah Mobile Secara Manual

Cara Membuat Iklan Anchor Sticky di Layar Bawah Mobile Secara Manual

Berawal dari pengaturan script iklan otomatis terbaru google adsense untuk anchor sticky ads yang justru tidak muncul saat dipindah ke sisi bagian bawah layar versi mobile, saya pun akhirnya berinisiatif untuk memasang iklan anchor sticky ads secara manual agar kemunculannya selalu di bawah layar ponsel. Ini merupakan alternatif bagi anda yang ingin memasang iklan jenis sticky (menempel) untuk blog anda di layar ponsel sisi bawah agar meningkatkan jumlah klik iklan sehingga penghasilan lebih maksimal.

Kesamaan jenis iklan ini dengan anchor auto ads atau iklan tanda pagar adalah sama-sama menempel di tepi layar ponsel sehingga iklan akan tetap muncul saat pengunjung menggulir halaman ke bawah untuk versi mobile. Hanya saja iklan sticky manual ini cuma akan muncul di bagian bawah karena memang penempatannya diatur agar hanya muncul di bagian bawah layar. Penempatan di bagian bawah ini juga merupakan alternatif bagi anda yang merasa penempatan iklan anchor auto ads di sisi atas dirasa kurang maksimal. 

Untuk membuat jenis kode iklan anchor sticky ads secara manual ini, kita mesti meletakkan beberapa kode script pada mode edit html template blog. Kita juga akan menggunakan kode javascript untuk mengatur kemunculan iklan saat pengunjung men-scroll atau menggulung halaman ke bawah layar. Tampilan iklan ini juga cukup keren karena hampir mirip dengan iklan versi otomatisnya. Bagi pengunjung, iklan sticky manual ini juga dapat ditutup dengan mudah karena tersedianya tombol close di sisi kanan atas iklan. Untuk penampakannya lihat gambar di bawah ini:

iklan sticky layar bawah

Apakah ini Aman dan Diperbolehkan oleh Google? 


Sebelum berlanjut tentang cara pembuatannya, mungkin ada yang masih mengganjal bagi anda mengenai sisi keamanan jenis iklan ini bagi akun adsense anda. Seperti yang kita tahu, google memang semakin ketat dalam menerapkan setiap kebijakannya bagi setiap publisher adsense. Demi kenyamanan pengunjung, pemasangan iklan yang menutupi halaman atau tampilan sangat mengganggu memang cukup rawan terkena pelanggaran, sehingga sebaiknya dihindari agar kita terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Adapun mengenai jenis iklan sticky manual ini bisa dikatakan cukup aman penggunaannya. Hal ini karena bentuk dan sifatnya yang sama sebagaimana iklan anchor sticky pada iklan otomatis, sehingga tentunya iklan ini juga aman dan diperbolehkan oleh google. Intinya, sepanjang iklan tidak menutupi halaman atau tumpang tindih dengan konten, maka itu tidak masalah dan akun adsense anda akan tetap aman. Terlebih iklan ini juga disertai tombol close sehingga bisa diklik dengan mudahnya untuk menutupnya.

Cara Memasang Iklan Anchor Sticky Secara Manual


1. Buka akun blogger anda.

2. Pilih menu tema dan klik edit html.

3. Cari kode </head> dan letakkan kode berikut ini di atasnya:

<b:if cond='data:blog.pageType not in {&quot;static_page&quot;,&quot;error_page&quot;} and data:blog.isMobileRequest == &quot;true&quot; and not data:blog.searchQuery'>
<style>
/*<![CDATA[*/
.sticky-ad {
  display: -webkit-box;
  display: -ms-flexbox;
  display: flex;
  -webkit-box-orient: vertical;
  -webkit-box-direction: normal;
  -ms-flex-direction: column;
  flex-direction: column;
  -webkit-box-align: center;
  -ms-flex-align: center;
  align-items: center;
  -webkit-box-pack: center;
  -ms-flex-pack: center;
  justify-content: center;
  overflow: visible;
  position: fixed;
  text-align: center;
  bottom: -104px;
  left: 0;
  width: 100%;
  z-index: 999;
  max-height: 104px;
  background-image: none;
  background-color: #fff;
  box-shadow: 0 0 5px 0 rgba(0, 0, 0, 0.2);
  margin-bottom: 0;
  padding-top: 4px;
  transition: all .4s ease-in-out;
}
.sticky-ad-close-button {
  position: absolute;
  width: 28px;
  height: 28px;
  top: -28px;
  right: 0;
  background-image: url("data:image/svg+xml;charset=utf8,%3csvg width='13' height='13' viewBox='341 8 13 13' xmlns='http://www.w3.org/2000/svg' xmlns:xlink='http://www.w3.org/1999/xlink'%3e%3cg%3e%3cpath style='fill:%234F4F4F' d='M354 9.31L352.69 8l-5.19 5.19L342.31 8 341 9.31l5.19 5.19-5.19 5.19 1.31 1.31 5.19-5.19 5.19 5.19 1.31-1.31-5.19-5.19z'%3e%3c/path%3e%3c/g%3e%3c/svg%3e");
  background-size: 13px 13px;
  background-position: 9px;
  background-color: #fff;
  background-repeat: no-repeat;
  box-shadow: 0 -1px 1px 0 rgba(0, 0, 0, 0.2);
  border: none;
  border-radius: 12px 0 0 0;
  cursor: pointer;
}
.sticky-ad-close-button:before {
  position: absolute;
  content: "";
  top: -20px;
  right: 0;
  left: -20px;
  bottom: 0;
}
* {
  -moz-box-sizing: border-box;
  -webkit-box-sizing: border-box;
  box-sizing: border-box;
}
:active,
:focus {
  outline: 0
}
/*]]>*/
</style>
</b:if>

4. Selanjutnya cari kode </body> dan letakkan kode berikut ini di atasnya:

<b:if cond='data:blog.pageType not in {&quot;static_page&quot;,&quot;error_page&quot;} and data:blog.isMobileRequest == &quot;true&quot; and not data:blog.searchQuery'>

<div class='sticky-ad' id='sticky-ad'>

<!-- letakkan kode iklan anda disini -->

<button aria-label='Close this ad' class='sticky-ad-close-button' onclick='document.getElementById(&apos;sticky-ad&apos;).style.display=&apos;none&apos;;'/>
</div>

<script>
//<![CDATA[
window.addEventListener("scroll",function(){
  var target = document.getElementById('sticky-ad');
  if(window.pageYOffset > 300){
   target.style.bottom = "0";
  }
},false);
//]]>
</script>
</b:if>

Keterangan: 
  • Ganti "letakkan kode iklan anda disini" dengan kode unit iklan anda. Gunakan format iklan display dengan ukuran tetap yakni 320 X 50. 
  • Dengan pengaturan di atas, iklan tidak akan muncul pada halaman statis, halaman hasil pencarian, dan halaman error sehingga lebih aman. 

5. Silahkan simpan template anda kembali. 

Demikianlah Cara Membuat Iklan Anchor Sticky di Layar Bawah Mobile Secara Manual. Jenis iklan ini diyakini cukup ampuh dalam meningkatkan CTR (rasio klik-tayang), sehingga harapannya penghasilan juga akan meningkat seperti yang diharapkan. Semoga bermanfaat.
 
Selengkapnya
Melindungi Situs (Blog) dari Blog AGC dengan Perpendek RSS Feed

Melindungi Situs (Blog) dari Blog AGC dengan Perpendek RSS Feed

Kembali membahas tutorial blogging, seperti tertera pada judul artikel di atas, pada artikel kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana cara melindungi situs blog agar aman dari jeratan blog AGC (Auto Generated Content), yakni cara mengantisipasi terjadinya pencurian artikel dengan cara memperpendek RSS Feed. Apa itu blog AGC?, dan apa pula itu RSS Feed?.

perpendek rss feed

Blog AGC (Auto Generated Content) merupakan istilah bagi situs web yang menghasilkan konten secara otomatis. Intinya, blog tersebut menyalin artikel milik orang lain secara keseluruhan dengan hanya mengambil URL Feednya saja, sehingga secara otomatis artikel akan tersalin tanpa perlu menulis postingan sendiri. Penggunaan teknik ini sebetulnya sangat dibenci oleh google, karena selain menipu pengunjung, aktivitas ini juga dapat merugikan blog milik penulis aslinya terkait artikel-artikel yang dicuri oleh blog AGC. 

Untuk mengantisipasi akan hal ini, bagi setiap blog memang diharapkan memproteksi situsnya dengan cara memperpendek RSS Feednya agar tidak mudah dicuri oleh blog-blog AGC. 

RSS Feed adalah sebuah file berformat XML yang digunakan untuk memfasilitasi para pengguna internet dalam memperoleh informasi di suatu blog dengan mudah. Dengan tersedianya RSS Feed, mereka pun akan dengan mudah mendapatkan pemberitahuan setiap kali ada update artikel terbaru dari blog yang diikutinya dengan berlangganan RSS Feed yang disediakan oleh blog tersebut.

Namun sayangnya, fasilitas ini kadang kala dimanfaatkan oleh sebagian blogger (pemilik blog AGC) untuk bertindak curang dengan mencuri artikel-artikel original dari blog tersebut lewat RSS Feed yang terbuka. 

Secara default, pada umumnya RSS Feed pada suatu blog memang disetting secara terbuka sehingga setiap isi artikel blog tersebut akan ditampilkan secara keseluruhan dalam format RSS. Tampilan RSS Feed yang dibiarkan terbuka ini sangat rawan dari tindakan pencurian artikel karena bisa diakses secara bebas melalui tampilan RSS feednya. Solusinya, RSS mesti diperpendek agar tidak mudah dicuri oleh orang-orang tidak bertanggung jawab tersebut. 

Cara Perpendek RSS Feed

Mungkin kebanyakan blogger sudah menerapkan pengaturan ini untuk mengamankan situsnya, namun sebagian mungkin ada yang lalai, lupa atau bahkan mungkin kurang tahu tentang hal ini sehingga tidak memperhatikan RSS feed blog miliknya. Pada awalnya memang tidak terasa dampaknya, namun seiring waktu pastinya kita akan menyesal jika di kemudian hari kita mendapati artikel dicuri oleh orang lain dengan memanfaatkan celah kelemahan RSS Feed blog kita. 

Bagi pengguna blogspot, agar penerapan ini lebih maksimal, pastikan anda sudah mendaftarkan blog anda pada FeedBurner untuk nantinya diintegrasikan dengan RSS Feed blog anda. Bagi yang belum mendaftar FeedBurner caranya sangat mudah, anda bisa cari tutorialnya lewat pencarian google.

Setelah berhasil mendaftar, untuk mengecek Rss Feed blog anda silahkan pada address bar anda ketikkan seperti berikut ini:

namabloganda.blogspot.com/rss.xml

Jika artikel blog ditampilkan secara lengkap, berarti Rss Feed blog anda masih terbuka untuk diakses siapapun, sehingga agar lebih aman segera lakukan tindakan dengan cara memperpendek RSS Feed blog anda. Adapun langkah-langkahnya silahkan ikuti tutorial berikut ini:

1. Kunjungi kembali feedburner.com dan pilih pada blog yang ingin anda setting RSS Feednya. Tampilan akan seperti berikut ini:

buka feedburner

2. Silahkan pilih tab "Optimize" dan kemudian pilih "Summary Burner" seperti terlihat pada gambar diatas. Maka selanjutnya akan tampil halaman seperti berikut ini:

atur karakter rss feed

3. Tentukan jumlah karakter untuk Rss feed anda, dan tambahkan juga pesan untuk feed (seperti pada gambar di atas). Jika sudah, silahkan tekan tombol "Activate" dan kemudian "Save", maka kemudian akan muncul tampilan bahwa anda telah sukses mengupdate feed blog anda. Lihat gambar di bawah:

sukses perpendek

4. Selanjutnya lihat pojok kanan kiri atas, dan kemudian pilih pada "Edit feed detail" untuk melihat alamat feedburner anda. 

catat rss feed

Silahkan catat Url feed yang tertera untuk nantinya anda tempelkan pada pengaturan feed blog yang telah anda daftarkan. 

5. Langkah berikutnya masuk pada akun blogger anda dan pilih pada menu Setting > Other. 

Pada pilihan "Allow Blog Feed" silahkan ubah menjadi "short", dan pada kolom di bawahnya (Post Feed Redirect URL) isikan sesuai Url Feed yang anda catat pada langkah No. 4 tadi. 

pengaturan blogger

6. Jika sudah silahkan simpan pengaturan dan selesai. 

Untuk mengetahui hasilnya, silahkan cek kembali RSS Feed blog anda dengan ketikkan:

namabloganda.blogspot.com/rss.xml 

Hasilnya, RSS Feed pun akan menjadi pendek sehingga lebih aman dari tindakan sewenang-wenang blog AGC.

Demikianlah Tutorial Mengenai Cara Melindungi Situs (Blog) dari Blog AGC dengan Perpendek RSS Feed. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Sekilas Tentang Sekaten dan Macam-Macam Grebeg

Sekilas Tentang Sekaten dan Macam-Macam Grebeg

Adanya upacara-upacara adat yang berkembang di masyarakat biasanya didasari oleh adanya keyakinan agama atau pun kepercayaan mereka. Upacara-upacara tersebut merupakan usaha manusia untuk mencari hubungan dengan Tuhan, para dewa, atau makhluk-makhluk halus yang mendiami alam gaib agar senantiasa diberikan kesejahteraan serta dijauhkan dari berbagai malapetaka dan bencana. 

Pada masa berdirinya kerajaan-kerajaan besar seperti Majapahit dan Mataram, upacara-upacara adat yang meliputi hari-hari besar kenegaraan dan keagamaan memiliki arti penting sehingga selalu rutin diselenggarakan. Upacara tersebut digelar sebagai pertanda kebesaran kerajaan sekaligus juga sebagai alat pemersatu untuk wilayah-wilayah yang dikuasai serta memperkokoh legitimasi kekuasaan pusat. 

Sejak zaman kerajaan Majapahit, sudah terdapat kebiasaan untuk merayakan hari-hari besar nasional, baik berupa upacara-upacara keagamaan maupun kenegaraan. Bahkan setelah masuknya agama dan kebudayaan Islam, upacara-upacara tersebut juga masih dilestarikan, hanya saja kemudian diwarnai dengan unsur-unsur islami. 

Sekaten

Salah satu di antara perayaan upacara adat yang masih dilestarikan keberadaannya hingga kini adalah "Sekaten". Upacara sekaten pada mulanya merupakan upacara Aswamenda dan Asmaradahana yang dilakukan dengan meriah pada zaman pemerintahan Batara Prabu Brawijaya V dari kerajaan Majapahit akhir. Setelah masuknya agama Islam, upacara tersebut kemudian diubah menjadi upacara "Sekaten" oleh Sunan Kalijaga pada masa kekuasaan Kerajaan Demak. 

Sebelum diberi unsur Islam, Nama Sekaten sendiri merupakan penyesuaian makna dari nama "Jimat Kalimasada" yang berarti "Kali-Maha-Usaha" (obat mujarab dari Dewi Kali). Pada zaman Islam, Kalimasada mendapat makna baru yaitu "Kalimat Syahadat". Oleh karena itu, perayaan Sekaten yang pada zaman Majapahit bermakna sebagai penghibur Sesak Hati (Sesak-Hatian = Sekaten), pada zaman para Wali kemudian diubah menjadi Syahadatain (Sekaten). 

Syahadatain berarti dua kalimat Syahadat, yang mana merupakan asas dan dasar dari lima rukun Islam, juga sebagai ruh, inti dan landasan seluruh ajaran Islam. Kalimat pertama merupakan syahadah at-tauhid, sedangkan kalimat kedua merupakan syahadah ar-rasul. Kedua kalimat tersebut dalam syariat Islam merupakan sebuah pernyataan kepercayaan sekaligus pengakuan akan keesaan Tuhan (Allah) dan Muhammad sebagai rasulNya.

grebeg mulud sekaten
pic. via travelisme.com

Upacara Sekaten pada masa Islam kemudian dirayakan dengan lebih meriah pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyakrakusuma, Raja terbesar Mataram. Bahkan sampai sekarang, upacara tersebut tetap diselenggarakan setiap tahunnya di Keraton Surakarta Hadiningrat dan Keraton Yogyakarta Hadiningrat sebagai penerus Kerajaan Mataram Islam. Rangkaian perayaan Sekaten biasanya berlangsung dari tanggal 5 dan berakhir pada tanggal 12 Mulud penanggalan Jawa (dapat disetarakan dengan Rabiul Awal penanggalan Hijriah).

Beberapa acara penting pada saat perayaan ini adalah dimainkannya gamelan pusaka di halaman Masjid Agung masing-masing keraton, pembacaan riwayat hidup Nabi Muhammad SAW dan rangkaian pengajian di serambi Masjid Agung. Puncaknya, sebagai bentuk syukur pihak istana dikeluarkan sejumlah gunungan untuk diperebutkan oleh masyarakat. Perayaan ini dimeriahkan pula oleh pasar malam (biasa disebut "Sekatenan") yang berlangsung selama sekitar 40 hari dimulai pada awal bulan Sapar (Safar).

Macam-macam Perayaan Grebeg

Sultan Agung, Sang Raja Mataram memang dikenal akan banyak peranannya dalam pengembangan kebudayaan di jawa. Sultan Agung senantiasa berusaha membuat suasana harmonis antara kebudayaan Jawa dengan nilai-nilai Islam. Pada perayaan hari-hari besar keagamaan, Sultan Agung juga mengembangkan rintisan para Wali dengan mengagendakan perayaan Grebeg yang berarti Hari Besar. Sejak masa pemerintahan Sultan Agung, dikenal adanya 3 macam Grebeg, yaitu:

  1. Grebeg Pasa/Syawal, yaitu perayaan untuk menghormati bulan suci Ramadhan dan malam Lailatul Qadar yang diadakan setelah berakhirnya kewajiban puasa, yakni pada hari raya Idul Fitri. Grebeg Pasa/ Syawal juga dapat dimaknai untuk menandai kemenangan bagi umat muslim setelah berhasil menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.
  2. Grebeg Besar, yaitu perayaan hari raya Idul Adha yang jatuh pada bulan Zulhijah, atau biasa disebut "Besar" pada penanggalan Jawa. Pada perayaan ini, Sultan menyerahkan sejumlah hewan untuk dijadikan kurban. Selain prosesi ibadah kurban, perayaan ini juga merupakan peringatan puncak ibadah Haji yang dilaksanakan umat Islam di tanah Suci. 
  3. Grebeg Maulud, yaitu perayaan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Mulud (Rabiulawal). Tujuannya yaitu untuk memetik suri tauladan dari kehidupan Rasullulah SAW. Tradisi ini kabarnya sudah dimulai sejak zaman Kesultanan Demak dan masih dilestarikan hingga kini dengan adanya perayaan Sekaten.

Itulah sekilas mengenai Sekaten dan berbagai perayaan Grebeg bagi masyarakat Jawa. Dapat dipahami bahwa upacara-upacara tersebut merupakan hasil dari proses adaptasi (penyesuaian) kebudayaan jawa dengan nilai-nilai Islam, sehingga keberadaannya memang patut untuk dilestarikan. Demikian. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Al Qur'an dan Ilmu Pengetahuan (Sains)

Al Qur'an dan Ilmu Pengetahuan (Sains)

Salah satu peristiwa penting yang terjadi di bulan Ramadhan adalah peristiwa turunnya Al Qur'an, atau yang biasa diperingati sebagai hari Nuzulul Qur'an (secara harfiah berarti turunnya Al-Qur'an). Di Indonesia, moment peristiwa ini secara khusus biasa diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan, dimana setelah ibadah shalat tarawih biasanya diisi dengan khataman Al Qur'an dan acara ceramah atau pengajian bertemakan Nuzulul Qur'an. 

membaca Al Qur'an

Al Qur'an merupakan kitab suci utama dalam agama Islam, sehingga setiap Muslim mesti menjadikannya sebagai pedoman hidup agar dapat memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karenanya, berbahagialah ia yang telah mengamalkan ajaran Al Qur'an, karena berarti ia telah menyucikan jiwanya, dan merugilah ia yang sikap perilakunya menyimpang dari ajaran Al Qur'an, karena berarti ia telah mengotori jiwanya dengan noda dan dosa. 

Kedudukan Al Qur'an atas Kitab-Kitab Allah Lainnya

Dalam ajaran Islam, beriman kepada kitab-kitab Allah adalah termasuk rukun iman. Oleh karena itu, hukum beriman kepada kitab-kitab Allah adalah fardhu 'ain. Perlu diketahui bahwa sebelum turunnya wahyu Al Qur' an kepada Nabi Muhammad SAW, Allah juga telah menurunkan kitab-kitab lainnya kepada para Nabi sebagaimana tercantum dalam Al Qur'an. Kitab-kitab tersebut adalah:
  • Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa As (lihat QS. Al Maidah, 44)
  • Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud As (lihat QS. Al Isra, 55)
  • Injil, diturunkan kepada Nabi Isa As (lihat QS. Al Maidah, 46)
  • Shahifah-shahifah atau lembaran-lembaran firman Allah kepada Nabi Ibrahim As dan Nabi Musa As (lihat QS. An Najm, 36-37)
Terhadap Kitab-kitab Allah dan shahifah-shahifah sebelum Al Qur'an turun, setiap Muslim harus beriman secara ijmali, artinya harus percaya saja. Kita mengakui dan menghormati kedudukan kitab-kitab tersebut yang dijadikan pedoman hidup oleh umat-umat terdahulu sebelum turunnya Al Qur'an. Sedangkan mengetahui dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalam kitab-kitab tersebut bukan merupakan suatu kewajiban. Hal ini disebabkan karena kedudukan Kitab-kitab Allah dan shahifah-shahifah tersebut sebagai pedoman hidup umat manusia telah berakhir setelah wahyu Al Qur'an turun. 

Al Qur'an adalah Kitab Allah terakhir yang diturunkan kepada Rasul terakhir Nabi Muhammad SAW (lihat QS. Ali Imran, 2-4). Seluruh umat manusia yang hidup sejak Al Qur'an turun sampai akhir zaman wajib menjadikan Al Qur'an sebagai pedoman hidupnya. Sikap dan perilaku seorang Muslim terhadap Al Qur'an adalah wajib beriman secara tafshili, artinya harus meyakini akan kebenarannya, mengetahui isi ajarannya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. 

Seseorang yang menjadikan Al Qur'an sebagai pedoman hidup tentu akan membuktikan imannya dengan sikap dan perilaku sebagaimana ajaran dalam Al Qur'an. Selain itu, Al Qur'an juga akan menjadi obat mujarab bagi penyakit mental umat manusia apabila mereka meyakini kebenaran Al Qur'an dan mengamalkan seluruh ajarannya.

Al Qur'an dan Ilmu Pengetahuan

kandungan Al Qur'an

Al Qur'an merupakan mukjizat terbesar yang dikaruniakan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bukti akan kerasulannya, dan wujudnya ada sampai sekarang bahkan sampai akhir zaman. 

Salah satu di antara kemukjizatan Al Qur'an sebagai kalam Allah adalah struktur bahasa/kesusastraannya yang sangat indah, sehingga para ahli syair dan para sastrawan dari masa Nabi Muhammad SAW masih hidup sampai sekarang ini tidak ada yang mampu menandinginya. Selain itu, isi dalam Al Qur'an juga terkandung isyarat ilmiah yang mendorong umat manusia untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkannya ke arah yang lebih maju. 

Al Qur'an bukanlah buku ilmu pengetahuan dan teknologi, namun di dalamnya terkandung ayat-ayat yang membicarakan tentang iptek. Hal ini dimaksudkan agar umat manusia senantiasa mengadakan pengkajian, penelitian, dan pengamatan tentang iptek untuk kesejahteraan umat manusia. Allah SWT berfirman, "Katakanlah: perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi..." (QS. Yunus, 101). 

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, "Barangsiapa menghendaki ilmu pengetahuan, hendaknya ia memperhatikan Al Qur'an, karena sesungguhnya di dalam Al Qur'an itu dimuat kabar-kabar ilmu orang-orang dahulu dan yang akhir" (HR. Ibnu Mas'ud).

Ayat Al Qur'an dan hadits tersebut merupakan tantangan bagi umat manusia untuk mempelajari, mengembangkan, dan meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi tentang langit, bumi, dan segala isinya melalui petunjuk-petunjuk Al Qur'an. Di dalam Al Qur'an terdapat ayat-ayat yang berhubungan dengan iptek, di antaranya yaitu:
  1. Ayat yang berhubungan dengan ilmu hewan. Allah SWT berfirman, "Dan sesungguhnya pad binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu." (QS. An Nahl, 66). Atau firman Allah dalam ayat lainnya, "Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di antara perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedangkan sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu" (QS. An Nur, 45). 
  2. Ayat yang berhubungan dengan proses kejadian manusia secara biologis. Allah SWT berfirman, "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." (QS. Al-Mu'minun, 12-14). 
  3. Ayat yang berhubungan dengan ilmu jiwa (psikologi). Allah SWT berfirman, ".. Dan jiwa serta penyempurnaan (ciptaan) Nya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu dan merugilah orang yang mengotorinya". (QS. Asy Syams, 7-10).
  4. Ayat yang berhubungan dengan astronomi, dimana berisi tantangan Allah terhadap umat manusia untuk menjelajahi segala penjuru langit dan bumi. Allah SWT berfirman, "Wahai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan." (QS. Ar Rahman, 3). 
  5. Ayat yang berhubungan dengan penciptaan alam semesta dalam enam masa. Allah SWT berfirman, "Dan Dialah yang menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa, dan 'Arsy-Nya di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya..." ( QS. Hud, 7). Ternyata penegasan Al Qur' an ini sesuai dengan penjelasan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. 
  6. Dan masih banyak lagi yang lainnya. 
Dari uraian di atas, dapat dipahami bahwa Al Qur'an merupakan pedoman hidup bagi seluruh umat manusia sampai akhir zaman. Ajaran-ajarannya sangat lengkap dan sempurna sesuai dengan situasi serta kondisi, serta berlaku sepanjang zaman. Jika ajaran-ajaran Al Qur'an itu kita amalkan, maka kita akan memperoleh ketentraman, kedamaian, dan kesejahteraan bersama di dalam hidup. Wallahu A'lam.

Selengkapnya
Ramadhan dan Transformasi Kesalehan Sosial

Ramadhan dan Transformasi Kesalehan Sosial

Ramadhan kembali menyapa, dan umat Islam pun kembali merayakannya meski dengan kesederhanaan karena adanya wabah pandemi ini. Ramadhan, bulan yang dimaknai penuh rahmat, barokah, sekaligus waktu berintrospeksi diri bagi umat yang menjalankan. Selama sebulan penuh, ganjaran atas perbuatan baik dilipatgandakan, umat yang bersedekah dimuliakan, dan derajat amalan dari ajaran agama ditinggikan. 

Inilah Ramadhan, bulan yang diyakini penuh maghfirah, bulan pengampunan atas dosa, salah, khilaf, serta perbuatan masa lampau yang tidak sesuai dengan rukun dan tuntunan. 

buka puasa bersama
pic. via wikipedia

Berbagai kejadian serasa menyesakkan kesadaran kita sebagai insan yang memiliki banyak kelebihan. Singularisme seolah-olah menjadi mindset sikap bagi sebagian orang. Tak hanya bagi mereka yang memiliki otoritas dalam birokrasi, tetapi juga menggejala di masyarakat. 

Kita melihat berita di media massa maupun elektronik tentang aparat penegak hukum yang patgulipat dengan terdakwa untuk mengatur tinggi-rendahnya vonis di pengadilan. Atau bahkan makin sering terjadi dimana penegak hukum tertangkap tangan kasus suap yang dilakukannya. Padahal semestinya di tangan merekalah hukum ditegakkan. Bukannya malah belepotan dalam genggaman pelaku hukum itu sendiri. 

Atau kasus lain misalnya saat terjadi pembongkaran lahan berdasarkan vonis yang telah ditetapkan, acapkali kita dikejutkan pula dengan terjadinya kericuhan sehingga tidak jarang berakibat akan jatuhnya korban. 

Sikap mengedepankan egoisme jelas hanya menguntungkan kelompok atau golongan sendiri dan merugikan kelompok lain. Di tengah perbedaan masyarakat, pluralisme seringkali menjadi tawaran jalan tengah. Namun kenyataanya, alih-alih menjadi solusi, justru intoleransi yang terjadi. Berbagai diskusi dan pemutaran film yang dipersepsikan sebagai "kiri" dan suara minoritas dianggap sebagai kegiatan yang melanggar norma. Pembubaran pun sering disertai dengan kekerasan atau ancaman. 

Karena itulah, di tengah aneka peristiwa yang menitikkan air mata, nilai-nilai altruisme sebagai lawan dari keegoisan seharusnya dikedepankan. (Mengutip dari wikipedia, altruisme adalah perhatian terhadap kesejahteraan orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri. Perilaku ini merupakan kebajikan yang ada dalam banyak budaya dan dianggap penting oleh beberapa agama. Gagasan ini juga sering digambarkan sebagai aturan emas etika).

Prularisme sebagai realitas memang tidak bisa disangkal. Ada kesediaan individu untuk menghormati individu lain. Sangatlah eman-eman jikalau energi kita disia-siakan dengan mempertajam konflik dan bentrok antar kelompok masyarakat. Jangan ada peperangan di antara kita, sebab perang senyatanya adalah melawan hawa dan nafsu. Yakni pengendalian diri akan perilaku iri, dengki, dan sirik. 

Dalam perspektif kebhinekaan, perbedaan menjadi kekayaan guna mewujudkan nilai kebersamaan. Kebersamaan dalam konteks agama adalah makna sejati. Hidup saling mengasihi, mencintai sesama, dan menebar rasa empati. Puasa menjadi refleksi kesediaan umat untuk berbagi dengan sesama dan menciptakan ketenangan. Bukan hanya berperilaku dan ritual, melainkan wujud transformasi dari kesalehan sosial. Selamat menjalankan puasa Ramadhan.

Artikel di atas dikutip dengan sedikit perubahan dari Koran Suara Merdeka edisi 8 Juni 2016. Isinya yang menarik dan menggelitik membuat saya ingin membagikannya di artikel ini.

Selengkapnya
Tips-Tips Mempertahankan Usaha Agar Tetap Eksis dan Maju

Tips-Tips Mempertahankan Usaha Agar Tetap Eksis dan Maju

Mempertahankan usaha memang lebih sulit daripada memulainya. Oleh karenanya, kita mesti pintar dalam memutar otak dan terus berusaha untuk mengerti keinginan setiap pelanggan. Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan selalu menjalin hubungan baik dengan para customer dan berusaha mewujudkan setiap permintaan pelanggan sesuai dengan selera mereka. 

usaha eksis dan meningkat maju
via pixabay

Selain itu, ada pula beberapa hal penting lainnya yang perlu diperhatikan agar usaha bisa tetap bertahan, mampu bersaing, serta tentunya semakin maju ke depannya. Apa sajakah itu? Berikut uraiannya.

1. Jalani Usaha dengan Senang Hati


Jika sudah memutuskan untuk terjun di bidang usaha tertentu, maka mantapkan diri anda untuk menjalaninya dengan suka hati. Dengan mencintai bidang usaha yang dijalani, maka biasanya kita akan lebih semangat dalam bekerja, tidak merasa terpaksa, antusiasme tinggi, dan hasil produksi pun akan lebih maksimal. 

Jika hal ini bisa dilakukan, maka inovasi-inovasi baru pun akan muncul dan ide-ide segar siap menantang keberanian anda dalam mengambil setiap langkah demi kemajuan bisnis anda. Oleh karenanya, usahakan sebelum membuka usaha untuk pilih usaha sesuai minat, hobi, atau bidang yang anda sukai. 

2. Perhatikan Kualitas Produk Anda


Selain memperhatikan permintaan dari sisi pelanggan, kita sebagai pemilik usaha juga harus memperhatikan kualitas produk yang dihasilkan. Hal ini bisa diterapkan misalnya bagi anda yang bergelut di bidang usaha kuliner atau produk-produk kerajinan. Langkah ini bisa dimulai dengan menjaga kualitas bahan baku yang diambil dari para supplier. 

Selektif dalam memilih para supplier menjadi kiat bagi setiap pemilik usaha untuk menjaga kualitas produk yang bagus dan jempolan. Pastikan memilih supplier terbaik untuk mendapatkan bahan baku segar dan kualitas tinggi, sehingga pelanggan akan merasa puas dengan pelayanan anda. 

3. Kemasan Produk Menarik dan Menggoda


Bagi pebisnis kuliner misalnya, kualitas rasa memang hal penting dalam sebuah usaha. Tetapi bagaimana konsumen tahu kalau rasanya berkualitas jika dari segi kemasan saja tidak menggoda. Artinya, penentuan kemasan juga bisa menjadi cukup penting karena tampilan luar merupakan representasi produk yang kita jual, meskipun tentu saja kita tetap harus menomorsatukan rasa. 

Penentuan kemasan bisa dilakukan dengan memperhatikan warna, bentuk kemasan, logo, hingga nama produk yang kita jual. Jika tampilan kemasan dapat bersinergi dengan kualitas rasa, maka konsumen juga akan kerasan dan siap kembali untuk membeli produk jualan anda. 

4. Lihai dalam Strategi Pemasaran


Selain faktor customer dan kualitas produk, hal lain yang menjadi kunci dalam mempertahankan sebuah usaha adalah cara pemasaran. Selain cara konvensional, pemasaran sebuah produk kini juga bisa dilakukan secara online, salah satunya yaitu lewat media sosial. Media sosial adalah pasar besar dan katalog gratis yang dapat diakses oleh siapa pun. Dari media sosial, pelanggan pun akan banyak berdatangan membeli produk anda. 


Selain itu, media sosial juga dapat memberi inspirasi bagi pelanggan untuk memesan produk spesial sesuai dengan selera mereka. Bisa dipahami, kelihaian anda dalam memasarkan produk memang sangat menentukan bagi perkembangan bisnis anda. 

5. Utamakan Kepuasan Pelanggan


Kepuasan pelanggan memang menjadi pengalaman terindah bagi setiap pengusaha sukses selama menjalankan usahanya. Suatu bisnis tidak hanya memberikan kualitas tinggi, tetapi juga harus senantiasa mengutamakan pelayanan kepada para kliennya. 

Kepuasan klien adalah sebuah penghargaan besar bagi setiap pengusaha. Oleh karenanya, pelayanan terbaik mesti selalu diupayakan demi mewujudkan suatu produk yang sesuai dengan harapan dan permintaan pelanggan. Ketika pelanggan mengatakan ia sangat puas dan senang dengan produk anda, maka itulah yang akan membuat anda bahagia.

6. Bersabar dan Pantang Menyerah


Adakalanya dalam setiap usaha kita harus melewati jalan terjal untuk menggapai sebuah kesuksesan. Ternyata memang tidak melulu pengalaman menyenangkan yang dialami oleh setiap pengusaha. Adakalanya kita akan merasa sedih dan kecewa saat ada sebagian orang tidak menghargai kerja keras kita. Misalnya produk anda memang benar-benar berkualitas tinggi sehingga anda mematok harga relatif lebih mahal. Namun sebagian orang kurang mengapresiasi dan memahami akan hal ini, sehingga berakibat menjadikan pelanggan berkurang. 

Jika terjadi demikian, maka bersabarlah dan jangan pernah menyerah untuk selalu belajar memahami masalah yang terjadi. Jadikan hal-hal seperti itu sebagai PR untuk mencari solusi atau jalan keluar dari setiap permasalahan yang anda hadapi. 

Jika tips-tips di atas dapat anda jalankan dengan baik, maka insya Allah usaha dapat bertahan dengan baik dan semakin maju kedepannya. Demikian. Semoga bermanfaat. 

Selengkapnya
Beberapa Resep Tradisional Untuk Mengobati Diare

Beberapa Resep Tradisional Untuk Mengobati Diare

Pada umumnya, diare terjadi akibat makanan dan minuman yang terpapar virus, bakteri, atau parasit, sehingga penderitanya akan menjadi sering buang air besar dengan kondisi tinja yang encer. Karena sering berak disertai mulas dan kadang sampai muntah-muntah, maka tubuh penderitanya juga akan menjadi lemas seperti tidak bertenaga karena kekurangan cairan. 

sakit diare
via pixabay

Kesamaan antara diare dan disentri adalah sama-sama berupa mencret-mulas-muntah. Hanya saja disentri lebih dikarenakan serangan amuba yang hidup dalam usus besar atau amuba yang dari luar (basiles). Oleh karenanya, ramuan untuk disentri ditujukan untuk menyerang amuba-amuba itu, sementara ramuan untuk diare sekedar memampatkan diare. 

Jika anda ingin menghentikan diare menggunakan bahan-bahan tradisional nan alami, berikut ini kami rangkumkan beberapa resepnya untuk anda coba. 

1. Menggunakan Buah Delima

Buah delima telah digunakan selama berabad-abad yang lalu untuk mengobati dan mencegah diare, radang, dan infeksi usus. Buah delima dikenal memiliki sifat anti inflamasi. Selain itu, benih delima dikemas dengan polifenol, ellagitannin (ET), dan antosianin (ANS). Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki manfaat untuk mengurangi pertumbuhan patogen yaitu Helicobacter pylori yang menjadi penyebab diare.

Cara menggunakan:

2 buah delima dibuang kulitnya, lalu panggang sampai kering, kemudian tumbuk sampai halus. Gunakan 1 sendok makan bubuk yang diseduh dengan air panas untuk sekali minum. Lakukan 3 kali sehari.

2. Menggunakan Daun Jambu Biji

Selain buahnya, daun jambu biji juga dikenal akan banyak manfaatnya, salah satunya yaitu untuk mengobati diare. Daun jambu biji kaya akan kandungan antioksidan, antiperadangan, antibakteri, dan tanin yang bisa mengatasi diare hingga melawan sel kanker. Selain itu, daun jambu biji juga bermanfaat untuk menyehatkan sistem pencernaan. Bagi anda yang terkena diare, mengkonsumsi daun jambu biji dapat mengurangi frekuensi buang air besar dengan cara membunuh kuman yang menyebabkan diare.

Cara Menggunakan ada 3 cara, yaitu: 

Cara Pertama: Daun jambu biji 3 gram ditambah dengan segenggam tepung beras dan air 1 - 2 gelas, kemudian direbus. Larutan diminum 2 kali sehari. 

Cara Kedua: 3 lembar daun jambu biji muda yang segar dikunyah dengan sdikit garam lalu ditelan. Lakukan 2 kali sehari. 

Cara Ketiga: 6 lembar daun jambu biji dicuci bersih lalu ditumbuk sambil diberi secangkir air matang. Setelah itu kemudian peras dan minum airnya. Cukup untuk diminum 2 kali sehari. 

Untuk diare pada anak, anda bisa gunakan resep berikut ini:

1. Menggunakan Daun Mengkudu

Buah mengkudu, termasuk daunnya dikenal memiliki ragam manfaat yang tidak bisa disepelekan, salah satunya untuk mengatasi diare. Jika kurang menyukai buahnya, anda bisa menggunakan daunnya untuk menghentikan diare. Daun mengkudu juga bermanfaat untuk memperlancar saluran pencernaan. Hal ini karena kandungan senyawa pada daun mengkudu akan menstimulasi serotonin dari dalam otak. Serotonin berperan penting dalam mengatur laju makanan di dalam usus dan mengatur sistem pencernaan. Jadi bisa dikatakan daun mengkudu juga sangat baik dikonsumsi orang yang sedang mencret guna menghentikan dan mempercepat penyembuhan.

Cara Menggunakan:

2 helai daun mengkudu dicuci, olesi minyak goreng, garang di atas api sampai layu. Setelahnya tempelkan sehelai di perut dan sehelai di punggung, bebat dengan gurita. 

2. Menggunakan Mentimun

Tidak banyak yang tahu bahwa selain sebagai lalapan atau acar, mentimun juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya yaitu untuk mengobati diare. Saat seseorang terserang diare, pastinya tubuh akan kekurangan cairan dan tubuh menjadi lemas. Hal ini dikarenakan sejumlah cairan tubuh banyak dikeluarkan saat terserang diare. Mengkonsumsi rebusan mentimun ternyata bisa digunakan untuk mengganti cairan yang hilang tersebut, karena mentimun yang direbus memang terkenal kaya akan cairan dan serat. Selain itu, mentimun juga dikenal ampuh untuk mengatasi masalah pencernaan, karena di dalamnya terkandung vitamin A, B, C, dan mineral seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika. 

Cara Menggunakan:

Satu buah mentimun dicuci dan kemudian direbus. Setelahnya haluskan dan saring airnya. Air saringan mentimun ini bisa anda tambahkan madu dan kemudian siap untuk diminum.

Sumber Referensi:

https://alodokter.com
https://m.merdeka.com
https://www.sehatq.com
https://m.beautynesia.id
Buku Hidup Sehat Bersama Apotik Hidup, Bina Karya, Salatiga, Jawa Tengah. 

Selengkapnya
Kisah Tentang Kejujuran dan Iman Yang Menghujam dalam Dada

Kisah Tentang Kejujuran dan Iman Yang Menghujam dalam Dada

Iman memang mesti dirawat agar tidak mudah goyah dan tergoda oleh gemerlapnya kenikmatan duniawi. Dalam riwayat sejarah, ada banyak kisah teladan dari para pendahulu kita (salafuna shalih) yang dapat dijadikan kaca benggala dalam mengarungi hidup agar dapat memperteguh keimanan kita kepada Allah di tengah goncangan zaman yang semakin mengharu biru ini. Berikut ini kami sajikan dua kisah mengenai hal ini, semoga kita dapat mengambil hikmah dari dua kisah berikut ini. 

lampu di tengah malam
via pixabay

Keteguhan Iman Sang Penggembala

Abdullah bin Dinar, salah seorang sahabat Rasulullah SAW pernah bercerita bahwa pada suatu hari ia sedang bepergian dengan Abdullah bin Umar, sahabatnya yang saleh dan kaya, menuju kota Makkah.

Tatkala malam telah tiba, mereka berdua pun berhenti di sebuah tempat di luar kota Makkah untuk beristirahat melepas lelah. Tiba-tiba, seseorang yang tidak dikenal mendatangi mereka.

Abdullah bin Umar bertanya, "Wahai kawan, apakah anda seorang penggembala domba?". "Betul wahai tuan, saya adalah pengembala domba", jawab pengembala itu.

Abdullah bin Umar melanjutkan pembicaraannya, "Wahai penggembala, kebetulan aku ini sedang membutuhkan seekor domba, juallah seekor domba itu kepadaku sesuai harga yang engkau inginkan!"

Penggembala itu menjawab, "wahai tuan, domba-domba yang saya gembalakan itu bukan milik saya, saya hanya seorang hamba sahaya (budak)".

Abdullah bin Umar ingin menguji kejujuran penggembala itu, lalu berkata, "Wahai penggembala, nanti jika kamu bertemu tuanmu pemilik domba-domba itu, katakan kepadanya bahwa seekor domba yang sebenarnya kamu jual kepadaku itu dimakan serigala. Tentu tuanmu akan percaya kepadamu, dan engkau pun mempunyai uang cukup banyak".

Si Penggembala menjawab, "Wahai tuan, kalau begitu di mana Allah?, bukankah Allah selalu menyaksikan perbuatan-perbuatan hambaNya?. Demi Allah, wahai tuan, aku tidak akan menjual domba yang bukan milikku itu. Aku takut kepada Allah SWT".

Mendengar penuturan penggembala itu, Abdullah bin Umar pun berlinang air matanya karena bangga dan terharu atas kejujuran penggembala itu".

Abdullah bin Umar kemudian menebus budak penggembala itu dari tuannya dan memerdekakannya.

Kejujuran Gadis Penjual Susu 

Sudah menjadi kebiasaan bagi Khalifah Umar bin Khattab untuk melakukan ronda malam guna melihat langsung kondisi rakyatnya. Suatu ketika, kegiatan patroli Umar terhenti di sebuah rumah gubuk yang lampunya masih menyala. Khalifah Umar pun mencari tahu kiranya apa yang sedang dilakukan oleh pemilik rumah tengah malam begini. 

Saat mendekat, ia mendengar suara dua orang sedang bercakap-cakap di dalam rumah itu. Penasaran dengan percakapan kedua orang tersebut, Khalifah Umar pun mengintip dari bilik rumah tersebut. Tampak di dalamnya seorang ibu dan anak perempuannya sedang sibuk mewadahi susu untuk jualannya. 

"Bu, kita hanya mendapat beberapa kaleng hari ini. Mungkin karena musim kemarau sehingga air susu kambing kita menjadi sedikit", kata si anak perempuan. 

"Benar anakku", kata sang ibu menimpali. 

"Tapi jika padang rumput mulai menghijau lagi pasti kambing-kambing kita juga akan gemuk kembali, sehingga hasil perahan juga akan kembali banyak", harap anak perempuan tersebut. 

"Hmm, sejak ayahmu meninggal, penghasilan kita memang sangat menurun. Bahkan dari hari ke hari rasanya semakin berat saja hidup ini. Aku khawatir kita akan menjadi kelaparan", kata sang ibu. 

Anak perempuan itu terdiam. Tangannya sibuk membereskan kaleng-kaleng yang sudah terisi susu. 

"Nak", bisik ibunya seraya mendekat. "Kita campur saja susu itu dengan air, supaya penghasilan kita cepat bertambah", bujuk si ibu kepada anaknya.

Mendengar penuturan ibunya, anak perempuan itu tercengang. Ditatapnya wajah keriput sang ibu, terlihat sang ibu begitu lelah dan letih menghadapi tekanan yang amat berat dalam hidupnya. Ada rasa sayang begitu besar di hatinya, namun anak perempuan tersebut segera menolak keinginan sang ibu. 

"Tidak ibu, Khalifah telah melarang keras semua penjual susu untuk mencampur susunya dengan air", jawab sang anak sembari mengingatkan akan sanksi yang akan dijatuhkan kepada siapa saja yang berbuat curang kepada pembeli.

"Ah!, Kenapa kau dengarkan Khalifah itu? Setiap hari kita selalu miskin dan tidak akan berubah kalau tidak melakukan sesuatu", gerutu sang ibu dengan kesal.

"Ibu, hanya karena kita ingin mendapat keuntungan yang besar, lalu kita berlaku curang pada pembeli?", sang anak balik bertanya kepada ibunya. 

"Tapi tidak akan ada yang tahu kalau kita mencampur susu dengan air! Tengah malam begini tidak ada yang berani keluar. Khalifah Umar pun tidak akan tahu perbuatan kita. Ayolah Nak, mumpung tengah malam, tidak ada yang melihat kita!", kata ibunya tetap memaksa. 

"Meskipun tidak ada seorang pun yang melihat dan mengetahui kalau kita telah mencampur susu dengan air, tetapi Allah tetap melihat. Allah pasti mengetahui segala perbuatan kita serapi apapun kita menyembunyikannya. Aku tidak mau melakukan ketidakjujuran pada waktu ramai maupun sunyi. Aku yakin, Allah tetap selalu mengawasi apa yang kita lakukan setiap saat", lanjut anak itu. 

Mendengar penjelasan anaknya itu, sang Ibu hanya menarik nafas panjang, kecewa anaknya tidak mau menuruti suruhannya. Namun jauh di lubuk hatinya, ia begitu kagum akan kejujuran anaknya. Tanpa berkata apa-apa lagi, sang ibu pun pergi ke kamarnya, sedangkan si anak menyelesaikan pekerjaannya hingga beres. Sementara di luar bilik, Khalifah Umar tersenyum kagum akan kejujuran anak perempuan itu.

"Sudah sepantasnya ia mendapatkan hadiah!", gumam Khalifah Umar. Sang Khalifah pun beranjak pergi meninggalkan gubuk itu untuk cepat-cepat pulang ke rumahnya.

Keesokan paginya, Khalifah Umar memanggil putranya, Ashim, dan diceritakannya tentang gadis jujur penjual susu itu kepadanya. Khalifah Umar memerintahkan putranya itu untuk melamar gadis jujur penjual susu tersebut dan menikahinya. Singkat cerita, maka menikahlah Ashim bin Umar dengan gadis penjual susu tersebut dan dikarunia seorang anak perempuan. 

Di masa mendatang, anak perempuan ini kemudian menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan, seorang gubernur Mesir, dan dari keduanya lahirlah Umar bin Abdul Aziz. Siapa dia?. Beliau adalah Pemimpin bangsa Arab, Khalifah kedelapan dari Dinasti Bani Umayah yang terkenal akan kezuhudan, keadilan dan ketekunannya dalam beribadah. Demikian. Wallahu A'lam. Baca juga: Mimpi Umar bin Khattab tentang Cicitnya, Umar bin Abdul Aziz

Selengkapnya